“…Sahabatku, aku tahu kau tak berharap aku menulis tentangmu hari ini, tapi kepedulianmu juga keluargamu membuatku terkesan. Aku tahu kau melakukannya penuh dengan ketulusan, sama sekali tak berharap imbalan, tapi kau kembali menyadarkan bahwa tak harus melakukan sesuatu yang besar, cukup hal yang kadang terlihat kecil dan luput dari pikiran justru bermakna besar untuk sebuah persahabatan. Dan, itu kembali kau tunjukkan padaku…”
Kalimat-kalimat di atas adalah salah satu paragraf dalam buku Abi Sabila berjudul Remah-Remah Hikmah halaman 139 bab Bawang Putih Untuk Istriku. Dalam artikel tersebut diceritakan bagaimana seorang sahabat dari si penulis memberikan perhatian yang terlihat kecil, namun besar maknanya, baginya. Read more

