hikmah dalam sebungkus bawang putih

“…Sahabatku, aku tahu kau tak berharap aku menulis tentangmu hari ini, tapi kepedulianmu juga keluargamu membuatku terkesan. Aku tahu kau melakukannya penuh dengan ketulusan, sama sekali tak berharap imbalan, tapi kau kembali menyadarkan bahwa tak harus melakukan sesuatu yang besar, cukup hal yang kadang terlihat kecil dan luput dari pikiran justru bermakna besar untuk sebuah persahabatan. Dan, itu kembali kau tunjukkan padaku…”

Kalimat-kalimat di atas adalah salah satu paragraf dalam buku Abi Sabila berjudul Remah-Remah Hikmah halaman 139 bab Bawang Putih Untuk Istriku. Dalam artikel tersebut diceritakan bagaimana seorang sahabat dari si penulis memberikan perhatian yang terlihat kecil, namun besar maknanya, baginya. Read more »

Categories: review | Tags: , , | 17 Comments

berlikunya jalan ke atap dunia

Kuhempaskan tubuhku di kursi. Penat sekali rasanya. Panasnya udara siang itu, seperti membakar seluruh badanku. Kunyalakan kipas angin dan kuteguk sebanyak-banyaknya air putih dingin yang baru saja diambilkan istriku dari lemari es. Dinginnya air itu sedikit bisa menggantikan cairan tubuhku yang menguap dibawa cahaya mentari siang itu.

Kepenatan tubuhku itu sebetulnya tidak seberapa dibanding kepenatan pikiranku. Berbagai persoalan dan kesulitan bertubi menghampiri, hampir tak berkesudahan. Rencana besar yang sudah kususun untuk segera kudapatkan di akhir tahun nanti, seperti semakin berliku untuk bisa kudapatkan. Hampir saja aku menyerah dan ingin menghentikan semuanya. Read more »

Categories: review | Tags: , , , , | 13 Comments

kartini cilik basuntiang

Namanya Vedya Jelila Hadi. Panggilannya Vedya. Umurnya belum lagi lima tahun. Sudah bersekolah di Taman Kanak-Kanak Ar-Rahmah Payakumbuh, Sumatera Barat. Dia adalah putri pertama dari adik iparku (adik istriku). Dalam kesempatan peringatan Hari Kartini 21 April 2012 yang lalu, ia dikenakan pakaian khas perempuan Minang, lengkap dengan hiasan kepalanya, yang disebut suntiang.

Read more »

Categories: tradisi | Tags: , , , | 27 Comments

aku pilih PKB..!

Setelah kupikir-pikir dan rasakan, ternyata aku lebih suka PKB daripada PKS. Sebab, rasa yang ditinggalkannya benar-benar merasuk ke dalam tubuhku. Apa yang kuharapkan, bisa dipenuhi olehnya dengan baik, meski tidak maksimal. Kalau PKS, aku sedikit kurang suka. Meski banyak kawan yang memilihnya. Namun, bagiku, ini masalah kesukaan. Setiap orang punya pertimbangannya sendiri-sendiri, dan aku sudah menyatakan memilih PKB, bukan PKS.. Read more »

Categories: iseng | Tags: , , | 21 Comments

cadika

Tulisan ini terinspirasi dari postingan Om Nh berjudul “Berkemah“. Dalam tulisan tersebut, Om Nh menceritakan tentang pengalaman beliau berkemah sedari SD hingga kuliah dahulu. Dan di akhir tulisan tersebut, beliau menyampaikan soal perubahan zaman yang membuat anak-anak sekarang cenderung manja; kemah disiapkan, makanan tinggal pesan, pakaian dicucikan, dan bahkan ada komentator yang mengatakan kalau ada juga perkemahan berbintang lima. Keren bukan? hehe.. Read more »

Categories: pengalaman | Tags: , , , , | 15 Comments

pengemudi nekat

Sepeda motor, di samping membawa manusia, seringkali juga digunakan sebagai pengangkut barang. Aku tidak tahu, berapa ukuran standar membawa barang dengan sepeda motor. Aku sendiri sering membawa barang-barang dengan sepeda motor. Biasanya produk mainan bocah yang akan aku kirim melalui kantor pos. Ukuran yang kupakai adalah, tidak melebihi dari tinggi tubuhku sendiri ketika duduk di sepeda motor tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, aku pernah melihat para pengendara sepeda motor yang membawa barang-barang bersama motornya, dan terlihat cukup membahayakan. Setidaknya, ada tiga macam kegiatan mengendarai sepeda motor yang sebaiknya dihindari: Read more »

Categories: iseng | 31 Comments

kalam fadhi

Aku tidak tahu pasti, apakah secara resmi dalam Bahasa Arab, ada istilah “kalam fadhi” ini. Tapi, aku cukup sering mendengarkan beberapa sahabatku mengucapkan kalimat ini untuk mengekspresikan sebuah ucapan tidak penting dari orang lain. Dan akupun tidak jarang menggunakannya. Barangkali dalam Bahasa Indonesia kita bisa terjemahkan sebagai “omong kosong“. Read more »

Categories: bunga rampai | Tags: , , | 33 Comments