<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jakarta &amp; banjir, sampai kapan?</title>
	<atom:link href="http://hardivizon.com/2008/02/05/jakarta-banjir-sampai-kapan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardivizon.com/2008/02/05/jakarta-banjir-sampai-kapan/</link>
	<description>just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 11:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: fauza</title>
		<link>http://hardivizon.com/2008/02/05/jakarta-banjir-sampai-kapan/comment-page-1/#comment-123</link>
		<dc:creator>fauza</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 07:47:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=54#comment-123</guid>
		<description>bagi warga jakarta, sudah waktunya untuk berpikir pindah dari sana. kasihan kota itu, tidak hanya &quot;dibanjiri&quot; air, tapi juga oleh manusia... entah apa yg dicari, seolah2 uang dan kebahagiaan hanya ada di jakarta... :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagi warga jakarta, sudah waktunya untuk berpikir pindah dari sana. kasihan kota itu, tidak hanya &#8220;dibanjiri&#8221; air, tapi juga oleh manusia&#8230; entah apa yg dicari, seolah2 uang dan kebahagiaan hanya ada di jakarta&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eshape</title>
		<link>http://hardivizon.com/2008/02/05/jakarta-banjir-sampai-kapan/comment-page-1/#comment-122</link>
		<dc:creator>eshape</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 02:40:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=54#comment-122</guid>
		<description>Kata orang bijak “Jangan terperosok ke dalam lubang dua kali”.

Kalau di kita (Indonesia), kata-kata itu kaya&#039;nya sudah terlupakan, mungkin sudah diganti dengan ini :
&quot;Satu lubang boleh diperosoki sampai lubangnya jebol atawa gak bisa dipakai lagi...&quot;

Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari suatu peristiwa, tetapi kita kaya&#039;nya gak pernah mau belajar.

Tinggal kita-kita yang mau belajar ini, perlu saling meneguhkan tekad untuk belajar terus dan mempengaruhi lingkungan kita untuk berbuat yang lebih baik dari hari ini, dari kemarin dan dari kemarin2 yang lain.

Mari kita berjuang di jalan kita masing-masing.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kata orang bijak “Jangan terperosok ke dalam lubang dua kali”.</p>
<p>Kalau di kita (Indonesia), kata-kata itu kaya&#8217;nya sudah terlupakan, mungkin sudah diganti dengan ini :<br />
&#8220;Satu lubang boleh diperosoki sampai lubangnya jebol atawa gak bisa dipakai lagi&#8230;&#8221;</p>
<p>Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari suatu peristiwa, tetapi kita kaya&#8217;nya gak pernah mau belajar.</p>
<p>Tinggal kita-kita yang mau belajar ini, perlu saling meneguhkan tekad untuk belajar terus dan mempengaruhi lingkungan kita untuk berbuat yang lebih baik dari hari ini, dari kemarin dan dari kemarin2 yang lain.</p>
<p>Mari kita berjuang di jalan kita masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
