aku percaya
19
Posted by vizon | Posted in umum | Posted on 24-02-2009
Tags: lionair, stiker, wingsair
Dulu, ketika salah seorang teman menceritakan soal ini, aku sedikit tidak percaya. Tapi, setelah melihatnya sendiri kemarin, akupun percaya. Apakah itu? Coba perhatikan gambar di bawah ini:

Label peringatan di bagian belakang tempat duduk penumpang Lion Air ini aneh. Kencangkan sabuk pengaman bila anda duduk: ada terjemahan bahasa Inggris di bawahnya, fasten seat belt while seated. Pelampung di bawah kursi Anda: life vest under your seat. Mengambil life vest denda Rp 10 juta/kurungan penjara: nah, yang ini mana terjemahannya?
Mengapa tidak diterjemahkan? Tak mungkin karena kurangnya ruang—apa sulitnya menambah ukuran lebar stiker? Oh, mungkin karena penumpang Indonesia lebih berbakat menjadi klepto dibanding penumpang asing:) Masa, sih?
“Matikan handphone Anda” juga tidak diterjemahkan. Karena penumpang Indonesia tak mampu memahami simbol (aikon ponsel disilang merah)???
Stiker yang aneh *geleng-geleng kepala*…. [x]
sumber: dz




bener juga ya, dua kalimat dibawah kok memiliki tiga terjemahan di atas…
hahahahaha….
dasar setiap ada kesempatan pasti nyolong!!!! hahah
[Reply]
hahahahah
bener kok, yang suka ngikutin Mr Bean, ngambil semua peralatan hotel, pesawat, dan tempat umum lainnya (sampai plang jalan juga hihihi) kan emang orang Indonesia.
Malu aku, tapi apa daya, aku juga orang Indonesia tuh….
hiks
EM
[Reply]
Lion Air nggak tahu nulis dalam bahasa Inggrisnya kali Da.. hehehe…
[Reply]
lion air atau perakit pesawat yang buat kelengkapan-kelengkapan pesawat ya.
[Reply]
Itu karna aikon handphone nya out of date Da.. dah ngga ada yang jual handphone pake antena, wakakaka….
[Reply]
hahahaha baru nyadar saya pak heheheh
[Reply]
He-he-he. Itu sudah jelas: pengumuman itu hanya diperuntukkan bagi penumpang Indonesia…
[Reply]
Kali emang khusus untuk orang Indonesia, Da. Soalnya udah ada gambar handphone disilang plus keterangan yang jelas seperti itu aja masih banyak yang tetap nyalain hp di pesawat. Nggak mau tau dan nggak peduli apa akibatnya. Orang Indonesia emang rada aneh ya…?
[Reply]
wwah iya yah.. kog saya baru sadar. hihihi…
[Reply]
Pengamatan yang cerdas…
Kalau kata-kata dalam bahasa Indonesia ini tidak juga didengar suatu saat kita akan lihat para penumpang pesawat akan digeledah sebelum masuk dan keluar dari pesawat he..he..he…
[Reply]
Hahahhaa …
Si Uda ini ada – ada saja …
[Reply]
kemana aja bos?
[Reply]
Hehehe … iya ya. Tapi memang nyebelin banget, kalau ada orang masih pakai hp di dalam pesawat.
Tentang ambil-mengambil barang di pesawat ini, Garuda selalu menyediakan majalah yang terbit setiap bulan di kantong kursi penumpang, dimana di majalah tertera tulisan YOUR PERSONAL COPY. Apakah berarti majalah ini boleh diambil oleh penumpang?
Da, bagaimana rencana ‘main-main’ dengan anak-anak di Kweni besok tanggal 7? Boleh tahu nomor hapenya Uda? Bisa dikirimkan ke email saya aja (kalau dimuat di blog, ntar Uda diserbu penggemar …
)
[Reply]
Sudah pulang rupanya…tugas kemana Uda ??
Kok naik Lion Air ya ?/ saya rada paranoid naik Lion Air…gak ramah blas…awak kapalnya.Moga moga sekarang sudah berbeda.
[Reply]
bule2 kan sukanya naik Garuda…jadi pengumuman itu memang untuk orang indonesia sajaaaaaaaaa
huhehehehehe…negriku oh negriku
)
[Reply]
wah, baru tau, da. abis selama ini memang belum pernah naik lion air.
mungkin antisipasinya disengaja lebih ketat, menutup semua celah misunderstanding. soalnya gambar teleponnya kok rada mirip kalkulator dipakein antena, ya? jadi supaya jelas, dikasih tau kalau itu adalah larangan menyalakan hp, bukan kalkulator. huehehe…
dan soal pelampung, itu kan menandakan kalau penegakan hukum, law enforcement, memang tegas di indonesia. *mencobaberbaiksangka.com*
[Reply]
Haqoqotan mudhik, it is really funny, lucu banget. Nah kalo ini ada terjemahannya, dalam tiga bahasa lagi
Salam kenal Tadz.
____________________
[Reply]
iya ya… gagh perhatiin
[Reply]
untuang sajo ndak ditulih dalam bahaso minang.Kalau samapai jo bahaso minang ditulisnyo bararti untuk urang awak tujuannyo tuh. Hmmm, baarti urang awak lai elok-elok, indak pancilok, hahaha.
Tapi kalau nyo buek jo sado bahaso nan ado di Indonesia, labih menarik lai da…
panuak kapanyo dek pangumumman tumah…hahahaha
[Reply]