Kepulanganku ke Curup tempo hari benar-benar “dimanfaatkan” oleh sahabat-sahabatku di sana. Beberapa jadwal ceramah mereka diberikan kepadaku, dan di antaranya adalah Pelatihan KTSP untuk guru-guru SMP.
Dengan nada memelas dan ekspresi yang jijai bajai
, mereka memintaku untuk mengisi materi strategi pembelajaran pada pelatihan tersebut. Demi menghargai persahabatan dan ingin mendapatkan pengalaman baru, akhirnya aku sanggupi permintaan mendadak itu. Waktu yang tersisa hanya 3 hari. Tentu saja aku kalang kabut mempersiapkan materi pelatihan tersebut, mengingat peserta pelatihan adalah guru-guru yang sudah dapat kupastikan memiliki pengalaman luar biasa dalam menghadapi murid-murid SMP.
Hari pelatihan pun tiba. Dalam jadwalnya, aku mendapat giliran pada pukul 13.00 sampai 15.00 wib. Sesampai di lokasi pelatihan, di SMPN 1 Bermani Ulu Raya Kab. Rejang Lebong, aku mendapatkan suasana yang membuatku terkagum-kagum. Sekolah tersebut berjarak lebih kurang 30 menit perjalanan dari kota Curup. Posisinya yang di atas perbukitan, membuat udara di sana terasa sangat segar dan sejuk sekali. Pemandangannya sudah barangtentu luar biasa indahnya. Kalimat pertama yang keluar dari mulutku ketika itu adalah: “Nyaman betul suasananya, apalagi buat tidur… kalau gurunya tidak kreatif dalam mengajar, pastilah para murid bakal tidur dengan nyenyak di kelas“, sahabatku Rafki, yang mengantarku ke sana mengangguk tanda setuju.
Sebelum giliranku memberi pelatihan tiba, salah seorang trainer, yang juga sejawatku di STAIN Curup, meminta kesediaanku untuk bertukar giliran. Dia minta dimajukan dari gilirannya pada sesi terakhir, karena alasan ada kegiatan lain pada sore hari itu. Dengan sedikit berat hati, akhirnya akupun setuju.
Giliranku tiba! Pukul 15.00-18.00 wib… Waduh, itu kan sudah sore nian. Peserta sudah pada lelah, dan karena itu sesi terakhir, pastilah mereka sudah berpikir untuk pulang. Pikiran mereka sudah sampai di rumah, meski badan mereka ada di ruang tranining. Aku khawatir sekali! Begitu masuk ruangan training, kekhawatiranku terbukti. Wajah para guru tersebut terlihat sangat lelah. Aku mulai sedikit panik. Ditambah lagi dengan tanpa merasa bersalah sedikitpun, listrik pun padam! Ini benar-benar bencana pikirku. Tapi, dengan tekad ingin memberikan yang terbaik, maka kukumpulkan segenap maklumat yang kumiliki.
Tiba-tiba aku teringat tips ice breaking dari Mr. Trainer NH18. Aha! aku punya akal untuk mencairkan suasana. Maka kumulailah permainan BELANJA seperti yang diajarkan Mr. Trainer di blognya itu (selengkapnya tentang tips ini, silahkan baca di blognya Pak Nh18, ice breaking). Aku minta peserta berbaris. Karena ada salah satu yang sedang hamil besar, kuminta dia yang berada di depan dan disusul berikutnya berdasarkan umur, sehingga yang berada paling belakang adalah yang paling tua. Alhamdulillah, permainan ini benar-benar berhasil mencairkan suasana, thanks so much to Mr. Trainer, tipsnya jitu sangat!
Sesaat setelah permainan ice breaking selesai, listik pun menyala kembali. Alhamdulillah! aku selamat pikirku, and the show begins! Aku mulai dengan menayangkan klip video olimpiade penyandang cacat yang kuunduh dari youtube. Dalam film pendek yang dilatari dengan “Hero”nya Mariah Carey, memperlihatkan bagaimana orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik dapat melakukan perlombaan olah raga layaknya orang-orang normal. Silahkan tonton klipnya di: http://www.youtube.com/watch?v=KCNYDC7WIQU
Dengan ekspresi peserta yang masih terkagum-kagum dengan klip video tadi, akupun menandasi pelatihan sore itu dengan sebuah motivasi: “Anda lihat, bagaimana para penyandang cacat dapat meraih prestasi dunia yang mengagumkan seperti tadi. Apakah mereka hebat? Tentu! Tapi, bagi saya, yang lebih hebat adalah pelatihnya! Tanpa rancangan strategi yang pas dari para pelatih tersebut, mustahil para penyandang cacat itu bisa melakukan hal-hal luar biasa tadi. Mereka yang cacat saja bisa dilatih menjadi super, apalagi murid-murid kita yang sangat normal! Saya yakin, pasti lebih bisa, asal kita memiliki strategi yang benar-benar pas!”
Aha! mereka sudah mulai terbakar semangatnya. Aku lihat dengan pasti di wajah mereka. Dan, dengan kondisi itu, secara leluasa aku bisa masuk ke materi. Anda tahu yang terjadi selanjutnya? Ya… mereka benar-benar larut bersamaku dalam berbagai materi strategi pembelajaran yang kusampaikan, dan dengan senang hati mereka mempraktekkan beberapa contoh strategi yang kusampaikan. Wah, puas sekali diriku!
Tak terasa, pukul 6 sore pun menjelang, pelatihan sudah harus diakhiri. Untuk meninggalkan kesan bagi mereka, maka sebelum ditutup, aku minta mereka melihat slide yang berisikan bait-bait syair lagunya Josh Groban, “You Raise Me Up”, dan menyanyikannya secara bersama-sama. Power dan interpretasi luar biasa Josh Groban dalam lagu itu rupanya mampu menghanyutkan para guru tersebut. Ada beberapa guru yang menitikkan air mata, ketika di tengah-tengah lagu aku berujar: “Tidakkah kita inginkan, suatu saat murid-murid kita berkata, terima kasih guruku, engkau telah bangkitkan diriku, engkau telah membuatku kuat, sehingga ku mampu menerjang badai hidup ini“.
Pelatihanpun berakhir dengan senyum mengembang dari para guru tersebut. Aku bahagia sekali. Dan aku berharap merekapun dapat memberikan kebahagiaan yang sama kepada murid-muridnya dalam setiap pembelajaran yang mereka berikan, sehingga tidak ada lagi murid yang belajar dengan “beban”. Semoga!

pemandangan yg indah dan hawa yg sejuk di SMPN 1 Bermani Ulu Raya Rejang Lebong

Great Uda …
Tiada suatu yang lebih membahagiakan selain mengetahui bahwa kita bisa berguna bagi yang lain …
Syukurlah kalau bisa di praktekkan …
Ice breaking itu kelihatanya simple tapi … sumpah … ini menentukan menit-menit selanjutnya …
Apa lagi kemudian Uda menayangkan sebuah Video yang aku yakin para peserta akan lebih masuk ke topik pembicaraan kita …
Eniwei …
A great ending to finished the day ya pak …
Sumpah jam-jam sore itu paling susah untuk di handel …
Salam saya
NH
_____________________
makin gadang se paruik uda mah
____________________
untung Uda masih inget tips ice breakingnya ya.
bravo untuk uda
EM
____________________
Judulnya kayak Mendadak Dangdut…hehehe
Hebat, Uda berhasil melewati jam rawan itu dengan gemilang. Apalagi suasana pedesaannya kayak gitu, pasti bawaannya dah mau pulang aja…
Top dah….
____________________
Kapan-kapan saya harus ikut mempraktekkan “mantra-mantra-nya” pak eNHa yg terbukti sangat manjur itu ya …
____________________
uda,
sayang saya bukan guru smp itu..
sepertinya trainingnya menyenangkan..
pilihan video dan pilihan lagunya pas..
ada lagi lagu yang pas jika suatu hari nanti mengisi training lagi..lagunya “reach” gloria estefan..
If I could reach..higher.. just for one moment touch the sky and one moment in my life..
____________________
Uda….
salam persahabatan yah
salam hangat selalu
_____________________
biasanya hanya orang yang
bijak dan berkualitas yg
bisa menaklukkan hal2 bersifat dadakan
maju terus, Uda
____________________
Wah, jadi trainer mendadak aja udah hebat apalagi kalo gak mendadak ya? Eh, tapi yg mendadak2 gitu emang kadang2 memunculkan kreatifitas yg tak terduga (pengalaman pribadi nih…).
Salam kenal ya….
_____________________
wah, trik mas vizon melalui ice breaking sungguh menarik. model pelatihan semacam ini memang sangat cocok utk mencairkan kebekuan suasana ketika peserta sudah kecapekan. selamat mas vizon atas suksesnya penyelenggaraan pelatihan ktsp. salam sukses!
____________________
Ah Da, cepat sekali Uda mengambil keputusan di saat yang tepat. Mantap triknya!
Membaca tuntas tulisan ini, jadi terbit sebuah pertanyaan:
berapa tarif jika mengundang Uda Vizon sebagai trainer di Bandung? Hi-hi-hi.
____________________
Kok takut disuguhi brownies lagi?
takut ga bisa nolak ya? he he
Keren, bro.
Kapan2 jurus ice breaking dari Om Trainer ini bisa kucontek.
Sukses…
Muantap, da. Kalo liat gambaran lokasi sekolah dan jam alokasi waktu untuk uda Vizon emang cepet bikin peserta training ngantuk. Tapi untung ya uda punya punya sesuatu yang maknyuss…..
da vizon keren!
ternyata lampu yang padam itu adalah blessing in disguise, karena da vizon berhasil menerapkan sebuah trik bagus dari om trainer. (om trainer hebat, ya?)
ah, pastilah acara tersebut berkesan sekali.
apalagi dari foto terlihat bahwa lokasinya memang benar-benar indah!
Wa,,,,ini di blog uda Vizon ya…
(tengok lagi atas bawah…)
eh iya ternyata…
kirain di om nH18…
banyak sekali manfaat ngeblog ya…
bisa dapet ilmu salah satunya
dan memang untuk memasukkan materi ke dalam pikiran
perlu suasana yang menyenangkan ya Uda
wah wah trik dan tips mantap hingga mampu mencairkan suasana yang mungkin kaku dan jenuh
salut salut om vizon untuk caranya hahaha salam sukses
____________________
Kira-kira untuk acara gawean mahasiswa mau datang diundang nggak uda?
____________________
hebat selamat yah
byme
video-video yg luar biasa dalam memotivasi da vizon. beberapa dari video itu juga saya miliki dan putar untuk anak didik.
selamat dan sukses dg resep pak nh.
____________________
ada job tambahan nih….? yang penting PALUGADA…! SIAP…!!
wah Uda, membaca posting ini, aku jadi membayangkan. dulu, waktu acara di Jogja itu, harusnya ada satu sesi pelatihan oleh Uda Vizon. materinya, ‘melatih sabar dan selalu tersenyum’. karena aku lihat Uda ini orangnya sabar nian dan senyum tak pernah ketinggalan tampak.
pastinya, habis ini Uda akan kebanjiran order jadi trainer.
___________________
kalo pulang kampung bisa gratis kan da.,hahahahaha
____________________
Salut, deh, Uda. Kayaknya ada bakat untuk menyaingi Mario Teguh. Saya sendiri, pasti mati kutu kalau dihadapkan situasi seperti itu.
____________________
Lai basuo samba lado situ Da Zon?
*halah out of topic. Sukses untuk Da Zon.
____________________
What a great story, Uda…
Seneng banget ngebacanya..
___________________
Tips n Triknya hebat da…
emang susah untuk mencairkan suasana ketika keadaan lagi gak PAS
salut buat uda dan salut juga buat om NH
seneng deh bisa kenal dua2nya walaupun hanya lewat blog