nyontek?


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Awalnya tulisan ini adalah komentarku di blognya Uni Marshmallow tentang budaya mencontek di dunia pendidikan kita. Tapi karena kepanjangan, maka kupikir, ada baiknya dijadikan postingan tersendiri. Lumayanlah, buat nambah-nambah jumlah postingan, hehehe… :)

Ceritanya terjadi ketika aku kuliah di IAIN Imam Bonjol Padang, beberapa tahun yang lalu. Saat itu aku mengikuti ujian semester. Matakuliah yang akan diujikan hari itu lumayan berat, yakni Tafsir al-Qur’an, matakuliah pokok bagi kami yang mengambil jurusan Tafsir Hadis di Fakultas Ushuluddin. Matakuliah ini menjadi berat, karena harus berhadapan dengan Bahasa Arab sebagai bahasa pokoknya, dan juga berbagai metodologi penafsiran; tradisional maupun kontemporer, ditambah lagi dengan setumpuk ayat yang harus kami hafal.

Dengan penuh percaya diri, akupun memasuki ruangan ujian. Aku mendapat tempat duduk di baris ketiga dari depan. Lembar soal dan jawaban dibagikan. Aku mulai menjawab satu persatu soal yang diberikan dengan penuh konsentrasi. Dua orang pengawas mondar-mandir. Beberapa saat kemudian mereka mulai kehilangan konsentrasi. Mungkin karena bosan, merekapun ngobrol sambil berbisik-bisik.

Bisik-bisik mereka ini mulai mengganggu konsentrasi kami. Betapa tidak? Salah seorang dari pengawas itu memiliki suara yang lumayan besar dan berat. Meski berbisik, tetap saja kedengarannya dia setengah berteriak. Aku mulai kesal!

Sekali-dua, tidak ada reaksi atas bisik-bisik pengawas tersebut. Sampai pada saat mereka mulai tertawa terbahak-bahak, aku sudah tidak bisa menahan emosi.

“Pak!”, seruku sambil mengacungkan tangan kananku.

“Ya, ada apa?”, sahut si pengawas.

“Tolong kalau ngobrol di luar saja, kami terganggu nih!”, ujarku dengan sedikit keras.

Deng…! aku lihat rona muka si pengawas bersuara berat itu berubah. Tapi, dia tidak bisa bereaksi apa-apa. Hanya diam. Toh, memang itu salahnya. Bukankah dia dibayar untuk mengawasi, bukan untuk ngobrol, he?  ;) Kulihat senyuman kemenangan di wajah teman-teman sekelas, seolah mereka menyepakati apa yang telah aku lakukan.

Sejak detik itu, mata si pengawas tidak pernah lepas dariku. Aku bisa melihat itu dengan jelas dari sudut mataku. Dendam rupanya dia! Setiap gerikku dia perhatikan dengan seksama. Sepertinya dia sangat berharap aku melakukan sebuah kesalahan dan dia bisa membalaskan dendamnya.

Benar saja. Harapannya terpenuhi dengan sukses!

Temanku yang duduk persis di belakangku memanggil. Dia ingin meminjam tip-ex milikku. Dengan spontan kuberikan. Tapi karena kurang hati-hati, tip-ex itu jatuh. Aku ambil, dan berikan kepadanya sambil mengucapkan kata maaf.

Tanpa menunggu lama, tiba-tiba sebuah suara besar lagi berat menggema dan memecahkan keheningan ruangan ujian kami.

“Hei, kamu, ngapain!!??”, si pengawas tadi berteriak sambil menunjuk kepadaku.

“Ini pak, memberikan tip-ex ke teman”, jawabku dengan sedikit gelagapan karena kaget.

“Halah, alasan! Kamu nyontek ya!!??”, si pengawas mencoba menuduhku.

Tak terima dengan tuduhannya itu, akupun bangkit dari tempat duduk. Tak kalah kerasnya, akupun berteriak, “Nyontek!!?? Sorry lah Pak…!!! Nih lembar jawaban saya, sudah selesai kok..!!!”, akupun menyerahkannya tanpa harus menunggu bel tanda ujian usai. Si Pengawas terdiam tanpa bisa berkata apa-apa.

Keluar dari ruang ujian, aku senyum-senyum sendiri. Aih… benar-benar aneh pengawasku itu. Sejak saat itu, setiap kali bertemu dengannya, dia selalu berusaha menghindar dariku… Hehehe… :D


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

18 comments on “nyontek?

  1. kalo wempi dulu

    waktu smp ‘nyontek menyontek abu-abu’ karena kalau nilai siswa jelek gaji gurunya di cut, maklum sekolah swasta

    waktu sma ‘nyontek menyontek juga abu-abu pada saat ebtanas’ karena nilai siswa berpengaruh terhadap peringkat.prestise sekolah di kota, propinsi hingga tingkat indonesia (ingin menjadi sekolah favorit)

    waktu kuliah ‘nyontek menyontek gak boleh’ jika ketahuan bakal dipajang di papan pengumuman dengan identitas lengkap beserta photo sebagai pakar jimat. tidak hanya itu 50% dari sks yang diambil jadi gagal, jika 2 kali ketahuan 100% sks gagal pada semester berjalan.

    peraturan tersebut ditentang oleh mahasiswa ‘sebagian’ setelah wempi wisuda gak tau deh gimana kabarnya, apakah sudah melunak, masih seperti dulu ato malah makin tegas.

    ada matakuliah tertentu, sangat disarankan mencontek ‘bukan copy paste’ tapi berdiskusi, lihat buku, hingga browsing dan tanya paman google di internet untuk menyelesaikan suatu kasus yang diberikan oleh dosen. jika ada jawaban copy paste dua-duanya dapat nilai E

    hmmm…. jadi di sekolah menengah ada “teloransi” bagi contek menyontek ya wem?
    pantas sekali bila uan kemarim pada jebol semua, heee… ;)

    menarik juga tuh aturan ketat ketika wempi kuliah…
    kayaknya perlu ditiru nih :)

  2. hahahha bisa ngabayangin mukanya si pengawas…
    memang kadang kita kalau berada di pihak yang kuat, menyangka bahwa kita boleh berbuat apa saja kan? Dalam setiap kehidupan berlaku hukum rimba hihihi. Nah susahnya kalau ada “warga rimba” yang berani kayak Uda…. malu deh.
    Padahal apa salahnya dia mengakui kesalahnnya ya?

    EM

    mengakui kesalahan… ya, itulah yg paling berat nechan. apalagi bagi yg memilki “kekuasaan”. fuih! :)

  3. 3 jam lagi saya mau ujian nih pak. Semoga saya dapat ujiannya. :mrgreen:

    selamat ujian nak…. semoga dikau sukses!
    awas, jangan nyontek ya…
    *woi… mau ujian kok masih sempat2nya ngeblog, hehehe….*

  4. Haa ..?!
    Ada ya pengawas ujian begitu ??

    Wahahaa, top bener deh, Uda .. Belum tau tu pengawas lagi berhadapan sama sapa
    :D

    ya, dia gak tau kalau sedang berhadapan dg macan, aaauummmm…. :D

  5. Di ITB malah sampai ada kampanye “UAS bersih” sekarang, mungkin karena nyontek sudah semakin menggejala, mungkin bawaan dari sekolah menengah gara-gara UAN dsb. Mudah2an murid/mahasiswa yg baik, yg tidak nyontek masih banyak ya … Kalau enggak nanti apa kata dunia ???

    nah, di perguruan tinggi sekelas ITB saja sudah begitu keadaannya, bagaimana dg di perguruan tinggi kecil lainnya pak? pertanyaannya: apakah ini menunjukkan semakin rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa/mahasiswa kita pak?

  6. Applaus atas keberanian Uda! Plok…Plok! Pengawas-pengawas kayak gitu memang nyebelin banget. Bukannya malah ngobrol mengganggu.

    ya plok plok plok… =D>
    lho, kok kayak pertunjukan, pake tepokan, hehehe… :D

  7. Waaahhh saluuuutt buat uda…
    Saya dulu juga gitu waktu ujian di salah satu kampus di Padang. Gak enaknya pas dapat ujian di aula. Pengawasnya itu ngobrol ampe ujian berakhir ampe ganggu konsentrasi. Kebetulan saya ambil bangku di bagian depan. Niatnya gak mau diganggu teman karena suka nanya eehhh… ternyata terganggu sm suara pengawas. Apalagi kalo ujian hitung2n sering gak konsentrasi.

    berarti, konsep “tempat duduk menentukan ipk” gak benar dong, hehehe.. :D

  8. Walahh….ternyata uda Vizon bisa galak juga ya……hahaha, terbayang bagaimana kecutnya wajah si pengawas itu.

    gak galak kok bu enny, cuma gampang emosi aja,hehehe… :)

  9. mencontek bukan kebiasaan…
    tetapi penyakit ;))

    yg bisa kambuh pas ujian ;))
    ga kambuhnya cuma pas liburan doank :D

    thx ya mas…
    lam kenal yah…

    ya, penyakit yg sudah mendarah daging, hehehe… :D
    salam kenal juga

  10. Wah, kalau saya jadi pengawasnya nggak habis akal, Uda. Saya akan bilang “Kamu nggak nyontek tapi kamu ngasi contekan ke temanmu, keluar!’

    *ngibrit ah… huahuaua*

    kalau kamu pengawasnya Don, aku bakal bilang: “Pak, jawaban nomer tiga apaan?” hehehe… :D

  11. Ck..ck..ck.. ada ya, uda.. pengawas ujian yang dendam gitu.. hehehe..
    Malu aja sebenarnya kali tuh, di tegor uda :D

    ya gitu deh… malu campur marah, hehehe :D

  12. Coba kita melakukan survey kecil-kecilan
    Apakah anda pernah mencontek?
    a. Sering
    b. Pernah
    c. Terkadang
    d. Tidak pernah
    Nah kita bisa liat hasilnya apakah kita pernah mencontek?

    thanks ide poolingnya, sudah saya buat tuh… :)

  13. hahahah mantap niy siswa yang satu ini hahahah, nyontekkk kalo saya siy sering da hahahah

    hmmm… pengakuan yg benar2 jujur jo… mantap! ;)

  14. Whoaa galakan yang ujian daripada yang ngawas yaa.. :mrgreen:

    uda, templatenya ganti2 terus niy hehehehe

    pengawas kan juga manusia, jadi boleh digalakin, hehehe…. :)

    template? kayaknya yg ini udah pas uni, sambil nunggu “sesuatu” yg lebih pas lagi, hehehe… :)

  15. Pingback: pooling; pernahkah anda nyontek? « surauinyiak

  16. duh, ketinggalan saya. abis beberapa hari belakangan nggak sempat ngeblog.
    uda, saya senang sekali membaca ini, berasa ikut menang! abis saya pernah juga mengalami kejadian serupa, kesal sekali jadi kandidat ujian yang terganggu justru oleh pengawas sendiri.

    sudah pasti si pengawas itu malu hati banget tiap ketemu uda vizon. hahaha… *berasa menang banget*

    kalau gitu, mari kita teriakan kemenangan ini… HOREEE…. hehehe… :D
    benar tuh, sampai terakhir saya berkunjung ke sana, dia masih saja menghindar, heeee… :)

  17. wakakakaka…udah…
    galak bener ya? lebih galak dari pengawasnya!

    seandainya mahasiswaku skr seperti uda, aku gak perlu teriak “tolong dimeja hanya kertas dan pulpen, selebihnya di taruh di bawah” wakakakaka…setiap quis tuh dah! dan aku pasti mundah mandir ngeliatin :d

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>