padusi


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

satira1Sebagai masyarakat dengan prinsip matrilineal, membuat padusi (perempuan) dalam adat Minangkabau memegang peranan penting dan mulia. Prinsipnya–mengambil dari hadis Nabi Muhammad–posisi padusi di adat Minangkabau adalah bagaikan tulang rusuk bagi lelaki. Ia berada di sisinya, bukan di kepala, dan bukan pula di kaki.

Karena pentingnya peranan padusi tersebut, maka seluruh harta pusaka yang kebanyakan berupa tanah dan rumah, diberikan kepada mereka. Lelaki tidak memililki hak waris atas pusaka tersebut. Lelaki diharuskan mencari peruntungannya sendiri. Tidak boleh “bersembunyi” di balik harta orangtua.

Padusi sangat berperan dalam menentukan baik-buruknya keturunan. Coba simak prinsipnya dalam kutipan yang kuambil dari blog Bundokanduang, berikut ini:

Kalau karuah aie di hulu
Sampai ka muaro karuah juo
Kalau kuriak induaknya, rintiak anaknyo
Tuturan atok jatuah ka palimbahan

(Kalau keruh air dihulu
sampai ke muuara keruh juga
kalau ibunyi kurik, rintik anaknya
cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan)

Sesuai dengan kedudukan dan peranannya, rumah tempat tinggal diutamakan untuk wanita, bukan laki-laki. Seorang bapak selalu mempunyai cita-cita untuk membuatkan rumah tempat tinggal anaknya yang perempuan, bukan untuk anaknya yang laki-laki. Bahkan menurut adat Minangkabau, sudah merupakan kewajiban yang harus dipenuhi. Hal ini sangat mempengaruhi sistem perkawinan di Minangkabau, dimana setiap terjadi perkawinan si laki-laki menetap di rumah perempuan, sebaliknya apabila terjadi perceraian, laki-laki yang pergi dari rumah, perempuan tetap tinggal.

Sawah dan ladang merupakan sumber ekonomi, pemanfaatannya diutamakan untuk keperluan wanita karena wanita lebih lemah dibanding laki-laki. Sebaliknya kaum laki-laki Minangkabau diberi tugas mengurus dan mengawasi sawah ladang untuk kepentingan bersama karena laki-laki menjadi tulang punggung bagi wanita, namun tidak berarti bahwa kaum laki-laki tidak dapat menikmati hasil atau mendapat manfaatnya sama sekali.foto

Karena besarnya peran padusi di Minangkabau ini, membuat pasangan suami-istri harap-harap cemas bila hendak mempunyai keturunan. Seringkali setiap bertemu, urang awak akan bertanya sudah berapa anak yang dimiliki dan dari semua itu ada berapa padusinya. Tentu saja ini sebuah pertanyaan yang aneh, tapi memang begitulah kenyataannya.

Kondisi seperti itupun aku alami di tahun-tahun pertama pernikahanku. Aku sering ditanya soal anak padusi oleh para tetua kampung setiap kali pulang. Hingga akhirnya, pertanyaan itu tidak lagi menjadi momok setelah kami dianugerahi anak padusi, 9 tahun yang lalu, 20 Juni 2000.

Anak padusi itu, kami beri nama Aisha Satira Ardhi. Hari ini dia berulangtahun yang kesembilan. Tersirat harapan, agar kami dapat menjaganya sebaik mungkin, agar nantinya dia dapat menjadi wanita yang penuh manfaat bagi dunia ini.

tira-compressed

Aisha Satira Ardhi, 20 Juni 2000-20 Juni 2009

Elok tapian dek nan mudo
Elok Kampuang dek nan tuo
Elok Nagari dek pangulu
Elok musajik dek tuangku
Elok rumah dek bundo kanduang


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

27 comments on “padusi

  1. soal padusi, makanya perempuan minang itu kuat dan tegar ya?

    Selamat ulang tahun yang ke 9 untuk Satira, semoga menjadi anak yang berbakti pada orang tua, nusa dan bangsa. Amin.

    EM

    kuat dan tegar sih bukan miliknya perempuan minang saja…
    buktinya… ada seorang perempuan yg kuat dan tegar yg bukan orang minang, sekarang lagi berada di jepang. nechan kenal kan? ;)

    terima kasih tante imel… :)

  2. Selamat Ultah ya Aisha Satira Ardhi :)
    Tumbuh menjadi anak cantik yang berbakti kepada orang tua :)

    Btw uda… berarti uda bertugas membelikan rumah buat Aisha ya :)

    Saya baru tau filosofi matrinial dari tempat uda.
    Menarik !
    Dan terkandung kebijaksanaan yang dalam.
    Thank u uda

    terima kasih tante eka…

    rumah untuk aisha sudah saya persiapkan, di kampung… :)

  3. datauk 3 basaudaro indak ado padusi
    kini alah maningga sadonyo
    harato pusako antah kasia kaditurunkan
    antah sia nan kamauruih.

    dek budayo alah manipih, raso malu indak loh ado. harato pusako di parabuik an.

    “den sasuku jo inyo”
    “sawah baliau kan di kampuang siko”

    manangih datuak dalam kubua.

    sebetulnya, kondisi seperti itu sudah ada aturannya dalam adat kita. generasi yg punah (tidak punya keturunan perempuan), mengembalikan pusakanya ke asal suku, dan itu bisa dilihat siapa yg berhak, insya Allah tidak sulit…

    semoga tangih datuak ndak tadanga kalua…. hihihi… :)

  4. Happy B Day…….to youu….
    Lai pandai bahaso minang ponakan ambo da hahahaha, kalau alah bisa, ambo ajaan tari piriang atau badindin lai a hehehehehe

    bahaso minang? lai lah… tapi ndak salancar inyo mangecek jawa, hehehe…
    capeklah ka mari njang… ajaan lah kamanakan anjang manari piriang jo badindin tu, suko bana inyo, hehehe… :)

  5. ondeh, tulisan yang informatif dalam rangka ulang tahun putri tercinta. berbeda dengan adat budaya kebanyakan, adat minang memang terkesan sangat mengutamakan wanita. tapi sesungguhnya karena kesadaran bahwa wanita adalah calon ibu yang memiliki kontribusi besar dalam pendidikan seorang anak. sehingga dengan memberi keutamaan bagi wanita, tidak ada ketakutan anak melarat selepas ayah tak ada, karena paling tidak tempat berteduh tak jadi kendala, sawah ladang juga ada, pendidikan jadi utama.

    ah, indahnya tanah airku yang kaya ragam budaya ini.

    selamat ulang tahun, aisha. semoga menjadi padusi yang sholihah, membawa orang tuanya ke surga.

    begitulah uni…
    tanah air kita ini memang sangat kaya budaya,
    patut disyukuri dan dijaga serta dikembangkan…

    terima kasih atas doa tulusnya,
    semoga aisha dapat mengikuti jejak tek hemma (ehm… bolehkan manggil kayak gini?) :)

  6. Pingback: Goro-goro | Twilight Express

  7. Selamat dan syukur ya Uda atas berkah dan karunia yg tiada taranya dari Allah SWT ini … Semoga Uda Vizon selalu bahagia bersama keluarga …

    Alhamdulillah pak…
    Terima kasih atas doanya,
    semoga kita semua mendapat keberkahan dari Allah swt… :)

  8. Saya tidak terlalu banyak referensi ttg adat orang Minang, yg sering saya pengen tahu adalah bagaimana masalah hukum waris dalam Islam diterapkan di masyarakat MInang? (mayoritas penduduknya muslim kan?) Atau masyarakat Minang punya hukum adat sendiri ttg masalah ini?

    Btw, Selamat Ulang Taon Aisha, wah…hanya beda seminggu tuh sama Tante…(Tante Bahasa Minangnya apa ya?), semoga sehat n hepi selalu dan selalu jadi kebanggaan orang tua.

    untuk warisan, di minangkabau ada 2 macam pusaka:
    1. pusaka tinggi, yaitu warisan turun temurun dari nenek moyang dulu, dan inilah yg diperuntukkan bagi perempuan minang. ia tidak boleh dijual, ia hanya boleh dipakai dan kemudian diturunkan kepada keturunan perempuan berikutnya.
    2. pusaka rendah, yaitu harta pencaharian orangtua. ini dibagi berdasarkan hukum Islam. jadi, cukup adil bukan?

    selamat ulang tahun juga tante yoes…
    beda seminggunya maju apa mundur?
    kalau tante dalam bahasa minangnya “etek”
    terima kasih…

  9. Awalnya saya pikir (karena tak berniat mempelajari lebih dalam), adat mengutamakan wanita di masyarakat Minang itu untuk memuliakan wanita, menganggap wanita lebih tinggi kedudukannya dari laki-laki.

    Ternyata, berkebalikan ya….
    Laki-laki tak mendapatkan hak istimewa karena ia harus berusaha sendiri, menjadi tulang punggung, dan menjadi pelindung wanita.

    Salah kaprah yang parah.
    Maaf Uda :)

    memang tujuannya untuk melindungi dan memuliakan perempuan…
    dg harta yg dimilikinya, maka lelaki tidak bisa semena-mena kepadanya. bila terjadi perceraian, maka lelaki akan pergi dari rumahnya, dan perempuan itu akan tetap terpelihara kehormatannya, tidak akan tersia-siakan hidupnya…

    dirimu gak salah kok Muz, jadi gak perlu kumaafkan tho…? hehehe…. :)

  10. Wah dapat tambahan wawasan satu lagi. Ini menarik karena beda dengan di Jawa yg semua warisan slalu jatuh ke anak cowok dan malah sering bikin perang saudara.
    Uda, sampaikan selamat ulang tahun buat anakmu yang ke 9.
    Pastikan ia tetap bahagia dan tumbuh sebagai anak yang dikehendaki Tuhan untuk menjadi baik.

    beberapa hari yang lalu, saya melihat dg mata kepala saya sendiri, di dekat rumah saya, seorang saudara laki-laki mengusir kakak perempuan dan suaminya dari rumah ortunya. karena, menurutnya rumah itu adalah haknya sebagai anak laki-laki… miris saya melihatnya. saya mengutuk dalam hati perbuatan lelaki itu. bagi saya, dia tidak lebih dari seorang banci!

    terima kasih Om DV…
    semoga doa segala harapan dikabulkan Tuhan, amin… :)

  11. Sama seperti yang lain,
    ini juga pengetahuan baru buat saya.
    Berarti saya juga sudah punya padusi .. sekarang 5 tahun …
    Met Ultah Kak Aisha .. salam dari Zia :)

    terima kasih dek Zia…
    salam juga dari bang afif, dek ajib dan fatih :)

  12. Selamat ulang tahun Aisha..
    semoga jadi padusi yang sholehah.. Amiin..

    amin… terima kasih tek ade… (bolehkan manggil kayak gitu?) :)

  13. selamat ulang tahun Aisya….semoga jadi cendikia salehah ya..
    Untuk Uda….Bunda tambah pengetahuan nih dari tulisan ini…maka dari itu…laki2 minang dimana mana berjuang dengan sekuat tenaga ya…untuk mencari kehidupan yang lebih baik….
    Hal yang patut ditiru oleh yang lain ya…semangat kemandirian yang luar biasa….hebat…hebat…

    terima kasih eyang…. :D

    laki-laki minang memang harus mandiri, karena ia bertugas melindungi para bundo kanduang…
    tapi, kemandirian yg bunda tunjukkan, sangat patut juga ditiru… :)

  14. Selamat hari jadi Aisha …semoga jadi anak yang berbakti bagi agama, orang tua dan negara :)

    terima kasih om afda… :)

  15. Berbeda dengan Sumatara Utara ya Uda, disini yang ditanya anak lelaki karena perlu untuk penerus.
    Saya bersyukur mendapatkan sepasang…jadi udah punya Padusi.

    Selamat Ulang Tahun Aisha, semoga nantinya menjadi Padusi yang baik….

  16. Kalau mendengar kata ‘padusi’, asosiasi saya kok ke kata ‘padusan’ ya … :D
    Nah, kalau padusan, itu bahasa Jawa yang berasal dari kata ‘adus’ yang artinya mandi. Padusan adalah kegiatan mandi-mandi sehari menjelang puasa Ramadhan, untuk membersihkan fisik dan rohani. Tapi sekarang padusan lebih banyak dilakukan sebagai tradisi senang-senang saja.

    Tulisan Uda Vizon membuat saya paham hakekat sistem matrilineat yang sesungguhnya. Wah, mulia sekali ya. Saya mau deh jadi padusi (lho, gimana caranya? lahir lagi dari ibu wanita Minang? :D )

    Selamat ulang tahun untuk Aisha. Saya yakin Aisha tidak akan jauh-jauh dari Uni Icha yang pandai, halus budi, ramah, dan cantik ..

  17. Sebagai orang Minang beruntung Uda Uni udah punya Padusi ya.. saya juga orang minang belum kelar juga PR nya nih Uda, karena baru memiliki dua putra, sementara bagi suami PR siap gak siap boleh dikumpul tapi sebagai orang minang “kok dapek ado juo nan padusi andaknyo” :-/
    Selamat Ulang Tahun Satira.. semoga selaludalam lindungan-Nya, amin.

  18. Selamat Ulang Tahun buat Aisha… semoga diberi kesehatan dan menjadi anak yang Sholeha ……
    BTW diberi nama Aisha biar Islami Uda…?! ada unsur balas dendam ini Uda…?! he.. he.. he…

  19. Assalamualaikum, wr.wb :
    Perlu kita klarifikasi tentang masalah harta sebagaimana yang ditulis dalam blog ini.yan
    – Harta yang dimiliki dan berasal dari kedua orang tuanya, maka harta itu dikelola sesuai dengan hukum faraid atau hukum islam.
    – harta pusaka yang bersal dari nenek moyang, dan sudah ditetapkan sebagai harta pusaka tinggi, maka perempuan memiliki hak pengelolaan bukan sebagai pemilik.
    Mengpa ?
    harta pusaka tinggi tidak dapat diperjual belikan tanpa sepengetahuan saudara laki-laki.
    – harta pusaka tinggi bersifat harta wakaf..
    Dalam harta pusaka tinggi tidak ada keseimpulan bahwa laki-laki tidak dapat memiliki.

    Wassalam,

    Wassalam,

  20. Kok komentarku ilang ya uda?

    kalo gitu aku ucapin lagi deh…Selamat ulang tahun Aisha…semoga jadi anak yang membanggakan kedua orang tuanya…dan wanita sholeha masa sepan ;)

  21. Akhirnya bisa juga aku buka blog uda ini setelah sempat di blok gara2 ‘melayu online?’..

    Anyway busway, selamat ulang tahun dek Aisha.. jadilah anak padusi yang Ayah banggakan. :)

  22. met ultah ya satira…
    om gak bisa ngasih kado nih, hehehe
    kadonya doa aja ya, panjang umur, sehat selalu, dan nanti berbakti pada orang tua, agama dan negara
    Aminnn

  23. wah jadi ingat film City of joy nih…bagaimana seorang ayah tungganglanggang pencarikan uang jemputan untuk menikahkan anak perempuannya. Pada hari pernikahan itu, bekas tusukan penjahat di perutnya robek dan berdarah. Dia mundur perlahan seolah tak terjadi apapun. kala dr max (sahabat sang ayah)melihat wajah pucatnya dia berbisik:Kamu luka?
    :Jangan bicara. Ini hari bahagianya. aku tak ingn merusak suasana. Tak ada yg boleh tahu luka ini…
    Hmm…Ketulusan ayah dan Cinta anak padusi. Udah nonton kan Bg?

    saya pernah dengar film itu, tapi belum sempat nonton…
    kayaknya perlu segera menontonnya… :D

  24. hahaha kalo nasib ka mambaok, pasti ambo anjang sampai di kweni tuh..kweni tuh samo jo kuini dek awak tuh da hahaha

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>