doa seorang sahabat


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Jiwaku bergetar hebat begitu membaca sebuah pesan singkat yang muncul di telepon selularku pagi ini. Sebuah pesan yang sepele, namun terasa menusuk hingga ke ulu hati. Pesan itu datang dari seorang sahabat yang terpisah jauh denganku. Begini bunyi pesan itu:

Assalamu’alaikum, aku baru saja dhuha, aku ingat kamu saudaraku dalam doa, semoga Allah memudahkan segala urusan dan membahagiakanmu dan keluargamu saudaraku, amin…

Aku benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan “hadiah” itu darinya. Kami sudah lumayan lama tidak bertemu. Dan secara tiba-tiba ia menyapaku dengan cara ini. Argh… sulit kugambarkan perasaanku kali ini, hanya tetesan butir air hangat yang mampu mewakilinya, keluar dari kedua sudut mataku.

Dua hal yang membuatku tergetar dengan peristiwa ini adalah: persahabatan dan doa.

Persahabatanku dengannya terbilang cukup lama. Dimulai ketika kami kuliah bareng di bangku S1 dulu lagi. Kalau dihitung, sudah hampir 17 tahun persahabatan ini terjalin. Meski sangat jarang kami bertemu muka, namun komunikasi lewat telepon ataupun sms lumayan sering. Dan nyaris 6 bulan belakangan ini kami tidak berkomunikasi. Dan secara tiba-tiba ia ingat aku dalam doanya, itulah yang membuat luar biasa. Sungguh sebuah persahabatan yang tanpa syarat.

Doa yang dia ucapkan pada shalat Dhuha, juga membuat peristiwa ini luar biasa. Dalam Islam, ada beberapa waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Di antaranya adalah ketika shalat Dhuha dan shalat Tahajjud. Shalat Dhuha adalah ibadah shalat sunnah (tidak wajib), yang dilaksanakan pada pagi hari, sekitar pukul 7 hingga 10. Sementara tahajjud adalah ibadah shalat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari, setelah tidur terlebih dahulu, yakni pada pukul 1 pagi hingga subuh menjelang. Lebih detail tentang dhuha dan tahajjud, sila kunjungi ini dan ini.

Kedua waktu ini terbilang istimewa. Karena, pada saat itu manusia sedang berada dalam kesibukan duniawi yang amat sangat. Pada waktu dhuha, kita tengah sibuk dengan urusan pekerjaan atau yang lainnya, dan pada waktu tahajjud, kita tengah asyik dengan istirahat malam kita. Bila ada seorang hamba yang meluangkan sedikit waktunya pada saat-saat itu, istimewa sekali bukan? Maka, wajarlah bila doa yang dilantunkan pada kedua waktu itu juga terbilang istimewa, apalagi mendoakan orang lain… :)

Apa yang dilakukan sahabatku tadi itu sangat menginspirasi. Semoga aku dapat melakukan hal yang sama untuknya dan untuk sahabat-sahabatku yang lainnya, termasuk Anda… :D


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

42 comments on “doa seorang sahabat

  1. berbahagialah orang yang mempunyai sahabat yang mendoakan dirinya setiap waktu tanpa diminta.

    terima kasih penjelasan mengenai sembahyang dhuha dan tahajjud. Saya sering dengat sembahyang tahajjud, tapi dhuha baru kali ini.

    EM

  2. hm…indah sekali!!
    saling memberi salam dan saling mendoakan!!

    so beatifull..

    alangkah bahagianya mempunyai sahabat yang terus memperhatikan, dan mendoakan..!!!

  3. Saya mulai mencoba mendoakan sahabat yang meminta didoakan, Uda. Thanks infonya untuk Dhuha, sama seperti Imel, aku juga baru tahu.

    Kuyakin doa yang dipanjatkan sahabatmu itu telah diterimaNya dan diubahNya menjadi berkat bagimu dan keluarga!

  4. Ya.., saya sendiri sangat merasakan manfaat dhuha ini uda, setiap melakasanakan dhuha semua kesulitan ada saja jalan keluarnya, Alhamdulillah..

  5. Luar biasa…
    Saya merindukan punya sahabat seperti itu, Da..

    Pastinya Uda mendapat ‘hadiah’ itu bukan kebetulan semata. Pasti banyak hal baik yang telah uda dan sahabat itu lakukan yang membuat beliau berkenan mendoakan Uda..

  6. wah Uda, saya baru tahu klo harus tidur dulu..
    *beranjak mengeklik link yang diberikan..*
    ow, ada dua versi ya.. -mengangguk2-
    Terima kasih ilmunya, Uda..

  7. ass. ini silaturrahim balik da… trm ksh sdh berkunjung ya.. :)
    silaturrahim ini pun untuk saling mendoakan..
    kita tinggalkan sejenak blog ini, untuk bersama2 shalat dhuha.
    kita sekarang sdh saling kenal dan saya mengundang uda untuk ikut kenduri, bagaimana da? :) :-D

  8. woww persahabatan yang sudah sangat lama, 17 tahun
    doanya luar biasa, simple tp memiliki makna yang medalam…
    semoga kita bisa menjadi sahabat2 yang baik, yang saling mengingatkan dan saling berdoa di tengah kesibukan masing masing

  9. persahabatan yang luar biasa.
    Trims juga atas pesannya secara tersirat mengingatkan untuk selalu saling mendoakan. Berharga sekali. Trims.
    salam kenal juga

  10. sahabat yang sangat luar biasa Uda…
    jadi apakah uda akan mendoakan aku dalam dhuha atau tahajudmu ? *ngarep* kalau nanti berkenan…doakan yang bagus2 ya uda terutama biar aku bisa ngundang ke walimahku secepatnya :D

  11. Assalamu’alaikum,
    Mendoakan kebaikan untuk orang lain, berarti kebaikan untuk diri kita sendiri, karena segala amal kebaikan yg kita perbuat, kelak akan kembali pada diri kita sendiri. Berbahagialah mempunyai seorang sahabat yg sangat perhatian. Salam kenal, semoga berkenan silaturahim ke blog saya.
    (Dewi Yana)

  12. Sungguh bahagia punya sahabat yang mendoakan. Tidak banyak mahluk yg seperti ini. Semoga Allah mendengar dan mengabulkan do’anya. Amin.

  13. haddiiirr…
    pagi2 mengunjungi rumah sahabat, siapa tau kebagian secangkir kopi hangat… MAntap…!!!

    salam buat sahabat yg luar biasa itu ya..
    cu..

  14. wah, sebuah persahabatan yang indah, bang vizon, tak cukup hanya berinteraksi secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah lewat lantunan doa2. persahabatan semacam ini yang bisa dibilang sebagai persahabatan sejati dunia-akhirat. benar2 salut. salam buat sahabat bang vizon itu, ya!

  15. wahhh pasti doanya dikabulin Allah SWT tuh da, saolnya shalat dhuha tuh kan biasanya hanya mampu dilaksanakan oleh orang yangbenar benar beriman dan kuat….

  16. Betapa bahagia nya mempunyai seorang sahabat seperti itu.
    Saat masih belum pensiun,di setiap lantai gedung kantor, dipojokan nya ada ruang untuk sholat dan lengkap dengan wudhu. Justru teman2 memanfaatkan waktu menunggu jam masuk kantor dengan sholat Dhuha lebih dahulu, dan sebelum bekerja berdoa bersama-sama semoga dalam bekerja kita selalu dilindungi oleh Nya.

  17. Assalamu’alaikum, Jadi teringat Hadist yang bunyinya,
    ” Ukhuwah bukan terletak pada manisnya kata-kata dibibir, tp pada setiap untaian doa pengikat hati selesai sholat”..

    Sangat indah sekali kalo kita saling mendoakan..

    Uda, soni minta izin, buliah dak jawaban dari uda yang via email soni postingkan di blog, siapa tau berguna untuk pembaca (ado ga yo urang yang mampir ke blog soni??) hehehehe

    Ditunggu jawaban dari uda..

    Wassalam

    Soni, silahkan… mudah-mudahan bermanfaat.
    Maaf baru dibalas, beberapa hari ini lagi offline… :D

  18. Uda….senang sekali Bunda baca tulisan ini.
    Kalau sudah seumur Bunda…rasanya nyaman kalau kita sering bersapa dan saling mendoakan
    Bunda punya satu grup teman teman yang selalu membangunkan via sms…untuk Tahajud dan saling mendoakan…Indah sekali.
    “Selamat berpuasa ya…maaf lahir batin dari Bunda dan bapak “

  19. Sebenarnya sungguh tinggi nilai filosofi dari sholat dhuha dan tahajud. Benar-benar membutuhkan kemantapan hati dan iman yang baik, menyempatkan diri ditengah kesibukan ataupun ditengah waktu istirahat. Mencoba menghapus sikap egois kita yang kadang mementingkan diri sendiri. Beruntunglah mereka yang sanggup melaksanakannya, semoga saya juga sanggup… Amin!

  20. sepakat dengan yang lain, bahwa doa yang sebaik itu dari seseorang pasti bukan diperoleh dari kebetulan atau keberuntungan semata. itu adalah timbal balik dari yang telah uda vizon lakukan terhadap orang lain.

    jadi, kapan saya dikirimin buku seperti kepada si tukang anyam itu, da? *nagih* :P

    dikirimin buku kayak si tukang anyam itu?
    hmmm… kira-kira momen apa ya yang pas?
    *segera melacak kapan si uni dokter ulangtahun*

  21. Saya adalah salah satu teman yang sering di-sms Mbak Dyah untuk sholat Tahajjud. Karena hp saya taruh di bawah bantal, maka dering sms yang masuk itu selalu membangunkan saya. Terimakasih, Mbak Dyah. Ada satu orang teman lain, yang juga memiliki kebiasaan sama, mengirim sms jam 3 dini hari untuk mengingatkan sholat tahajjud.
    (tapi saya tidak berani mengirim sms ke Uda Vizon, takut dikira ‘apa’ … )

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>