browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

081380434477

Posted by on August 25, 2009

Aku sedang menunggu tamuku Dr. Khalid Hasan Hindawi dari Qatar di lobi Hotel Quality Yogyakarta. Tiba-tiba ponselku berdering, ada panggilan masuk. Terlihat nomor di layar ponselku, 081380434477. Segere kuangkat.

“Halo…”, aku sapa orang di seberang sana.
“Halo, selamat siang Bapak. Maaf mengganggu sebentar”
“Ya, silahkan, ada apa ya?”
“Kami dari Grapari Telkomsel Jakarta Bapak”
“Ya, ada apa?”
“Selamat Bapak, nomor Simpati Bapak menjadi salah satu pemenang Gebyar Ramadhan Telkomsel”

Ah, perasaanku langsung mengatakan kalau ini adalah usaha penipuan.

“Oya? memangnya Telkomsel ada undian seperti itu sekarang?”
“Ada Pak… Kalau boleh tahu, ini dengan Bapak siapa ya?”

Tanpa pikir panjang, karena tamuku sudah mengunggu, akupun langsung mendamprat orang tersebut.

“Eh Mas, kamu ngakunya orang Telkomsel, kok nama pelanggannya saja tidak tahu? Trus, buat apa kami melakukan registrasi dulu? Sudah pastilah data saya ada sama kalian! Woi… ini bulan puasa. Saatnya untuk bertobat. Janganlah kotori tanganmu dengan perbuatan keji itu. Kasihan amat keluargamu diberi makan dengan uang hasil tipu…!”

Klik…. komunikasi terputus. Terdengar suara ponsel dimatikan secara terburu-buru dari seberang sana.

Argh… ujian puasa di hari-hari pertama sudah mulai nih kayaknya. Duh, kok bisa seemosi itu aku tadi ya? Tapi sudahlah, yang penting aku sudah menyampaikan sesuatu yang mudah-mudahan bermanfaat baginya.

Nah, teman-teman… berhati-hatilah dengan aksi penipuan seperti itu ya. Bisa jadi mereka melakukan aksi hipnotisme melalui telpon. Kalau dulu, biasanya aksi ini hanya lewat sms, tapi sekarang sudah berani  menelpon si calon korban…

Eh, ini adalah postingan tercepatku selama ini. Direct on the spot, hehehe… :D

37 Responses to 081380434477

  1. imoeNo Gravatar

    Wkkwkwkwkwkwkw, teringat ada teman saya da, yang malah mengisengin orang tukan telpon itu, sampai hampir 1 jam lebih, tentu lah pulsa mereka membengkak, dan teman saya akhirnya mengatakan apa yang sama uda katakan hahaha wkwkwkwkw tau rasa tuh org hahahaha

    [Reply]

    ajiNo Gravatar Reply:

    aji juga kadang berpikir, betapa beraninya mereka sekarang. dulu waktu ditelepon oleh orang yang mengirim SMS, malah bertanya balik, katanya “nomor bapak berapa ?”, padahal dia yang memulai…..
    mungkin pakai program acak, jadi asal sebar SMS.
    .-= aji´s last blog ..buka puasa di mesjid =-.

    [Reply]

  2. Ikkyu_san a.k.a imeldaNo Gravatar

    hmmmm kalau saya iseng mungkin saya akan ajak ngobrol lama tuh orang. Asal jangan seperti waktu Maret lalu, banyak yang telepon ke aku nyari tante girang…. hiks. (gara-gara kopdar di Yogya itu loh, aku kan pasang no HP hihihihi salah sendiri sih) Aku memang tante ibu-ibu yang sedang bersenang-senang di Jakarta tapi aku bukan tante girang ;) )

    EM

    [Reply]

  3. Eka Situmorang - SirNo Gravatar

    Uda…
    Emosi uda wajar banget, saya pernah digituin juga and rasanya sebel banget.
    Duuuh mereka ya oon banget (ignore my languange please hehehe)
    masa nanya nama sama pelanggannya. Saya sampai bilang, woiiiii gue pelanggan pasca bayar, masa data gue gak ada.
    Akhirnya mundur sendiri…

    Memang, yang seperti ini harus hati – hati. Kita sih bisa menyaring uda, tapi yang lain… belum tentu…
    Apalagi kalau yang nelpon, nyebut nama pake awalan dan akhiran gelar yang panjang plus suara dimegah2kan (biar keliatan berwibawa)

    Mesti banyak penyuluhan buat semua…

    Sabar ya uda…
    Yuuk mari puasa lagi uda :)

    [Reply]

  4. edratnaNo Gravatar

    Saya juga dapat tuh uda, tapi mereka kirim sms…saya langsung delete aja…
    Orang nipu memang tak pernah kapok ya…

    [Reply]

  5. krisNo Gravatar

    Uda, masih mending kalau yg ditelepon orang2 yg masih muda kaya kita2 ini; yg segera sadar bahwa itu penipuan. Tapi yg kasihan adalah orang2 tua, yg kadang nggak tahu kalau ditipu. Mestinya orang2 kaya gitu dihukum berat ya. Lagipula kalau kita lapor ke pihak yg berwajib kan mestinya data pemilik nomor itu ada. Tapi kok sepertinya orang2 spt itu dibiarkan saja ya?

    [Reply]

  6. nh18No Gravatar

    Sabar Uda …
    Sabaaaarrr … :)

    Yang jelas semoga ada hikmahnya ya …
    Mudah-mudahan dia diujung sana bisa sadar …

    Salam saya Uda …

    [Reply]

  7. p u a k™No Gravatar

    Aku juga udah pernah di telpon gitu. Tak layanin aja. Giliran dia nanya no. rekening ku, aku jawab aja.. “gak punya no. rekening mas.., hadiahnya saya jemput langsung deh..”.
    Klik. Dimatiin..

    Itu emang lagi lempeng aja akunya, kalau nggak.. ya esmosi jiwa juga.. :D

    [Reply]

  8. Bro NeoNo Gravatar

    hmm… smoga yg di sebrang sana bisa “menerima” nasehat uda dengan lapang dada, dan mau menghentikan tindakannya

    ujian bulan puasa uda.. jangan sampai batal

    salam,

    [Reply]

  9. RiaNo Gravatar

    aku juga pernah uda, bayangin si penelepon minta mentransfer duit sejumlah 300 rb, terus waktu aku bilang ATM gak ada di bilang yah udah isiin pulsa aja, terus dia ngirim nomernya ternyatanomer yg mo diisi 3 masing2 100 rb huhehehehe jumlah tetep 300 rb kan da :D

    testing permintaan uda sekalian ini :d
    .-= Ria´s last blog ..What I’ve Got after 3 Years =-.

    [Reply]

    RiaNo Gravatar Reply:

    testing
    .-= Ria´s last blog ..What I’ve Got after 3 Years =-.

    [Reply]

    VizonNo Gravatar Reply:

    tes lagi

    [Reply]

    Ikkyu_san a.k.a imeldaNo Gravatar Reply:

    coba juga ahhh…

    eh uda nomor itu bukan nomorku loh….nomorku lebih keren hahahaha

    EM
    .-= Ikkyu_san a.k.a imelda´s last blog ..Tips =-.

    [Reply]

    ZulhaqNo Gravatar Reply:

    ikutan test ah biar lebih rame he he he

    [Reply]

    RiaNo Gravatar Reply:

    Biar tambah rame lagi…wakakakaka

    *ditimpuk uda vizon pake tajilan buka puasa :P *

    [Reply]

    marshmallowNo Gravatar Reply:

    memang banyak banget penipuan dengan MO seperti itu, yang rasanya jadul dan norak banget! apa mereka nggak sadar kalau model begituan udah ketinggalan zaman ya, uda?

    bener juga, kalau mereka menghipnotis, biar cara jadul juga bisa berhasil kan, uda?

    lho, sek, sek! kenapa aku latah komentar di reply? :mrgreen:

    siiip, ri! dirimu memang hebat!

    [Reply]

    VizonNo Gravatar Reply:

    huaaa… baru dua hari ditinggal, surau ini sudah rame dengan manusia-manusia yang berbalas pantun, eh berbalas komen…
    ayo lanjutkan… hehehe… :D

    RIA… tenkyu so much my sister! you’re very-very mantap!

    [Reply]

  10. suryadenNo Gravatar

    wadoh… sekarang modelnya langsung ditelpon yah…

    bisa nambah uring-uringan nich…,

    sing sabar mas vizon :D
    .-= suryaden´s last blog ..memaafkan kemiskinan =-.

    [Reply]

  11. DVNo Gravatar

    Meskipun air itu naik-turun, gabus selalu ada di atas, Uda.
    Meski puasa atau tidak puasa, yang namanya kejahatan selalu mengemuka.

    Aku dulu pernah digitukan juga, karena saking gemesnya akhirnya aku sebarkan nomer telponnya ke teman-teman jahil saya supaya mampus mereka dijahilin gantian :)

    Selamat berpuasa, Uda..
    .-= DV´s last blog ..Ramadhan dalam Ingatan =-.

    [Reply]

  12. nakjaDimandeNo Gravatar

    hmm, maafkan bundo ya vizon.. itu nomer HP nya Bundo..
    .-= nakjaDimande´s last blog ..dalam genggaman.. =-.

    [Reply]

  13. ZulhaqNo Gravatar

    jiaahhhh, dinasehatin malah kabur
    takut kedengaran anak istrinya kali yah he2…

    saya beberapa waktu yang lalu, ada yang ngaku dari BNI pusat, menawarkan beberapa paket dengan persetujuan online, saya tanya nomor call centre BNI pusat, nggak tau hi hi hi

    [Reply]

  14. morishigeNo Gravatar

    kalau dulu sih yang sering penipuannya lewat SMS, da..
    sekarang udah pake telp segala ya.. :mrgreen:

    btw kira2 ujian keduanya apa ya? hehe..
    .-= morishige´s last blog ..Langkah (10): Hotel La Station =-.

    [Reply]

  15. OmiyanNo Gravatar

    Orang Telkomsel tadi ga jadi tuh pak ngasih tahu hadiahnya hehehe solana dia kira salah orang wakakakka
    .-= Omiyan´s last blog ..Malingsia = Sikap Masa Bodoh Kita =-.

    [Reply]

  16. Hery AzwanNo Gravatar

    Masih ada aja ya orang kayak gini. Kalau yang kena jerat mereka orang yang lugu, pasti habislah tertipu. Untung, karena saking banyaknya kejadian, orang2 sudah ngeh semua tentang modus penipuan seperti ini.

    [Reply]

  17. Den MasNo Gravatar

    Errr…
    uda, uda batal nggak puasanya? Kalo marah kan katanya batal hehehe…

    [Reply]

  18. masoglekNo Gravatar

    lho nomor HP saya kok sampeyan sebarluaskan, pelanggaran UU ITE loh :mrgreen:

    [Reply]

  19. sawali tuhusetyaNo Gravatar

    memang benar, bang vizon, kita mesti hati2 ketika menerima telp yang menjanjikan hadiah yang menggiurkan. ujung2nya malah kita yang jadi korban. selalu saja ada orang2 yang ingin berbuat ndak bener.
    .-= sawali tuhusetya´s last blog ..Air Kehidupan =-.

    [Reply]

  20. Bang AswiNo Gravatar

    Penipuan saat ini memang sudah banyak kedoknya. Saya masih ingat ketika pas tahun baru hari, ada yang menelepon ke telepon rumah yang mengaku dari Telkom. Ketika saya katakan bukankah tanggal 1 Januari semua pegawai Telkom libur, langsung dimatikan deh teleponnya ^_^
    .-= Bang Aswi´s last blog ..Penerbitan dan Percetakan =-.

    [Reply]

  21. Zico AlviandriNo Gravatar

    Wah… Apa mereka masih dapet korban pake cara begini ya? :D

    [Reply]

  22. guskarNo Gravatar

    rupanya nasib si penelpon malang benar ya :)
    salah sasaran dan tidak menyiapkan kontingensi plan-nya…
    tp dilihat dari nomor hp-nya sih… sdh mencurigakan.. bukan punya grapari telkomsel

    [Reply]

  23. genthokelirNo Gravatar

    wakakakakaka suruh ambil aja sendiri hadiahnya kita nggak butuh hadiah wakakakak
    .-= genthokelir´s last blog ..Setahun Berlalu =-.

    [Reply]

  24. nanaharmantoNo Gravatar

    Aku pernah di-SMS, yang menyatakan aku pemenang undian sayembara. padahal jelas-jelas aku nggak pernah ikut sayembara atau undian apapun.
    biasanya SMS seperti itu aku cuekin. langsung kuhapus..
    .-= nanaharmanto´s last blog ..Sarang Merpati =-.

    [Reply]

  25. Tuti NonkaNo Gravatar

    Pertama, mau komen soal foto dulu … ehm … foto barunya keren Uda, kelihatan alim gitu (looh … memangnya yang kemarin nggak kelihatan alim? :D )

    Kedua, soal penipuan melalui telpon, ini sudah sangat-sangat sering terjadi, tapi masih banyak juga yang terkena. Hati-hati, kalau ada telpon atau sms dari nomor yang tidak dikenal, terus tanya-tanya identitas kita, apalagi nomor rekening bank, langsung matikan saja (damprat dulu juga boleh :D ).

    Btw, Uda pas puasa damprat orang nggak papa ya? ;)
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Meniko Batik Mas, Mbakyu …. =-.

    [Reply]

  26. Iklan GratisNo Gravatar

    yayangku juga pernah ngalamin kayak gitu ..
    sama dia ditakut2in .. dia bilang ‘kamu ini mau nipu ya, saya ini kapolres di daerah blablabla .. nti saya tangkap kamu ya .. ‘ lgsg ditutup sama penelponnya … hahaha ..
    padahal sih cuman kuli biasa .. :P

    Iklan Baris
    .-= Iklan Gratis´s last blog ..^^ Ingin Pasang Banner Murah 125×125 di 10 Iklan Baris LARIS? =-.

    [Reply]

  27. dyah suminarNo Gravatar

    memang sering sekali Uda…penipuan seperti itu.
    Kadang kadang…main sok tahu…”Lho Ibu kok tidak mencatat nomor saya…saya kan si…..dari kantor …..
    Waaah…mulailah bikin emosi ,langsung juga saya katakan…”Lho,,,kok ke pede an…buat apa saya mencatat nomornya situ ?”.langsung saya tutup telponnya.

    [Reply]

  28. AdeNo Gravatar

    mungkin via sms sudah banyak yang tau dan ga direspon lagi jadinya mereka ganti cara ya uda hehehe..
    .-= Ade´s last blog ..So Far So Good =-.

    [Reply]

  29. helmiNo Gravatar

    penipuan dengan mengabarkan kabar gembira dah sering saya dapatkan cuman ini nie…sebulan yang lalu penipuan ngasih kabar buruk..gw dikabarkan accident ditabrak truk pertamina euy…mana nelpon langsung ke keluarga gw yg jauh disana…dan ternyata UUD alias ujung2nya duit juga…9 jt minta ditrnsfer…untung aja pada crosschek ke yg namanya helmi..wkwwkkk….tapi yg bikin gw kesel ma pelakunya, mereka berhasil bikin keluarga di rumah ampe nangis2..
    mestinya nie..pihak berwenang tanggap kayak gini2 nie…masalahnya udah kayak jamur… ga bisa pake canesten..daktarin..ato apa gitu…heheee…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge