prambanan, riwayatmu kini..


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Lebaran hari ketiga, jalan-jalan lagi…! Kali ini, kami akan menuju ke Candi Prambanan. Tempat ini kupilih karena sebetulnya aku ingin tahu saja bagaimana keadaan candi itu setelah rusak berat akibat gempa tiga tahun yang lalu itu. Dan alasan lainnya, karena kupikir candi bukanlah tempat wisata favorit, sehingga kemungkinan besar tidak terlalu ramai di sana. Bukankah biasanya orang-orang lebih memilih berekreasi ke tempat-tempat yang ada wahana permainannya, seperti pantai misalnya. Kalau ke candi, masa mau bermain sama arca? :D

Tidak sampai 20 menit perjalanan, kamipun sampai di daerah Prambanan. Tapi, 300 meter jelang lokasi candi, suasana ramai dan kepadatan terlihat dengan jelas di sana. Kendaraan merangkak dengan pelan. Argh… perkiraanku salah total! Ternyata, candi itu termasuk salah satu yang diminati untuk dikunjungi. Eh tunggu… kok kendaraan yang memadati lokasi itu kebanyakan berplat “B” ya? Ouw… itu para pemudik rupanya. Duh, seharusnya kalau mudik itu yang dibawa keluarga dan pakaian saja, macetnya jangan ikutan dibawa, ditinggal saja di Jakarta… hahaha…. :D *ditimpuk Om Trainer dengan setrikaan*

Memasuki pelataran candi, kami sudah melihat dari kejauhan proses pemulihan candi tersebut setelah gempa masih berlangsung. Candi Prambanan memiliki 3 candi utama, yaitu Candi Wisnu, Bahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi. Akibat gempa tempo hari itu tercatat ada tiga candi yang rusak parah, yakni Candi Wishnu, Brahma, dan Garuda.

prambanan (6)
Candi Brahma yang dalam proses pemulihan

Untuk penjelaskan bagaimana situasi Candi Prambanan sebelum dan sesudah gempa, pihak pengelola memajang sebuah billboard besar yang berisikan foto-foto candi tersebut. Cukup informatif dan dapat memberikan penjelasan kepada pengunjung tentang kondisi yang sesungguhnya.

prambanan (2)
Foto-foto Candi Prambanan before and after the “Gempa”, terpampang di jalan masuk ke pelataran candi

Melihat data kerusakan, ribuan batu candi yang seperti puzzle berserakan di halaman serta rumitnya pemulihan candi itu membuatku tersadar bahwa begitu mudahnya bagi Tuhan untuk meruntuhkan “kebanggaan” manusia. Hanya butuh beberapa menit untuk merobohkan candi raksasa itu. Tapi, lihat, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangunnya kembali. Maka, apa yang patut kita sombongkan sebagai manusia? Kekuatan kita tidak ada apa-apanya dibanding dengan kekuatan alam, apatahlagi dengan kekuatan Tuhan.

Setelah lelah mengelilingi komplek candi tersebut yang ternyata luas sangat, kamipun melangkah pulang. Meski tidak bisa memasuki candi itu, dan hanya dapat melihat dari kejauhan, aku yakin anak-anak sudah cukup puas. Semoga pengalaman tiga hari ini dapat memberi kesan terdalam di hati mereka.

prambananprambanan (4)prambanan (5)prambanan (7)
Kata Nechan Imelda: “Tinggalkanlah kenangan untuk anak-anak, jangan hanya benda”, semoga ini menjadi kenangan indah buat mereka

Ayo anak-anak, saatnya kita pulang dan kembali menata semangat untuk melanjutkan aktivitas kita. Liburan sudah usaaaiii… :D


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

34 comments on “prambanan, riwayatmu kini..

  1. Sayang sekali, saya belum mampir ke Prambanan, padahal waktu ke Magelang lewatin candi ini lho. eh, bener ga ya? :D
    .-= Hp´s last blog ..Untuk Sebuah Nama =-.

    ke magelang-nya dari mana Wan? kalau dari Solo menuju Jogja, benar melewati Prambanan, tapi kalau dari Jakarta, itu yang dilewati Borobudur… :D
    kayaknya dirimu musti mampir ke sana, karena pas banget bagi seorang filosof yang sastrawan, hahaha…

  2. uda, membaca judulnya seakan-akan pembaca akan dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit yang ireversibel. padahal kan masih ada harapan buat sang candi.

    selain kekaguman atas keagungan sang kuasa, juga kekaguman atas karya orang-orang dulu yang sanggup membangun candi semegah itu dengan peralatan sederhana, uda.

    wah, beneran deh, sekali lagi ke yogya saya harus jalani banyak tempat nih.

    jadi liburan sudah usai, ya? hiks…
    .-= marshmallow´s last blog ..Mudik by All Means =-.

    maksudnya, riwayat candi itu kini adalah lagi diperbaiki, hehehe…

    gak banyak kok uni tempat yang musti dikunjungi di jogja, paling ada di 4 tempat, yakni di bagian barat, bagian timur, bagian utara dan bagian selatan… ;)

    yang usai itu libur lebaran, kalau libur sabtu minggu, masih lah… hahaha…

  3. HHmmm …
    Jalan-jalan 3 hari yang melelahkan tetapi sekaligus membahagiakan ya Uda …

    Yang jelas …
    Memang betul jika Yang Diatas punya kehendak … dalam hitungan detik saja apa yang dibanggakan manusia itu bisa luluh lantak …

    Salam saya Uda …
    (sambil menyimpan setrikaan baik-baik)(hahahaha)
    .-= nh18´s last blog ..KARYAKU =-.

    benar pak, melelahkan tapi menyenangkan. mahal sekali harga kebersamaan seperti ini…
    ok, sekarang mulai beraktivitas lagi, dan setrikaannya disimpan baik-baik buat tahun depan ya, biar bisa bikin karya yang lebih fantastis lagi, hehehe… :D

  4. “Maka, apa yang patut kita sombongkan sebagai manusia? Kekuatan kita tidak ada apa-apanya dibanding dengan kekuatan alam, apalagi dengan kekuatan Tuhan”

    Ungkapan ini tepat mengena, Uda…
    cespleng….
    Benar sekali, manusia itu nggak ada apa-apanya. Tuhan tinggal memerintahkan, dan terjadilah kehendak-Nya..

    By the way, aku yakin Uda, anak-anak Uda dan Uni pasti akan menyimpan kesan mendalam tentang liburan 3 hari ini.
    Barangkali kelak, mereka akan menuliskan kenangan indah mereka dalam blog mereka. (10 tahun atau 15 tahun lagi, seperti apa ya blog semasa itu?)
    .-= nanaharmanto´s last blog ..Ketupat, Lontong dan Opor =-.

    sebetulnya si sulung sudah punya blog dan akun facebook sendiri. tapi, dia melarang kami untuk ikutan di situ, katanya ini khusus komunitas anak muda, orang tua dilarang masuk, hahaha… biarkan sajalah. seharusnya memang begitu bukan? dunia kita dan dunia anak tidak sama, masing-masing punya komunitasnya…

    • ahhh aku mau obrak abrik facebooknya si Naruto ahhh
      (atau ntar aku ajarin bhs jepang biar bisa rahasiaan sama papa-mama nya hihi)

      EM
      .-= Ikkyu_san a.k.a imelda´s last blog ..cap TT =-.

      dia sekarang punya akun facebook baru, dia hanya masukan teman-temannya saja. kalau akun yang lama dia biarkan saja. katanya, akun yang lama khusus buat para tetua, akun yang baru khusus buat anak muda, hahaha… :D
      beberapa kali aku request friend di akunnya yang baru, selalu dia tolak, dasar…. hahaha…

  5. Candi rentan terhadap gempa ya da vizon **takut kualat klo ndak pake uda :mrgreen:
    klo Istana Pagaruyuan rentan terhadap kebakaran, dah beberapakali ludes tak berbekas :(
    jangan sampai bukti sejarah kehebatan leluhur kita hilang lenyap..

    wah anak-anak si uda dan uni hari senin depan pasti lancar klo disuruh bu guru bikin karangan ttg kisah liburan mereka :)

    kualat…? hahaha, memangnya saya siapa bundo? biasa aja lagi, mau pakai uda atau tidak, yang penting kan ketulusan kita dalam bersahabat… baa manuruik bundo tu? lai suai…? :D

    soal pagaruyuang, memang cukup membuat saya sedih ketika terjadi kebakaran tempo hari. tidak tahu nih bagaimana keadaannya sekarang, apakah sudah selesai dibangun kembali? salah satu tempat yang ingin saya kunjungi kalau pulkam nanti adalah pagaruyuang. insya Allah terwujud ya bundo..

  6. loh, saya kira gak terjadi kerusakan pada candi2 itu, pada saat gempa. ternyata, pada rusak parah. benar2 baru tau om.

    di dunia ini memang tak ada yang abadi. apapun hasil tangan manusia, tak ada apa2nya kalo tuhan berkehendak lain

    memang parah zul, sehingga proses rekonstruksinya sangat lama…
    tak ada yang abadi? kayak lagunya peterpan, hehehe…

  7. semoga benar-benar menjadi kenangan indah, dan berguna bagi the fantastic four uda…

    wah setelah gempa, aku blm pernah ke Prambanan… cuma lewat aja di H+1 gempa… jd penasaran…
    .-= Bro Neo´s last blog ..Ibu =-.

    amin… mudah-mudahan memberi kenangan indah buat mereka ya bro…
    ya sudah, biar tidak penasaran dan sekaligus menyalurkan bakal jeprat-jepretmu, segeralah pulang ke jogja, trus jalan-jalan ke prambanan… :D

  8. Saya lihat foto di koran, pada saat lebaran ini candi Prambanan memang menjadi salah satu tujuan wisata yang dijubeli orang. Saya terakhir kesana sekitar 40 tahun yang lalu (whaat??!! :mrgreen: ). Pengin kesana lagi, tapi nunggu kalau renovasi sudah selesai saja.

    Dulu saya bisa naik sampai ke puncak candi yang paling besar (apa ya namanya?), juga candi-candi lainnya. Kakak saya dulu tinggal di depan candi, hanya berjarak sekitar 20 meter (sebelum dibangun taman luas yang ada sekarang), jadi saya sering bermain-main di halaman candi (dan masuk nggak bayar … hehehe).

    Semoga renovasinya cepat selesai, dan Prambanan bisa dinikmati kembali dengan leluasa …
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..After Thirty Years … =-.

    sepertinya puncak keramaian prambanan itu pas di hari ketika kami berkunjung itu bu tuti, karena keesokan harinya orang-orang sudah mulai masuk kantor lagi…
    40 tahun yang lalu…? bentar, tak bayangke dulu seperti apa wujud bu tuti 40 tahun yang lalu, hehehe…
    kalau sekarang, tiketnya sudah 20rb, belum ditambah dengan tiket kamera plus sewa payung… :D

  9. Wah kalau Prambanan itu sangat kusukai, Mas Uda!
    Selain aku dulu selalu lewat sana setiap akhir pekan (aku mudik ke rumah ortu di Klaten tiap weekend), dulu waktu sering motret, aku sering nganter temen2 fotografer Jakarta dan kota lain untuk ke Prambanan.

    Kalau ndak salah, terhitung sejak dipugar lagi aku sudah dua atau tiga kali ke sana…:) Terakhir pokoknya seminggu sebelum aku pindah ke Australia :)

    Makasih, foto ini mbikin saya inget Jogja, Klaten, Simbok, Bapak, Adik … :)
    .-= DV´s last blog ..Belajar dari Pohon di Muka Kantor =-.

    kayaknya prambanan memang asyik buat dijadikan obyek foto ya Don. kalau aku memang baru kali ini mengunjungi prambanan sejak gempa itu.
    syukurlah bila foto-fotoku yang jauh dari kata bagus itu dapat mengobati kerinduanmu akan kampung halaman..

  10. nah, ini dia da…. wisata yang keren, bukan hanya sekedar senang-senang, tapi juga sarat akan pelajaran……

    jadi pengen ke jogja deh…..
    eh, katanya dalam waktu dekat bang imoe mau ke jogja deh….
    bisa ikut nih….
    .-= aurora´s last blog ..back to my ordinary life =-.

    iya rif, mainlah ke jogja… atau nanti kuliahnya di jogja saja, hehehe…
    kata imoe sih memang mau ke jogja, gak tahu kapan… tapi yang pasti, karupuak balado rohana kudus-nyo alah tibo duluan, hahaha…

  11. prambanan … aku sudah berapa kali ya ke sini? hihihi
    Dan memang sendratari ramayana dengan latar prambanan itu magnificent!

    Aku ingat ada cerita patung di dalam salah satu candi yang kena peluru sehingga gompal ya, katanya si serdadu itu melihat patung itu bergerak….

    Waktu ke Yogya Maret yg lalu, aku cuma ajak Riku ke Borobudur sih. Waktu mau ke prambanan, dianya udah bilang….”Idih mama? liat batu lagi???” Doooh susyah deh. Tapi dia tidak pernah menolak kalau diajak ke kebun binatang :)
    .-= Ikkyu_san a.k.a imelda´s last blog ..cap TT =-.

    oya, aku lupa menceritakan kalau sekarang prambanan dilengkapi dengan kebun menjangan. lumayan banyak juga koleksinya. dan itu membuat anak-anak tidak bosan dengan cuma melihat batu, hehe… :D

  12. salah satui objek wisata yang membuatku tak tertarik adalah candi , walau aku dah ke borobudur. aku pikir aga statis ditempat objek wisata tersebut. mungkin aku lebih meyukai wisata alam , mungkin pak. tapi memangh selera orang berbeda ya

  13. Wah.. melihat struktur candi Hindu, Prambanan, kebayang betapa mudahnya rontok dan betapa susah menyusunnya kembali karena bentuknya yang seperti setrikaan yang didirikan gitu.. Beda banget dgn gaya konstruksi candi Budha seperti Borobudur.

    Lho.. kok malah jadi ikutan ngomongin setrikaan..?
    *Sambil senyum2, lirik Om Trainer dan Bang Hery..* :)
    .-= Nug´s last blog ..Peaceful River =-.

  14. mumpung masih suasana lebaran, anjang sana ke blog ini setelah beberapa waktu dengan kesibukan yang amburadul ndak sempat jalan-jalan…jadi minta maafnya ada dua, Uda…satu buat tingkah laku meskipun baru sekali ketemu. yang kedua, karena baru sekarang sempat berkunjung…*duh..berasa ga enak banget heheheh

    ah ya soal prambanan, tiap aku ke sana masih aku rasakan getar kemewahan di candi hindu terbesar itu. mungkin karena aroma roro jonggrang yang terngiang di kepalaku. Wah, kemarin ga pas senja ya ke sana. Kalo senja, matahari turun persis di balik candi..cantik sekali…
    .-= Icha´s last blog ..Gemulai Awan =-.

  15. Sudah pasti anak2 akan bahagia dan terkesan dgn liburan mereka kali ini , bang.
    Mungkin nanti mereka akan tulis di blog nya ( si sulung ya).
    Itulah bang, di dunia ini tak ada yg abadi.
    termasuk bangunan peninggalan sejarah dan leluhur.
    Salam.
    .-= bundadontworry´s last blog ..Kodok…….kung….kung…. =-.

  16. Terakhir aku ke prambanan itu waktu SMP
    hehehehe…udah lama banget ya :D

    semoga situs2 kuno indonesia tetap bisa di lestarikan ya uda …

    dan uda sekeluarga ini lohhh bener2 bikin iri, kompak banget!!!
    .-= Ria´s last blog ..Lebaranku 1430 H =-.

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>