sekolah lagi…


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Hari ini, Rabu 30 September 2009, adalah hari pertama sekolah bagi anak-anak setelah liburan panjang lebaran. Sebagaimana sudah dimaklumi, bahwa mengembalikan mood untuk kembali bersekolah setelah liburan memang agak susah, maka kami pun berusaha mengkondisikan anak-anak untuk bisa “on” pada hari pertama sekolah.

Berbagai cara kami lakukan untuk pengkondisian ini. Di antaranya, melakukan kegiatan kerja bakti di rumah untuk membersihkan segala peralatan sekolah. Baju dicuci ulang dan disetrika serta ditambahi pewangi yang amat dahsyat. Sepatu dan tas dicuci juga. Meja belajar dirapikan. Buku-buku yang sampulnya rusak, disampul kembali. Dan yang tak kalah pentingnya adalah mengecek segala pe-er yang diberikan guru mereka selama liburan.

Alhamdulillah, semuanya terkerjakan dengan baik dan berhasil membuat anak-anak kembali memiliki mood yang bagus untuk sekolah. Bahkan, Ajib, putra ketiga kami, sudah tidak sabar menanti pagi untuk segera ke sekolah. Ketika kutanya, apa yang membuat dia begitu bersemangat, dia jawab bahwa dia ingin segera latihan drum band…! Aih, ternyata itu yang menjadi magnetnya ke sekolah.

Pukul 5 pagi, mereka kubangunkan. Semuanya terbangun dengan semangat. Dan segera menuju kamar mandi. Wah, sungguh suatu pemandangan yang menakjubkan buatku kali ini. Setelah selesai sarapan, kamipun berbagi tugas. Aku mengantar Afif dan Satira, sementara istriku mengantar Ajib dan Fatih. Tepat pukul 06.15 WIB, kami tinggalkan rumah menuju sekolah masing-masing.

Dalam perjalanan, kutemukan jalanan sudah dipenuhi dengan anak-anak sekolah dengan seragam mereka masing-masing. Hmm…, pemandangan ini indah juga ya. Seperti sudah lama tidak melihatnya. Padahal baru dua minggu liburan lho, hehe… :D (lebay.com)

Sesampainya di gerbang sekolah Satira, sebuah papan pengumuman terpampang dengan tabahnya. Tabah, karena sejak dari dulu ia ada di sana, gak hujan gak panas, tetap saja ada di sana, dan tidak sedikitpun ia sanggup untuk protes, atau bergeser sedikit mencari perlindungan. Ya iyalah, itu kan papan, kalau bisa jalan, justru manusia-manusia yang ada di situ yang ketakutan, hehehe… :D

Bukan papannya yang membuatku terbelalak. Tapi, isi pengumuman yang menempel di situ. Begini tulisannya:

“Hari ini, anak-anak pulang pukul 07.30 WIB, karena guru-guru mengikuti Syawalan di Kantor Diknas”

Oalaaaah… 07.30??? itu berarti anak-anak hanya berada di sekolah tidak lebih dari 30 menit? Argh… aku kesal, emosi, marah, dan seterusnya… (halah, lebay lagi). Aku benar-benar tidak habis pikir atas kegiatan para guru ini. Mengapa selalu saja membuat kegiatan yang memaksa anak-anak untuk kembali libur? Bukankah mereka seharusnya membuat sesuatu yang dapat mengembalikan mood anak-anak? Bukannya memberi sebuah pembenaran kepada murid-murid bahwa hari pertama sekolah tidak penting!

Seharusnya para guru itu membuat berbagai kegiatan sebagai ice breaking bagi murid-murid mereka, bukannya justru meliburkan. Huh, sepertinya mereka harus belajar soal ini dengan Mr. Trainer nih…

Aku iri dengan cara orang Jepang memulai hari pertama sekolah, seperti yang pernah diceritakan Nechan Imelda [di sini]. Dimana di situ diceritakan bahwa sekolah benar-benar mempersiapkan secara matang acara penyambutan murid baru. Semua ditujukan agar murid baru merasa nyaman dan memberikan kesan pertama yang mendalam. Sehingga dengan demikian murid-murid tidak merasa “terancam” berada di sekolah.

Jujur, aku kecewa dengan kebijakan syawalan itu, sebagaimana dulu juga aku pernah kecewa dengan kebiasaan guru yang rapat pada jam-jam belajar efektif. Bukan acaranya yang aku sesalkan, tapi waktu yang dipilih. Mengapa harus di hari pertama anak-anak masuk sekolah? Dan mengapa pula membiarkan anak-anak berangkat ke sekolah hanya untuk duduk sebentar selama 30 menit? Bukankah acara syawalan itu bisa dilaksanakan sehari sebelumnya atau di hari Minggu? Mengapa selalu saja mereka “mengorbankan”  murid-murid demi acara mereka sendiri? Ah… benar-benar kebijakan orang-orang pendidikan yang tidak mendidik sama sekali…! Aku kecewa!!! :(


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

16 comments on “sekolah lagi…

  1. Heheheh, masih juga gitu ya Uda?
    Di tempat saya hari pertama selalu adalah hari bersama walikelas. Awal tahun ajaran yaa kenalan, kontrak belajar, dts..dst.. Kalo abis libur idul fitri gini, Kita semua bawa kue sisa lebaran (yang masih punya. Gak ada juga gak apa-apa), gelar tiker di kelas, trus makan-makan sambil cerita-cerita. Senang..kenyang, heheh!!
    Sampai jam 10 aja sih, selanjutnya untuk kelas kecil pulang, untuk kelas 3 keatas belajar seperti biasa. Langsung full malahan sampai jam 3. Anak-anak banyak yang antusias karena kangen sekolah, ada beberapa yang males masih pengen libur.
    .-= AL´s last blog ..Hare Gene, Gitu Loh! =-.

  2. Udaa…. I’m back. Alive and kicking.. :-D

    Wah, kayaknya saya masih beberapa tahun lagi baru bisa menikmati kegiatan mempersiapkan alif untuk masuk sekolah, baru 2 tahun soale, hehehe… must be exciting, ya…

    Soal papan pengumuman…hmmm, seharusnya para guru itu membagi stafnya, sebagian ikut ke diknas, sebagian lagi ber-halal bi halal di sekolah… Jadi anak2 kan ngga kecewa udah capek2 datang ke sekolah hanya untuk disuruh pulang setengah jam kemudian…

    Minal Aidin wal Faidzin, Da…
    .-= anderson´s last blog ..Jangan Putus Kontinuitas.. =-.

  3. Hari pertama Syawalan di diknas …
    Hari kedua halal bi halal di rumah bapak/ibu anu …
    Hari ketiga halah bi halal di sekolah …

    Akhirnya masuk sekolah bener baru Minggu depan …
    hehehe

    Maap – Maap …

    BTW … kenapa syawalannya ndak hari Selasa saja ya ?
    Supaya Rabu bisa langsung Rock And Roll …

    Salam saya

  4. Atau langsung aja …
    Secara Jantan bilang …
    Masuk tgl 5 Oktober 2009 …
    Langsung Rock And Roll …

    Maap Uda …
    Saya juga agak bagemanaaa gitu (baca : geram) membaca postingan ini …

  5. Kalau seperti itu, boleh nggak sih bayaran sekolah dikurangi? Hehe. Mungkin para orang tua bisa usul kepada pihak sekolah, Uda. Dan usulnya rame2, jangan sendiri2. Biar lebih didengar…
    .-= kris´s last blog .. =-.

  6. Duh, lagi2 murid yg dirugikan.
    mana tanggung jawab sebagai pendidik ?
    bukankah itu namanya sudah memberikan contoh yg tdk baik ?
    Katanya anak2 adalah generasi penerus bangsa, lalu bagaimana efeknya jika mereka mengalami kejadian seperti ini ?
    Dan……………masih banyak tanya2 yg lain…..saking gemesnya…..
    ( sabar, sabar, bunda…)
    Salam.
    .-= bundadontworry´s last blog ..Kodok…….kung….kung…. =-.

  7. OOT …
    Uda …
    Ada keluarga di Padang, Pariaman dan sekitarnya kah ?
    Baa Kaba …?
    Mudah-mudahan tidak apa-apa ya Uda …

    Salam dan Doa saya

  8. Iya tuh, kenapa juga syawalannya (kalau memang harus hari itu) tidak dibuat agak siang sedikit, jam 11.00 gitu, sehingga anak-anak sudah agak lama berada di sekolah dan cukup dijaga mood belajarnya?

    Harus diprotes nih, Da. Ayo, gerakkan organisasi ortu murid!
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Ranah Minang Berguncang =-.

  9. ha..ha.. untung kebiasaan di sekolah anak2 sdh saya hapalkan. anak2 masuk sekolah jg tanggal 30/9. acara sekolah hr pertama setelah libur lebaran cuma salam2n… lalu pulang, sementara para gurunya ke kantor PGRI untuk syawalan.. hari ini proses belajar mengajar sdh normal kembali :)

  10. aih.. lagi-lagi siswa yang dikorbankan… mbok ya syawalannya di waktu lain, bahkan kalo memungkinkan di hari libur.. bukannya libur diberikan dg alasan memberikan kesempatan silaturahmi ya? mbok waktu itu yg digunakan..
    .-= Bro Neo´s last blog ..Melihat dari sisi lain =-.

  11. ngakak pas bagian si papan yg berdiri dengan tabahnya.

    Ya ampuuun uda… fenomena begini mah dari duluuuuuuuuu ya udh ada… si guru halal bihalalah, rapat lah…
    kalo dulu pas jadi murid ya seneng2 ;)
    tp skr jadi mikir, astagaaaah gue jan bayar uang sekolahnya lumayan..
    .-= Eka Situmorang-Sir´s last blog ..Lapor Jendral! =-.

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>