pulang


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Seperti yang kuceritakan pada postingan sebelum ini, bahwa sejak gempa melanda Sumatera Barat, kami berusaha untuk mengontak seluruh keluarga di Sumbar, terutama yang di Padang. Dengan usaha yang gigih dan kesabaran yang luar biasa, akhirnya aku dapat terhubung dengan kakakku di Padang. Meski hanya sms, tapi itu sudah cukup melegakan. Kakak dan adikku beserta keluarganya yang ada di Padang, alhamdulillah selamat. Meski rumah mereka porak poranda, tapi itu tidak lantas mengurasi rasa syukur kami.

Selanjutnya aku pun berhasil menghubungi Imoe, sahabat blogger. Dari sms yang dikirimnya, akupun dapat mengetahui bahwa dia baik-baik saja. Soal kerusakan rumah, entahlah, karena itu sudah tidak menjadi fokusku lagi. Yang penting ia selamat. Begitupun dengan Arif “aurora”. Secara mengejutkan dia tampil memberi komen di postingan terdahulu dan bahkan sudah membuat sebuah postingan di blognya. Alhamdulillah…

Namun, yang aku belum dapatkan informasinya adalah beberapa sahabatku semasa kuliah di Padang dulu. Tidak satupun dari mereka yang berhasil kuhubungi. Beberapa di antara mereka kuketahui bertempat tinggal di daerah yang dikabarkan mengalami kerusakan yang cukup parah. Semoga saja mereka juga baik-baik saja.

Ada pemandangan yang mengharukanku yang terjadi di Kweni. Secara spontan pemuda Kweni berkeliling kampung, membawa sebuah kardus bekas mie instan yang sudah dibungkus rapi dan bertuliskan: “Bantuan Solidaritas Gempa Padang”. Aih, aku tak dapat menyembunyikan keterharuanku.

Begitu juga di sekolah putriku, Satira. Mereka mengumpulkan dana solidaritas itu sedikit demi sedikit untuk kemudian mereka serahkan kepadaku agar kuteruskan kepada saudara-saudara di Padang. Mereka menyerahkannya kepadaku setelah tahu bahwa aku akan ke Padang pada hari Rabu, 7 Oktober 2009 mendatang, insya Allah.

Jadi teman-teman… Postingan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan para sahabat mengenai keadaan keluargaku, dan juga pamit karena aku akan pulang ke Padang pada hari Rabu pagi, 7 Oktober 2009. Dengan demikian, kemungkinan aku tidak update postingan dalam waktu yang cukup lama, kecuali kalau aku berhasil mendapatkan koneksi internet di Padang. Mohon doanya, agar semuanya berjalan lancar dan aku bisa bertemu dengan keluarga dan sahabat blogger yang ada di Padang dengan mudah.

Bila ada yang ingin menghubungiku, silahkan kirim email ke: hardi.vizon@gmail.com


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

25 comments on “pulang

  1. Alhamdulillah Uda …
    Semua selamat …
    Walaupun rumah tusak …

    Sama dengan keluarga kami … Alhamdulillah Semua selamat …
    walaupun rumah beberapa ada yang rusak …

    Selamat Mudik Uda …
    Semoga kedatangan Uda di Padang bisa membuat seluruh keluarga besar Uda berbesar hati …
    Dan menambah semangat mereka untuk Bangkit kembali …

    Salam dan Doa saya

  2. Wah, selamat mudik Uda!
    Semoga smua temen2 kuliahmu tidak ada yang menjadi korban jiwa dalam bencana ini.
    Maaf, hanya bisa nitip doa…

  3. Uda, doaku semoga perjalanannya lancar dan dapat membesarkan hati dunsanak, kerabat dan ninik mamak kito di kampung.

    Aku juga sedang mencari waktu yang tepat untuk meluncur ke TKP, mengingat kondisi Alif di Pkbr belum fit sehabis sakit..
    .-= anderson´s last blog ..Bundo Kanduang Menangis.. =-.

  4. Uda… salam dan doa untuk semuanya di sana. Semoga Uda juga tetap sehat selama di sana (kakinya gimana?) dan bisa membantu saudara-saudara yang menjadi korban. Hati-hati di jalan ya. Ki wo tsuketekudasai.

    EM

  5. Syukur Alhamdulillah uda, semua selamat. Meski sedih melihat saudara-saudara kita yang lebih dulu berpulang oleh musibah, setidaknya rasa sayang-Nya tetap ada yang tersisa. Semoga kita bisa lebih arif menhadapi semua
    .-= Zulmasri´s last blog ..PADANG KOTAKU =-.

  6. Alhamdulillah, selamat Uda semuanya baik-baik saja.
    Melihat berita di TV rasanya menyedihkan sekali.
    Saya juga masih menunggu kabar dari satu anak saya yang saat kejadian, masih berada di Padang untuk mudik. Sampai saat ini, tidak dapat dihubungi..

  7. Uda…hati-hati ya…semoga selamat sampai ke kampung halaman, berkumpul kembali bersama keluarga, Sahabat, kerabat dan teman.
    Semoga kehadiran Uda membuat mereka jadi kuat dan bisa melalui semua musibah ini dengan penuh kesabaran dan kebesaran jiwa.
    Sekedar berbagi, Da…waktu gempa di Bantul, 40 hari saya, keluarga dan tetangga hidup di barak pengungsian, menjalani hari2 dg penuh syukur (krn msh diberi umur panjang), dan percaya atau tdk…semua yg menderita sakit dan terluka, cepat sekali sembuhnya, krn kl bkn kita sendiri siapa lg yg akan “menyembuhkan” luka itu…

  8. Selamat jalan dan selamat tiba sampai Padang. Semoga semua dimudahkan mas. Saya masih trauma dengan Padang. Karena pada saat gempa saya ada di Padang sejak 29 Sep sampai 7 Okt. Alhamdulillah dengan musibah gempa ini banyak hikmah yang saya petik. Sekali lagi semoga uda bisa menjalankan tugas dan hal lainnya di Padang. Selamat sampai kembali lagi ke Tempat asal.
    .-= pakde´s last blog ..Pakde Modis! =-.

  9. Pingback: SURAU INYIAK » Blog Archive » passion

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>