man-ja
19
Posted by Vizon | Posted in alam, minangkabau | Posted on 14-10-2009
Tags: ar-risalah, gempa, lubuk minturun, padang, pesantren, sungai
Karena di kota Padang saluran PAM putus, maka kami tidak bisa melakukan ritual bersih-bersih diri alias mandi selama dua hari. Jangan ditanya bagaimana rasa dan baunya badanku. Tapi, itu semua tidak jadi soal. Bukankah manusia se kota Padang pada hari-hari belakangan ini juga pada gak mandi alias man-ja (mandi jarang)? Hehehe…
Jum’at pagi, 9 Oktober 2009, aku diajak adik-adik relawan untuk mandi di sungai Lubuk Minturun. Tanpa tawar menawar lagi, ajakan itu langsung kusambut dengan gegap gempita (halah, lebay). Terbayang sudah nikmatnya membasahi tubuh dengan air sungai yang jernih dan berbatu itu.
Sebelum mandi, narsis dulu ah…
Ok, jangan dekat-dekat ya, orang yang nampang itu asli bau banget…
Foto yang lagi mandi, dipajang gak ya? Jangaaann…
Selesai mandi, tubuh benar-benar terasa segar. Apalagi mandi di sungai dengan air yang mengalir dengan derasnya itu, membuat kita seakan dipijit. Badan ini terasa ringan kembali dan siap melanjutkan akitifitas di kota Padang.
Sebelum berangkat ke kota Padang, kami mampir dulu di sebuah pesantren yang terletak tidak jauh dari sungai tersebut. Pondok Pesantren Ar-Risalah namanya. Dan secara tidak kusangka-sangka, ternyata aku bertemu dengan sahabat lama yang menjadi pengasuh di sana. Aha, sekali lagi, perjalanan ini memberiku “bonus” bertemu dengan sahabat lama.


Bertemu sahabat lama di Pondok Pesantren Ar-Risalah, Lubuk Minturun Padang
Memasuki kota Padang, terlihat kerusakan yang sangat parah di sana-sini. Bila di Pariaman yang rusak adalah rumah-rumah penduduk, maka di kota Padang justru yang rusak adalah gedung-gedung besar; ada mal, hotel, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan sekolah. Karena gedung yang rubuh itu tergolong berat, maka proses evakuasi membutuhkan alat berat yang tidak sedikit. Karena keterbatasan peralatan tersebut, maka masih banyak gedung-gedung yang belum dijamah sama sekali. Menurut informasi, tim SAR lebih mendahulukan gedung yang diduga di dalamnya terdapat korban manusia.




Gedung-gedung besar yang hancur di kota Padang
Di beberapa gedung yang rubuh seperti Hotel Ambacang, aroma mayat tercium begitu kuatnya. Pertahananku nyaris jebol. Aku mual sekali. Tapi untungnya semua dapat teratasi, sehingga aku tidak perlu melakukan kesalahan tersebut.
Di kota Padang, posko bantuan tidaklah sebanyak dan seheboh Pariaman. Sehingga, kami tidak menemukan kesulitan yang berarti dalam menyalurkan bantuan sembako. Dalam waktu singkat, 1,5 ton beras, mie instan, susu, air mineral dan minyak goreng terbagi dengan mudah ke posko-posko yang sudah kami data sehari sebelumnya.
Sore hari, aku meminta ijin kepada teman-temanku untuk melakukan perjalanan sendiri. Ada beberapa tempat yang ingin kukunjungi, di antaranya kampus IAIN Imam Bonjol, tempatku berkuliah dulu. Kampus tempatku menimba ilmu sekaligus menemukan jodoh, hehe…
Kampus yang terletak di daerah Lubuk Lintah itupun tidak luput dari kerusakan akibat gempa. Salah satunya adalah gedung Fakultas Ushuluddin, gedung tempat aku berkuliah dulu. Menurut hasil pemeriksaan, gedung ini sama sekali tidak layak pakai. Aih, kasihan juga, gedung tua itu terpaksa dirobohkan. Semoga kenangan yang terajut di dalamnya tidak ikut roboh bersama robohnya gedung itu nantinya.


Gedung Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol yang tidak layak huni lagi
Terakhir, akupun menuju ke Panti Asuhan Darul Ma’arif di daerah Naggalo Padang. Beberapa pengasuhnya adalah sahabat-sahabat lamaku. Dulu, aku juga pernah berkegiatan di panti asuhan tersebut. Sekali lagi, gempa juga ikut meluluhlantakkan panti yang berisikan 60 orang siswa ini. Demi keamanan, maka penghuni panti dipulangkan dulu untuk sementara ke rumah mereka masing-masing. Semoga panti ini segera terbangun kembali, sehingga anak-anak tersebut dapat ditampung kembali.


Panti Asuhan dan SLB Darul Ma’arif
Untuk sementara, penyaluran bantuan kami cukupkan. Beberapa program recovery dan rehabilitasi sudah kami susun. Semoga segera dapat kami wujudkan dan sinergikan dengan berbagai lembaga lainnya. Terbersit harapan, agar Sumatera Barat segera pulih dan kembali bersemangat meniti masa depan. Ujian yang Tuhan berikan, sudahlah pasti telah disesuaikanNya dengan kemampuan kita. Sehingga, tidak mungkin kita tidak menemukan jalan keluar dalam mengatasi musibah ini.

Tetap bersemangat, sebagaimana harapan dari tugu ini yang terletak di perempatan Nanggalo Padang. Simpang ini kerap disebut sebagai “simpang tinju”
bersambung….




wah…. simpang tinju difoto juga…..
aurora´s last blog ..buat temanku di dunia sana
[Reply]
aiiih si Uda manja yah… boleh kok sekali-sekali mandi jarang, tapi kalau manja sama mbak ichanya boleh terus-terusan hihihi (Kecuali mbak icha nya lagi ngga mau loh
)
Tetap bersemangat “Gambattekudasai” memang perlu sekali Uda. Semangat untuk membangun kembali kota tercinta. Tapi kalau di Jepang, semua orang bilang gambattekudasai terlalu sering, sehingga seringkali korban gempa (di Jepang) jadi marah dan mengatakan, “Memangnya kalian pikir kami tidak bersemangat dan tidak berusaha ya?”…
Semangat dan doa, menyerahkan semua kepada Allah.
EM
ikkyu_san´s last blog ..Pelayanan Orang Jepang
[Reply]
subhanallah… kerusakannya benar-benar teruk. betul, uda. untuk memulihkan ini semua pasti dibutuhkan berbagai sumberdaya yang sangat besar. moga-moga kita tak kehilangan semangat menghadapi cobaan ini.
*mencoba tidak membayangkan bau badan bloger yang tidak mandi selama dua hari*
manja, kita baru merasakan sekian waktu. bagaimana dengan penduduk yang sudah dihantam bencana, tidak mendapatkan cukup air bersih dan listrik selama waktu yang tidak dapat diprediksi. duh.
marshmallow´s last blog ..Mari Memasak Sup Tom Yam!
[Reply]
TETAP SEMANGAT!!!
AYO MINANG BANGKIT!!!
Bro Neo´s last blog ..Mamma Mia vs Rujak
[Reply]
Kerusakannya benar-benar parah ya Uda…
Semoga keadaan di sana cepat membaik, yang trauma cepat ditangani, yang man-ja segera bisa mandi bersih walau sekedar nyemplung ke kali…
[Reply]
Saya kok merasa sedih ya Uda …
Melihat bahwa …
Gedung tempat Kuliah Uda itu … sudah tidak bisa digunakan lagi …
Itu pasti akan dirobohkan ya Uda …
Semoga kenangan yang ada disana tidak ikut hilang ya Uda …
Salam saya
[Reply]
Wah, Uda akhirnya mandi hehehehe
)
Terus berjuang untuk kemanusiaan, Uda!
[Reply]
Perjalanan bonus, bro. Itulah salah satu hikmah gempa. Kalau nggak ada gempa, nggak bakal ente bisa jalan2 napak tilas kota Padang beserta kenangannya kan? He he….
Selamat berjuang kawan…
Hery Azwan´s last blog ..Mandi di Kali
[Reply]
Hmm…setelah hari Jumat di Lubuk Minturun itu, kapan lagi Uda terakhir kali mandi? Jangan-jangan, waktu kopdar di Pekanbaru kemaren lagi ‘manja’ juga?
hehehe…
Pengalaman yang mengesankan bisa bertemu langsung dengan pengelola surau Inyiak..
anderson´s last blog ..Windfall Profit
[Reply]
wahhh kalo udah ke tempat2 begitu mah harus tahan gak mandi uda
Man-ja aka mandi jarang…hehehehehe….
kemarin ketemu aku udah mandi kan? kok rasa2nya
*ampunnn uda…jangan di timpuk ya hihihihihi*
Ria´s last blog ..Kijang, Rusa dan Tanduk vs Mobil
[Reply]
Rata-rata bangunan yang terkena dampak, lantai 1 / dasar ambruk. taduduak baso awak e, hehehe…
[Reply]
simpang bogem itu da namanya wkwkwkwkw
imoe´s last blog ..…beginilah ceritanya…
[Reply]
manja tapi sering difoto, hhheehhe
makasih ya da vizon sudah berbagi catatan perjalanan ini, luar biasa..
nakjaDimande´s last blog ..TuTaoTe Kejar Tayang
[Reply]
(*mikir dulu tujuh puluh kali*)
Da … ngngng … fotonya yang baru mandi dipasang dong ….
Jiakakaka
Tuti Nonka´s last blog ..Mabuk Kepayang Tiga Malam
[Reply]
Wah bersih banget kali nya ya…
Ya meskipun man-ja semoga Sumatera Barat kembali bersemangat… Merdeka!
mangkum´s last blog ..Akhirnya Nongol Lagi…
[Reply]
Semoga kotanya bisa pulih lagi ya uda…
Eka Situmorang-Sir´s last blog ..Kemeja Putih Berkancing Tujuh
[Reply]
Gapapa gak mandi 2 hari om,kan dah mandi keringat terus he2.harusnya foto yg lg mandi dpajang om br. Seru dan gimana gt
ehmmm,ternyata istri tercintanya ketemu dkampus yah,salut om…
Semoga sumatera barat segera pulih amien…
[Reply]
wah mudah2an Tugu kepalan itu jadi cambuk buat bangkit kembali
Afdhal´s last blog ..Titipan Dari Pemilik Blog
[Reply]
Pasti sedih sekali ya Bang melihat almamater hancur seperti itu, kemungkinan pasti akan dirubuhkan dan dibangun kembali yg baru.
Semoga kenangan bersama dulu, masih selalu ada ya Bang.
Salam.
bundadontworry´s last blog ..Mengenali wanita yg dihindari Pria.
[Reply]