self acceptance


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Pernahkah kita merasa tidak nyaman dengan apa yang kita miliki? Mata sipit, hidung bangir, pipi tembem atau tubuh pendek? Aku yakin, paling tidak sekali dalam hidup, kita pernah merasakan itu. Ingin sekali rasanya memiliki kesempurnaan luar biasa di diri ini. Tapi, siapakah di antara jutaan manusia di muka bumi ini yang sempurna? Tentu tidak ada!

Penerimaan keadaan diri (self acceptance) dengan apa adanya adalah salah satu cara terbaik untuk menjawab persoalan di atas. Menerima keadaan diri dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akan sangat mempengaruhi kebahagiaan kita. Kebahagiaan tersebut, tentulah akan sangat berpengaruh pada kecerdasan emosional dan spiritual kita.

Pemberian yang Tuhan anugerahi kepada masing-masing kita itu tidaklah pernah salah. Kita tidak akan pernah dihukum atas kelebihan yang Tuhan berikan kepada kita ataupun sebaliknya. Tapi, hukum itu berlaku pada bagaimana cara kita memanfaatkan pemberian itu.

Sebagai contoh, seseorang yang memiliki wajah cantik memesona, takkan dipertanyakan dan dipersoalkan soal kecantikannya. Bagaimana dia memanfaatkan kecantikannya itulah yang akan jadi obyek hukum. Bila ia memanfaatkannya secara positif, tentulah kebaikan yang akan ia peroleh. Namun, bila ia manfaatkan itu untuk keburukan, alamat kenistaan yang ia terima.

Maka, agar kesyukuran kita terhadap pemberian Tuhan itu semakin membesar, cara yang terbaik adalah menerimanya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Kita mintakan kepadaNya agar tetap menjadikan kita sebagai orang yang mampu memanfaatkan segala pemberianNya tetap dalam jalur aturNya.

Nah, tema di atas adalah salah satu dari sekian banyak tema yang aku obrolkan dengan beberapa sahabat nara blog, pada 13 Januari 2010 kemarin. Bertempat di Cilandak Town Squre, Jakarta, aku bertemu dengan Yessy Muchtar, Reva Liany Pane dan Didot Halim setelah sebelumnya mendapat surprise dari Om Nh. Ya, sekali lagi aku melakukan kopdar (ayo jangan ada yang menjuluki aku raja kopdar lagi, nanti tak kopdari juga lho ;) ).

Aku sangat bahagia dapat bertemu dengan mereka kemarin itu. Diskusi kami cukup bervitamin. Didot dengan pemikirannya yang gilang gemilang, Reva dengan analisanya yang dahsyat , Yessy dengan celotehannya yang aduhai serta Om Nh dengan candaannya yang gak jayus sama sekali. Sayang, Om Nh dan Didot harus pamit duluan, sehingga tinggal kami bertiga menghabiskan sore itu.

Terus terang, seharian kemarin itu aku berada di Citos sejak pukul 10 pagi dan baru pulang sekitar pukul 9 malam. Aku melakukan banyak pertemuan di situ. Karena aku tidak begitu paham Jakarta, maka semua janji yang kubuat hari itu kuminta untuk dilakukan di Citos. Parahnya, tempat pertemuanku itu semuanya bertemakan “kopi”. Wuih… sehari kemarin itu, perutku nyaris dipenuhi kafein. Dasar gak kreatif, hehehe… :D

Kepada semua narablog yang sudah bertemu kemarin, termasuk yang sudah bertemu di acaranya DM, aku haturkan ribuan terima kasih. Sungguh, aku bahagia sekali… :)

citos01Bersama Yessy, Reva dan Om Nh
citos03Bersama Didot, Om Nh, Yessy dan Reva

citos05citos06citos07
Dasar Yessy, orang lagi serius diskusi, dia malah sibuk menyalurkan bakat narsisnya, hahaha… :D

Tiga foto terakhir, dicomot dengan semena-mena dari facebook-nya Yessy


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

70 comments on “self acceptance

    • sebetulnya ada tema yang lebih berat lagi nechan, yaitu tentang harga besi satu ton, hahaha… :D

      soal gosip, emmm…. emm…. gimana ya? ;)

  1. Kopdar dengan tema serius seperti ini?
    Waduh….tapi benar Uda, jika di Jakarta, sebaiknya memang menunggu di Citos atau salah satu Mal….yang banyak pilihan untuk makan, ada toilet, ada tempat sholat. Saya pernah ketemuan dengan beberapa kelompok teman di situ..lucu juga..begitu kelompok satu berjalan 1 jam…saya pamit ke kelompok lain..jadi masing2 kelompok orangnya berputar terus…hehehe…seru, tapi kalau tak begitu di Jakarta hanya bisa 2 pertemuan dalam satu hari gara2 tersita macet. Dan kantor Yessy dekat dengan Citos, dari tempat om trainerpun mudah di capai.

    Self Acceptance? Saya akui saat remaja, saya sempat berpikir…”andai aku secantik dia, atau andai aku bisa berkomunikasi seperti dia…dst nya”, memang masa remaja adalah masa pencarian identitas. Justru karena pernah mengalami seperti ini, saya mendampingi anak-anak dan banyak cerita pengalaman, perasaan pada masa remaja ke anak-anakku. Padahal, masing-masing orang telah diberi karunia, kelebihan dan kekurangan…yang biasanya kita sadari setelah beranjak dewasa, sejak mulai masuk menjadi mahasiswa.
    .-= edratna´s last blog ..Akikah Epitaph di Newseum Café: Sebuah novel yang merupakan buah permenungan, hati yang berontak, ada rasa indah dan mengharukan =-.

  2. Self Acceptance? Buatku Tuhan sudah memberiku sedemikian berlebih. Tak ada yang kurang…..

    hanya jadi melirik saja, jika seseorang yang dekat memberiku julukan Mbem atau Ndut misalnya…….hehehe

    Seru banget ya Uda, kopdarnya bertema…… narsisnya teteuupp……

    • wah, kalau nungki yang segede gitu dibilang Mbem atau Ndut, trus saya dibilang apa dong? hehehe…. :D

      yups… kopdar selalu seru. kapan-kapan kita kopdar lagi ya :)

    • benar sekali Kris… secara merekapun sudah kita kenal sebelumnya dari pikiran yang dituangkan lewat blog, jadinya enak untuk berdiskusi…

      kopinya habis dua drum, hahaha… :D

  3. ngena banget di paragraf – paragraf awal da..
    setuju banget…dengan mensyukuri semua nikmat yang telah diberikan pada kita..termasuk bagaimanapun keadaan kita..akan membuat kita selalu berfikir positif pada Nya..
    .-= isil´s last blog ..Tumpeng Tuk Sahabat… =-.

  4. **sedang menyiapkan tema diskusi, siapa tau dikopdari sama Raja Kopdar suatu saat :D

    Bundo setuju bahwa karuniaNYA haruslah dimanfaatkan sesuai jalanNYA sebagai wujud syukur kita sbg makhluk lemah ini.

    Bundo setuju bahwa kopdar itu indah **suatu saat pasti aku kejar raja kopdar itu ke jogja :D
    .-= nakjaDimande´s last blog ..Chemistry =-.

    • Yang jelas …
      just like I said before
      Tahun ini saya ada jadwal ke Bukit tinggi … !!!
      catet !!
      (hehehe)
      (tapi tolong singkirkan dulu Bor, Gunting, Suntikan, Anestesi dsb … peralatan kedokteran gigi itu ya Bundo …)(bisa mati berdiri aku jika melihat gadget kebanggaan Bundo Dentist itu )
      .-= nh18´s last blog ..BLOG COMMUNITY =-.

      • wah perbincangan yang menarik nih disini…
        ada sang Om trainer, da vizon dan bundo nakjaDimande..

        ikut nimbrung ah..biar si om trainer dikelilingi orang padang..hehe..

        Wah..siap2 tuh Bund..kopdar dengan sang trainer..
        mhmm..kalau lebaran pulang kampung..kayaknya pengen juga tuh kopdar ke bukittinggi,berkunjung kerumahnya bu dokter…hehe :-)
        .-= isil´s last blog ..Tumpeng Tuk Sahabat… =-.

        • Sil… Om trainer itu urang sumando awak, jan digaduah, berang niniak mamak bekoh, hehehe… :)

          Eh, ini rahasia ya, jangan bilang siapa-siapa, kalau mau kopdar sama si bundo, jangan bikin janji, todong aja langsung, hahaha… :D

        • Oh..iyo bana tu da??

          hehe..ternyata dan ternyata masih ada hubungan dengan orang minang juga nih om trainer..

          Rahasia ya??Siph..da..(Tutup mulut..:-) )

          hihi..langsung todong??Ide bagus juga tuh…
          .-= isil´s last blog ..Tumpeng Tuk Sahabat… =-.

    • temanya jangan soal barches ya… :D

      semoga kita termasuk yang selalu bersyukur ya bundo, karena kesyukuran itu akan menambah kebahagiaan, kebahagiaan akan menambah kesehatan…

      **berdiam di tempat, menunggu dikejar oleh seorang dokter untuk kopdar**

  5. Hahahaha …
    Ada 3 hal uda …
    #1. Preman Citos
    Iki judule … 13 Januari 2010 –> Uda Vizon jadi Preman Citos …
    Hampir 12 jam disana jeh … Pindah-pindah cafe pasti ya Da …

    #2. Diskusi
    Aaarrrgghh sayang saat diskusi itu berlangsung saya sudah cabut dari sana …
    sebab … masalah ini juga sering menghinggapi saya juga para trainee …
    Saya dulu benci sekali dengan keragaan fisik Mata saya yang sipit dan kumis saya yang tumbuh sekenanya … (alias jarang-jarang).
    Namun dengan berjalannya waktu saya malah justru bersyukur diciptakanNYA seperti ini …
    (dan kalau memang dasarnya sudah ganteng … ya ganteng saja … betul tak ?)

    #3. Narcis
    Hahahaha … Yessy akhirnya nggak tahan juga ya … setelah saya ndak ada … di sudah tak tahan lagi untuk tidak berfoto-foto
    Kalo ada saya … dia agak jaim …
    Hahahaha

    Salam saya Da
    (untuk sementara … karena saya akan datang lagi)
    (seperti biasa …) :)

    • #1. Preman Citos,
      benar banget Om… tau gak, kami habis dari lantai dua itu, turun lagi ke lantai satu, dan nangkring lagi di kedai kopi kita sebelum itu. gara-gara Reva menawarkan belanja di sana pakai kartu kredit miliknya yang bisa dapat diskon 50%. ya sudah, sampai jam 18.30 kita nangring bertiga di situ, hahaha… :D

      #2. Diskusi,
      kalau ada Om, pasti persoalan yang dilontarkan akan jauh lebih semarak dibicarakan, terutama soal yang dilontarkan Yessy…

      #3. Narcis,
      nah itulah dia Yessy yang sesungguhnya Om, gak tahan dia lama-lama berdiam diri dengan keseriusan. harus ada aksi narsis yang gak ketulungan itu… :D

      (bersidekap di depan pintu surau, menunggu kehadiran Om Trainer berikutnya)

  6. Wahhh …. pasti menyenangkan sekali yah bisa kopdar n nongkrong bareng dengan teman2 se-blogosphore, hee, apalagi dengan si narsis yang gak pernah jaim itu, hee

    ditunggu ahh waktu2 untuk kopdar bersama si raja kopdar, hee

  7. Wah seru banget nih…. setelah baca blognya si Om juga :D
    Self acceptance, dimulai dari orangtua yang selalu merasa bangga menerima apapun kondisi anaknya. Belajar dari situ, self acceptance saya tumbuh, menerima diri saya sendiri apa adanya.

  8. Dari blog Pak NH saya terbawa kesini.
    Pengen juga bisa kopdar dengan teman teman blogger, tahun lalu saya nggak kopdar sama sekali.

    Tapi klo kopdar ga pengen ngomongin yang berat berat… :-)

    • Kata “senior” itu bukan menunjukkan usia tho? ;)
      Gaklah, gak berat sama sekali. Itu hanya sedikit bagian penting dari kehebohan kita waktu itu. :)

    • yes, betul sekali bunda…
      karena semua ini gratis diberikan oleh Tuhan kepada kita, maka mari kita manfaatkan dengan bijak… :)

  9. hahaha… baru baca judulnya udah langsung tau kalo ini sedikit dari hasil obrolan kita kemaren da;p

    soalnya aku juga nulis tentang ‘angel’ (malaikat lho ya, bukan angel bahasa jawa yg artinya ‘susah’ itu:D ) dan tentang manusia yg kepengen kesempurnaan jadi malaikat,itu juga karena obrolan kita ini kemaren;)

    intinya memang bersyukur sih seperti kata uda,kalau kita sudah mensyukuri apa pemberianNYA maka kita akan bahagia dengan diri kita apa adanya. nah cara kita bersyukur ya itu tadi disesuaikan dengan perbuatan2 kita sehari2 dan dengan alasan mengapa kita diciptakan ,mungkin kalo di perusahaan itu semacam visi dan misi kali ya?

    yg jelas kalo perbuatan kita belum sesuai dengan alasan mengapa kita diciptakan (tidaklah AKU menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKU) ya mending kita rubah cara dan jalan kita tadi tentunya.

    wah lanjut sampai jam 9 malam? hebat,tau gitu aku balik lagi pulang kantor jam 7 ya??hihihi

    btw yessy emang gitu kok (narsis.com) ,kalo gak gitu bukan yessy:D *ngelirik yessy yg lagi narsis
    .-= didot´s last blog ..Adzan =-.

    • Sebetulnya Reva dan Yessy sudah mau balik, tapi karena mereka tahu saya menunggu pertemuan berikutnya, maka mereka bersedia menemani sampai maghrib, sekalian menunggu Om Tatang menjemput Yessy.

      Narsis itu memang sudah identik dengan Yessy, takkan Yessy namanya bila tidak narsis, hehehe… :D

  10. Self acceptance. Istilah yang canggih untuk syukur, ya, Uda.

    Bagi saya, syukur adalah sikap yang paling rasional dan murah dalam menghadapi hidup ini. Tak ada manusia yang sempurna, karena Yang Maha Sempurna hanyalah Dia semata. Tak ada pemberian Tuhan yang sia-sia, karena Ia memang Maha Bijaksana dan Paling Mengerti kondisi makhluk-Nya.
    .-= racheedus´s last blog ..Hikayat Si Pandai Besi dan Si Tetangga Cantik =-.

    • Betul sekali Mas Rashid, tidak ada yang sia-sia Tuhan ciptakan di muka bumi ini, bahkan bau busuk juga ada gunanya, bila tak ada bau busuk, takkan kita ketahui seperti apa bau harum itu… :D

  11. Ketika semua ini berlangsung, pagi harinya aku ditanya oleh Yessy: “Masih di Jakarta atau sudah pulang ke Bandung, Dan? Siang nanti aku mau ketemuan sama Uda.”

    Hmmm… Aku sempat menimang-nimang soal Citos. Satu sisi aku masih rindu sama Uda. Karena malamnya pertemuan dengan Uda begitu singkat. Tak sempat obrol-obrol panjang dan santai seperti lalu-lalu. Di sisi lain, aku belum pernah ketemu Yessy. Sepertinya menarik juga untuk bertemu di Citos.

    Tapi yah, aku sedang tidak di kedua kota yang ditanyakan Yessy. Baik Jakarta maupun Bandung. Jadi aku belum bisa memutuskan. Hehe. Senang melihat foto-fotonya, Da :)
    .-= DM´s last blog ..DM: Epitaph, Rindu Adik Pada Kakaknya =-.

  12. …..”Pemberian yang Tuhan anugerahi kepada masing-masing kita itu tidaklah pernah salah. Kita tidak akan pernah dihukum atas kelebihan yang Tuhan berikan kepada kita ataupun sebaliknya.”….. —- yang satu ini sangat melegakan, Uda :)
    .-= Reva Liany Pane´s last blog ..When You Meet Again =-.

  13. hmm, kebayang deh serunya obrolan itu

    saya sering mengeluhkan apa yang saya miliki. tp dulu om, itu dulu. sekarang insyaallah gak lagi :)

    mbak yessy, kumat deh narsisnya he he he
    .-= zulhaq´s last blog ..Awalan Sinting (17+) =-.

  14. intinya adalah bersyukur ya, da?

    setuju soal itu.
    yang saya nggak setuju cuman larangan menyebut uda vizon “raja kopdar.” terimalah, da. uda emang raja kopdar. masih syukur nggak dibilang “hantu kopdar” hayooo…

    ingat, self acceptance, da. hihi.
    *siap-siap dikopdari uda vizon*
    .-= marshmallow´s last blog ..Invincible Creature =-.

    • jadi, self acceptance saya jadi raja kopdar? ohmaigat!
      ok lah kalau begitu… saya segera meluncur ke medan, untuk memberikan “hukuman” kopdar bagi blogger di sana… :D

  15. kalau memang rajanya kopdar ya harus diterima toh :P
    hidup uda raja kopda *mati aku nanti di aduin ke jalan Obor nanti gak boleh lewat sana :D*

    obrolan untuk kopdarnya berat banget sih? ada yang lain gak yg diomongin? hihihihi…uda kapan kita ketemuan lagi?
    .-= Ria´s last blog ..For You & Our Friendship =-.

  16. Kalo saya uda, udah menerima diri saya apa adannya kok…dan sekarang terus belajar untuk menerima orang lain apa adanya (saya pikir ini paling penting)

    btw, aku tetap NGIRIIIIIII
    kapan bisa kopdar dengan uda
    dan kopdarnya di Kweni !!!!!!
    .-= AFDHAL´s last blog ..The Island Journey; Ambon =-.

  17. uhuyyyy…..akhirnya kita ketemu juga ya Uda :)
    Semoga hubungan silaturahmi ini terus berjalan dan tidak termakan waktu :)

    Mau ngikutin apa kata om NH…this is the beauty of blogging, indeed ;) hehehehe
    .-= yessymuchtar´s last blog ..One Fine Day… =-.

  18. weii… seru banget pasti… !! saya baca kopdarnya uda ini di rumahnya Om Nh..

    *tentang self acceptance… itu penting banget.. ! banyak orang yang sukses justru karena menjadikan kekurangan atau kelemahannya sebagai kekuatan… kapan kekuatan itu dimulai, ya tentunya saat kita bersyukur dengan apapun yang diberikan Allah… ( cieee.. gaya ya ngomongnya.. :) )
    .-= ceuceusovi´s last blog ..Tiga Hari Ini.. =-.

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>