laki-laki vs perempuan


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Beberapa waktu yang lalu, aku bersama kawan-kawan berbagi pengetahuan dengan warga dusun Bedukan, Pleret, Bantul tentang relasi laki-laki dan perempuan.

pleret (1)

Yang menarik adalah, ketika peserta kami bagi  menjadi dua kelompok besar, yakni kelompok Ibu-ibu dan kelompok Bapak-bapak. Masing-masing kelompok diminta untuk menuangkan persepsi mereka terhadap pasangan (persepsi perempuan terhadap laki-laki dan sebaliknya).

Inilah pandangan polos warga desa itu:

pleret (3)
Persepsi perempuan terhadap para lelaki

Coba bandingkan dengan ini:

pleret (8)
Persepsi para lelaki terhadap perempuan

Itulah persepsi mereka yang patut dianalisa lebih jauh lagi.
Nah, bagaimana persepsi ideal Anda terhadap pasangan? :) :) :)


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

44 comments on “laki-laki vs perempuan

  1. Kok masing-masing melihat sisi negatifnya, serta kewajiban yang harus dipenuhi oleh pasangan ya?

    Berarti stigma nya masih seperti dulu ya….paahal mestinya saat ini antara suami isteri adalah seperti pasangan yang bekerjasama dalam mengelola rumah tangga, serta bagaimana mendidik anak-anak yang dilahirkannya.

    Jadi SALING….seperti yang dituliskan om trainer, belum ada, atau belum muncul?
    .-= edratna´s last blog ..Nikmatnya pesan makan via “Delivery order” =-.

    • stigma seperti itu masih sangat banyak beredar di masyarakat kita Bu Enny… hanya masyarakat perkotaan dan terpelajar saja barangkali yang sudah mulai memiliki pemahaman baik soal hubungan laki-laki dan perempuan

  2. hihihihih walah ini lucu sekali lelaki2 itu hehehehe…seperti comment pak oemar…kok ada sih gambar2nya :D ohya kayaknya keliatan ya perempuan itu banyak maunya… :P

    kalau aku ya uda…pengen nyari pasangan yang bisa jadi patner hidup, artinya bisa jadi semuanya tetapi balik lagi kan kita nyari pasangan untuk ngelengkapin yg tidak sempurna jadi sempurna…bukan nyari pasangan yg sempurna kan ndak ada toh! karena setiap manusia baik lelaki atau perempuan punya kekurangan dan kelebihan….*ini pendapat pribadi*
    .-= Ria´s last blog ..Just Be Your Self! =-.

    • meski tidak sempurna secara utuh, setidaknya mendekati kriteria ideal. begitu kan?

      btw, si dia itu sudah ideal belum? huahaha… *dipentung*

  3. Hah …
    Menarik nih …

    Ada 3 aspek yang akan saya komentari (haiyah tetep)
    #1. Tulisan …
    Tulisan ibu-ibu itu rapi … neat … dan santun sekali sebaliknya tulisan bapak-bapak itu … aaarrgghhh yaaa begitulah

    #2. Saat Menulis
    Saya bisa membayangkan … Ibu-ibu itu kasak kusuk macam bergosip … sekalian curhat
    Sementara Bapak-bapak … pasti disambi cewawakan … cengar cengir … ha ha hi hi … malah pake digambar segala … ndak serius babar blas …

    #3. Mengenai Persepsi Ideal saya …
    mmm … mmmm …
    Ini aku pending dulu deh …
    :) :) :)
    Ada sih draft postingan mengenai itu …
    tapi mosok abis sol met kemaren … aku musti nulis mengenai hal yang sama lagi …
    hehehe (sebuah alasan … )(bilang aja belum Mood untuk menayangkannya …)

    Salam saya Uda …
    Ini menarik nih …
    .-= nh18´s last blog ..THE MAGIC OF THREE =-.

    • haiyah… teteup, tiga!

      #1 tulisan
      ibu-ibu itu menulis dengan cepat tapi rapi… mereka selesai lebih dulu

      #2 saat menulis
      benar sekali Om… ibu-ibu lebih heboh, bapak-bapak tetap kalem meski diselingin ketawa dengan suara yang berat itu… :D

      #3 persepsi idel dari Om…
      ditunggu postingannya… :)

  4. (tak cukup sekali )

    Saya tertarik untuk membaca headernya …
    “Program Pendidikan Keluarga …
    Berwawasan Gender …”

    Hmmm ini berat nih programnya …
    Betul ya Da ?
    .-= nh18´s last blog ..THE MAGIC OF THREE =-.

    • Temanya memang berat Om, tapi kawan-kawan berhasil membawakannya dengan enak, sehingga para peserta dapat mengikuti itu dengan baik… 3 hari lho Om… (yes, tiga lagi!)

    • dengan mengetahui persepsi orang terhadap kita, tentu dapat menjadi penggambaran buat kita tentang bagaimana harus bersikap selanjutnya :)

  5. meskipun pendidikan itu berpengaruh pada pemikiran manusia…kayaknya soal gender, amat sulit untuk diubah. Selama tinggal di masyarakat yang memang mempunyai persepsi tersendiri terhadap laki-laki dan perempuan, maka kita tidak bisa mengharapkan pemikiran mereka berubah. Sulit!
    .-= ikkyu_san´s last blog ..Kopi Luwak dari Sahabat Lama =-.

    • meski sulit, tapi tetap perlu disosialisasikan nechan…
      pendidikan gender bukan untuk mencari persamaan, tapi untuk memberikan pemahaman akan pentingnya saling mengerti dan menghargai :)

  6. ha ha ha, klo bundo hadir di sana, bundo jewer deh tuh yang bikin gambar..!

    gambaran tentang pasangan : teman seperjalananku yang tak pernah biarkan aku tertinggal jauh dibelakangnya.

  7. hahahaa…
    dari dua lembar kertas kerja ini, saya bisa melihat bahwa perempuan lebih indah dalam menyuarakan aspirasinya. dan laki-laki lebih gamblang. hehe.

    satu lagi, uda. perempuan kalau rapat bisa sambil hair drying, ngemil, dan ngegosip!
    .-= marshmallow´s last blog ..TGIF =-.

  8. hahahah…. ngakak banget baca yg persepsi laki terhadap perempuan,terutama yg bahasa jawa itu lho:D

    its true sih,tapi terlalu lebai juga ah,kan gak semua begitu,semua tergantung sudut pandang juga.

    pernah dimilis ada yg nulis gini :

    ” 1 istri = 7 x pusing ”

    ” jadi 4 istri tinggal kaliin aja pusingnya”

    wah ternyata pusing katanya kalo punya istri lebih dari 1.

    trus ada yg nimpalin begini :

    “1 istri = 7 x kenikmatan ”

    “jadi 4 istri tinggal dikaliin aja nikmatnya”

    nah,menurut saya semua pendapat tadi adalah benar adanya. tergantung situasi dan kondisi dari yg menjalaninya. kalo seumpamanya punya istri yg nyebelin ya mungkin jadi pusing terus,tapiiii… kalo dapet istri yg cantik dan baik ya juga nikmat tentunya.

    dan mestinya kita bisa mengerti bahwasanya hidup ini adalah masalah sudut pandang saja. dan sudut pandang itu banyak dipengaruhi wawasan dan pengetahuan si empunya pendapat.

    kalo dalam kasus istri tadi ya kita tinggal cari aja istri yg bener,jgn cari yg bikin pusing dong, ya gak?

    semua itu sebenarnya relatif banget,karena Allah telah memberikan kita anugerah terbesar ,yaitu perasaan ,makanya segalanya itu jadi relatif (kayak teori relativitasnya om albert einstein – gak nyambung sok dinyambung2in,hehe )

    kalo saya ambil dari sebuah film ,penjelasan relatif itu ada yg bilang begini :

    ” kalo megang kompor panas 1 menit rasanya akan seperti 1 jam, tapi jika megang body cewe yg seksi maka kita pegang 1 jam rasanya cuma kayak 1 menit”

    jadi sebenernya semua komentar dan pendapat di papan tulis itu benar,tergantung sudut pandang,background dan realita yg mereka alami saat mereka nulis hal itu:)
    .-= didot´s last blog ..Utang =-.

    • benar sekali Dot, semuanya benar tergantung dari point of view kita. namun, tetap ada universal value yang patut dipegangi dalam hubungan pria-wanita. dan itulah yang sedang berusaha kita gali :)

  9. Uda, ada 3 hal (ikut-ikut om trainer)
    1. no body’s perfect
    2. ibu-ibu tulisannya rapi sekali… kalo bapak-bapak… ya gitulahhh
    3. ibu-ibu jawabannya lebih normatif, sedangkan bapak-bapak lebih membumi

    kalo boleh tahu, objective dr forum ini apa uda?
    .-= Bro Neo´s last blog ..Pak Jono =-.

  10. pada intinya sih, yang penting komunikas dan rasa saling mengerti untuk saling mengisi serta menopang satu sama lain. karena pada dasarnya, suami maupun istri pasti memiliki keterbatasan masing masing. entah dalam segi waktu maupun kemampuan
    .-= zulhaq´s last blog ..Sinting Masuk Kelas (SMK) =-.

  11. Itu adalah persepsi polos orang-orang yang jauh dari wacana bias gender. Boleh jadi, itu adalah persepsi “purba” manusia dari zaman ke zaman. Tak perlu ngotot untuk dirubah dan dianggap sebagai suatu keterbelakangan.
    .-= racheedus´s last blog ..Memprotes Tuhan =-.

  12. heheheeee,,,
    boleeh juga buat intropeksi diri,,
    buat orang yang udah punyapasangn hidup,,
    n bisa jadi modal buat orang yang masih mencari pasangan hiduup,,,
    hem,,,,

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>