motto pembelajar

Salah seorang dari guru yang selalu menginspirasiku (seperti pernah kuceritakan dalam postingan berjudul “terima kasih guru) adalah KH. Hasan Abdullah Sahal. Beliau adalah putra dari salah seorang pendiri Pondok Modern Gontor, KH. Ahmad Sahal, yang saat ini dipercaya untuk memimpin pesantren tersebut.

Beberapa waktu lalu, aku berkesempatan mengunjungi beliau. Seperti biasanya, beliau selalu menyambut kehadiran murid-muridnya dengan penuh kehangatan dan keakraban. Sikap beliau yang seperti inilah yang membuatku selalu rindu untuk terus berkunjung.

pak hasan

Selayaknya bertemu dengan guru, maka berbagai nasehat dan petuahpun mengalir dari beliau. Salah satu dari banyak petuah yang beliau sampaikan kemarin adalah soal motto pembelajar. Ada empat hal yang harus menjadi motto bagi setiap pembelajar, yakni:

1. Berbudi Tinggi

Seorang pembelajar sejati semestinyalah memiliki budi yang tinggi. Pengetahuan yang dimiliki, janganlah sampai membuatnya tinggi hati, sombong dan congkak. Prinsip padi, semakin berisi semakin merunduk, adalah yang utama. Orang yang sombong dengan ilmunya, menunjukkan kehampaan jiwanya.

2. Berbadan Sehat

Kesehatan badan sangat dibutuhkan oleh seorang pembelajar. Kesehatan badan di sini bukan bermakna kesempurnaan, tapi merupakan keadaan yang fit dan siap menerima kucuran ilmu pengetahuan. Seorang pembelajar yang sedang sakit raganya, apalagi jiwanya, tentu akan kesulitan mengikuti proses transformasi pengetahuan. Untuk itu, menjaga kesehatan adalah penting. Caranya adalah selalu berolahraga dan bergembira. Dengan berolahraga, sirkulasi darah akan lancar dan dengan bergembira sirkulasi emosi pun dapat terkontrol.

3. Berpengetahuan Luas

Seorang pembelajar harus membuka akal dan hatinya seluas-luasnya agar dapat dengan mudah memperoleh pengetahuan. Keluasan pengetahuan akan membuat seorang pembelajar menjadi bijaksana. Kepicikan muncul sebagai akibat dari sempitnya ilmu yang dimiliki. Seorang pembelajar yang luas pengetahuannya, senantiasa menghargai segala bentuk pemikiran. Dan dengan keluasan pengetahuan, seseorang akan memiliki benteng yang kokoh untuk dirinya, sehingga tidak mudah tergelincir oleh godaan.

4. Berpikiran Bebas

Berpikir bebas adalah muara dari seluruh proses pembelajaran yang dilalui oleh seorang pembelajar. Hanya, perlu digarisbawahi bahwa kebebasan di sini bukanlah kebebasan yang tak terkendali. Kebebasan ini adalah kebebasan yang berlandaskan tiga hal sebelumnya, yakni ketinggian budi, kesehatan badan dan keluasan pengetahuan. Tanpa ketiga hal tersebut, pikiran manusia akan menjadi liar, dan itu akan sangat berbahaya. Keliaran akan membuat manusia menjadi sama dengan binatang, atau bahkan lebih rendah darinya.

Sungguh, aku merasa tercerahkan sekali dengan petuah ini. Rasanya tak habis syukurku memiliki guru yang rendah hati seperti Pak Hasan. Semoga aku dapat meneladani sikap beliau ini… :)

42 comments on “motto pembelajar

  1. Terpujilah
    Wahai Engkau…
    Ibu Bapak guru ….

    Masih teringat ketika kita masih di Sekolah Dasar “TEMPO DOELOE”. Setiap Senin pagi slalu bernyanyi untuk menyanjung bakti seorang guru.
    Tapi…… sekarang, inilah yang sudah hilang.
    Jangankan dalam nyanyian, dalam kehidupan sehari-hari agaknya mulai meluntur.
    Sikap bagaimana memunculkan dan selalu tertanam rasa rindu kepada seorang “GURU”.
    Sahabatku…kubangga, dikau merindukan guru-gurumu. Pertahankanlah……karena salah satu usaha agar ilmu pengetahuan kita bisa bertahan dan diamalkan dengan baik, didalamnya ada rasa hormat dan santun kepada guru, apalagi kalau mampu memegang teguh Petuahnya dengan baik. Good luck 4 u frend

    • Terima kasih saudaraku…
      Salutku juga buat dirimu yang senantiasa membimbing murid-muridmu dengan penuh keikhlasan
      I know you’re a great teacher, too… :)

  2. salam hormat untuk gurunya uda vizon yang hebat itu…
    aku juga mau jadi seorang pembelajar yang baik dengan motto2 diatas itu uda, tapi kadang tidak semudah yang diomongin ya :D
    .-= Ria´s last blog ..Love and Linux =-.

  3. Wah… Pak Hasan benar-benar jadi life-long teacher buat Uda nih… walopun dah nggak mondok, tapi ajarannya terus mengiringi perjalanan hidup Uda…

    Btw, Pa kabar Da? Dah lama nih mbolos nggak absen ke Surau Inyiak. Blog kedelai montok ku pun terabaikan sekian lama :-( Duty call… *ngeles*
    .-= anderson´s last blog ..Malam Pergantian Tahun =-.

    • Benar sekali Son, beliau adalah long-life inspiration saya…

      Alhamdulillah, kabar surau ini dan penghuninya baik-baik saja. Hanya, masih ada yang kurang karena salah satu tetangganya sering menghilang, hehehe…
      Santai aja Son… dalam hidup ada yang menjadi prioritas. Ibarat kata Pakde Kholik: ngeblog dengan enak tapi tidak seenaknya… :)

    • Betul, betul, betul…. (upin ipin mode : on) :D

      Tugas guru itu adalah mengarahkan muridnya untuk menemukan pengetahuannya, bukan menyuntikkannya. Otak manusia memiliki kemampuan yang dahsyat untuk menyerap pengetahuan sebanyak-banyaknya. Pengajaran yang diberikan oleh guru hanyalah pemicu untuk menggali pengetahuan yang lain yang jauh lebih luas…

  4. assalamualaikum Uda..
    sebelumnya salam kenal dulu dari Jogja.. sepertinya saya baru sekali ini mampir blog ini.

    saya setuju 4 poin tersebut. tapi yang saya soroti adalah yang berbadan sehat. seringnya kalo terlalu serius dalam belajar apapun, kadang suka kelupaan menjaga kesehatan. padahal itu jg sangat penting menunjang proses belajar kita..

    *ohya di foto atas wajah uda vizon kok mirip artis penyanyi Sarwana (grup vokal warna)… heheh… menurut saya lhoooo… :)
    .-= anna fardiana´s last blog ..Nikah Siri, Haram gak ya? =-.

    • Wa’alaikumussalam Mbak Anna…
      Senang berkenalan dengan sesama blogger Jogja :)

      Poin berbadan sehat itu sangat penting. Ada beberapa sahabat saya yang harus menghentikan langkahnya dalam menyelesaikan studi, hanya gara-gara kesehatan yang terganggu.

      Mirip Sarwana…? huahaha… ada-ada aja nih…
      Tempo hari ada yang bilang saya mirip Teuku Ryan, kemarin Imoe menulis di blognya saya mirip Ariel, sekarang dibilang mirip Sarwana, jadi yang benar mirip siapa nih…? hahaha… Thank You anyway mbak Anna… :D

  5. Berpengetahuan luas dan berpikiran bebas ini sangat penting uda, agar kita semakin memahami orang lain.
    Tulisanmu sungguh indah Uda, dan bersyukur mempunyai guru dan kemudian putranya yang selalu menjadi tempat singgah kita…membuat setiap kali uda ingin kembali napak tilas dan bincang-bincang dengan para tetua (Pemimpin) Pondok Gontor.
    .-= edratna´s last blog ..Si “hijau” yang selalu ditunggu setiap bulan =-.

    • Alhamdulillah Bu Enny, saya sangat bersyukur memiliki guru seperti beliau. Sebagai wujud kesyukuran itu, saya bagi apa yang saya peroleh melalui blog ini :)
      Terima kasih Bu Enny

  6. Kayaknya kalau semua pembelajar menerapkan semua motto ini, pasti mereka menjadi orang-orang hebat ya Uda… seperti halnya dengan guru Uda itu…
    berwawasan luas dan tetap rendah hati….
    .-= nanaharmanto´s last blog ..Imlek =-.

  7. Beruntung dikau bro sering mengunjungi beliau. Aku sampai sekarang belum punya kesempatan untuk berkenalan langsung. Apalagi kalau sendirian. Pasti beliau nggak kenal siapa gue.
    .-= Hery Azwan´s last blog ..My Roommate =-.

  8. Point nomer 2 a bit surprising for me Uda …

    Tetapi setelah saya renungkan kembali …
    hhmmm …
    bener juga …
    delivery tidak akan opitimal jika kita tidak fit …

    Point ke 2 … merupakan hal baru bagi saya …

    Salam saya uda …

    • dari pengalaman Om, ada beberapa teman saya yang tidak bisa melanjutkan studinya, hanya gara-gara kesehatan yang terganggu. maka, menjaga kesehatan, adalah mutlak diperlukan bagi seorang pembelajar…

  9. Aku selalu percaya, kalau tanpa didukung stamina yang fit, seringkali kita tak bisa optimal untuk meraih mimpi. Jadi, faktor kesehatan adalah sangat penting, ya, Uda…

    Uda beruntung memiliki guru seperti beliau.
    Dan aku beruntung memiliki kakak seperti Uda yang membagi ceritanya di sini… :)

  10. begitulah guru uda..
    selalu saja dari perkataan mereka banyak ilmu yang bisa kita ambil…

    titip salam buat sang guru yang menginspirasi uda itu ya… :-)

  11. saya jadi ‘iri’ sama uda. sempat dididik oleh para pendidik luar biasa yang kenal dekat dengan murid2nya. yang gak cuma kenal muridnya ketika di kelas saja… :mrgreen:

    btw, pak kyai pasti bangga tuh da, muridnya sekarang sudah punya banyak murid juga. hehe.. :D
    .-= morishige´s last blog ..Book: The Naked Traveler 2 =-.

  12. Aku sering denger nama Kyai Sahal…
    Uda, leluhurku dari pihak Papa di Jawa Timur banyak juga yang masuk ke ponpes..
    Pandangan mereka sangatlah teduh…. Salut! Dan aku senang berteman denganmu yang juga lulusan ponpes yang sangat teduh dan memahami perbedaan.
    .-= DV´s last blog ..Pak, Bapak =-.

  13. guru memang sangat mulia, itulah mengapa saya bercita-cita menjadi guru…walaupun akhirnya malah terdampar jadi peneliti..

    tapi setidaknya pernah merasakan jadi guru, mengajarkan banyak ilmu untuk anak-anak yang luar biasa, anak-anak yang selalu saya rindukan…

    saya juga teringat guru SD saya, Bu Ratmi, guru dengan kesabaran luar biasa, selalu bisa menghadapi kenakalan saya…pun di kuliah, Bu Sriani, salah satu dosen terbaik Nasional yang selalu menganggap mahasiswanya adalah anaknya

    memang luar biasa mereka, sungkem saya untuk KH. Hasan Abdullah Sahal, semoga ilmunya menjadi amal jariyah yang mengantarkannya ke surga. amin
    .-= Oyen´s last blog ..Blogging ala Oyen =-.

  14. Sayang sekali, saya hanya mendengar cerita tentang beliau dari saudara-saudara yang sempat belajar di Gontor. Termasuk juga dari Uda. Meski tak bertemu langsung, saya tetap mendapat pelajaran tak langsung beliau dari Uda dan saudara.
    .-= racheedus´s last blog ..Si Miskin =-.

  15. wah, banyak pembelajaran yah. jarang ada yang bilang badan harus sehat untuk sebuah motivasi. karena terkadang banyak orang mementingkan kesehatan batinnya tanpa memperhatikan kesehatan fisik, atau sebaliknya.

  16. membaca tulisan ini, bunda sangat mengagumi Sang Guru juga muridnya, betapa pembelajaran itu benar2 mengikuti ilmu padi, tdk boleh sombong namun harus berpengetahuan luas.
    Subhanallah, semoga Guru2 di negeri ini mampu menjadi seperti gurunya Inyiak,amin.
    Salam.
    .-= bundadontworry´s last blog ..Air Es Bikin Gemuk? =-.

  17. Yang paling sulit adalah BERFIKIRAN BEBAS da, karena setiap orang punya ukuran yangberbeda-beda, maka pintar pintarlah untuk mencari batas kebebasannya dan itu akan selalu di cari sepanjang hayat. wkwkwkw

  18. baru mikir ,ini blognya uda ya,jadi nasehatnya ada 4 poin,coba kalo blognya om trainer,pasti dibikin jadi 3 tuh ,hehehe

    terimakasih atas sharingnya ,insya Allah keempat nasehatnya guru uda akan dipraktekkan dalam hidup saya:D
    .-= didot´s last blog ..membeli sambil sedekah =-.

  19. sebesar kebanggaan uda memiliki guru sehebat beliau, saya yakin sebesar itu pulalah kebahagiaan beliau memiliki mantan siswa luar biasa seperti uda vizon.

    dan batiknya bagus sekali…
    .-= marshmallow´s last blog ..Nineteen Minutes =-.

  20. “”semua orang itu guru, alam raya sekolahku..sejahteralah bangsakuuu”

    ayo bernyanyiiii

    Bertanya sama-sama
    Belajar sama-sama.
    Kerja sama-sama.

    Semua orang itu guru.
    Alam raya sekolahku.
    Sejahteralah bangsaku.
    .-= koelit ketjil´s last blog ..Barang sejenak! =-.

  21. Sekilas 4 Motto itu terlihat gampang…tapi kalau dipahami tidak mudah juga ya uda…

    dan memang tidak hanya untuk para pembelajar saja (guru, dosen, trainer) tapi bisa juga untuk orang tua kepada anaknya, kakak kepada adik..
    tul gak uda??
    .-= AFDHAL´s last blog ..Sepuluh =-.

  22. woww… nasehat yg mantap uda, 4 hal yg harus saya ingat juga, terima kasih sharingnya..

    dan selain “hebat” dg petuah-petuahnya, saya yakin guru Uda “lebih hebat” lagi dg hidup dan teladannya

    salam,
    .-= Bro Neo´s last blog ..nJajah Desa Milang Kori =-.

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


− 6 = 3

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>