kartini vs kartono


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Kartini:

Wahai para Kartono, hari ini kami para Kartini ingin meminta kesediaan kalian untuk memberi kami ruang ekspresi, untuk aktualisasi diri. Kami adalah makhluk yang sama dengan kalian. Perbedaan biologis kita bukanlah alasan untuk membuat kami terpinggirkan, apatahlagi dilecehkan.

Sudah banyak yang kami lakukan untuk menyenangkan kalian. Berbagai cara telah kami buat untuk itu. Bahkan, kami pun rela menyakiti diri sendiri, berdandan habis-habisan. Beban yang kami pikulpun tidaklah ringan. Kadang, tak imbang antara beban di kepala dengan kaki yang menopang tubuh kami.

Pergauilah kami dengan lembut. Jangan kalian sakiti hati dan tubuh kami. Kekuatan tenaga yang kalian miliki jangan daratkan kepada kami. Justru, gunakanlah ia untuk membela dan melindungi kami.

Kartono:

Wahai para Kartini, sesungguhnya permintaan kalian itu tidaklah berat-berat amat. Sangat gampang bagi kami untuk memenuhinya. Hanya, terkadang kami meragu, apakah benar kalian ingin berekspresi secara luas di negeri ini? Kesungguhan kalian masih patut dikaji ulang. Takkah kan kalian gunakan kebebasan itu untuk menistakan martabat kalian sendiri?

Sementara itu, masih banyak di antara kalian yang menghabiskan waktunya secara percuma. Kalian lebih senang membicarakan orang daripada ide.

Wahai para Kartini… Saat ini sudah kami beri ruang ekspresi secara luas untuk kalian. Pergunakanlah dengan bijak. Jangan sampai kebablasan. Jangan sampai hal itu justru membuat kami, para Kartono, kehilangan ruang. Jangan sampai kami pun suatu saat menuntut hal yang sama kepada kalian. Tidak lucu bukan, jika nanti muncul gerakan Emansipasi Pria?

SELAMAT HARI KARTINI… :D

.

Note:

Teman-teman, maafkan jika aku akan sangat jarang menyambangi blog Anda dalam beberapa waktu ke depan. Ada hal mustahak yang menuntut fokus lebih dariku, saat ini… :)


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

15 comments on “kartini vs kartono

  1. Just Wanna Say …

    Foto “Kartini-kartini” kecil didalam becak itu …
    Keren Sangat … !!!
    Ekspresinya dapet !

    Salam saya Uda …
    .-= nh18´s last blog ..OJEK AT UBUD =-.

    • setujuh sama Om Nh.. foto itu seperti bidikan fotografer Profesional. Sama sekali bukan seperti bidikan Uda Vizon **ini niatnya mau muji atau apa siyh?

      pokoke keren, rancak bana..!

  2. Hmm….

    Kok rasanya yg ini kurang simpatik sih, Uda – ….. “Saat ini sudah kami beri ruang ekspresi secara luas untuk kalian. Pergunakanlah dengan bijak. Jangan sampai kebablasan”…..

    Well, Lee ingin sekali mendengar latar belakang pemikiran di balik kalimat di atas ;)
    .-= Reva Liany Pane´s last blog ..Segitiga dan Logika =-.

  3. dimaklumkan uda…Aku doakan semuanya lancar2 saja ya..dan Allah memudahkan semuanya ;)

    btw…gambar2nya lucu banget, udah pinter deh ngambilnya!

    Selamat hari kartini buat Uni icha dan Sang Gadis dirumah Uda…salam sayang buat mereka berdua.

  4. gimana kartini bisa bablas siyh..? kan dia hanya sebuah lengkung kecil di rusuk kartono. Pastinya kartono yang lupa merengkuh biar ngga bablas. nah loh?!!!

  5. aih.. bisa2nya uda.. menggabungkan pemikiran dengan foto2 kartini kartono cilik itu…

    yang jelas Uda,
    bagi saya salah satu perempuan masa kini, tetap tidak bisa lepas dari dukungan laki-laki.. kalo dulu bapak, sekarng suami.. karena peremuan dan laki2 tetap punya kodrat masing2 ..
    .-= anna´s last blog ..Ketika Superman Ngasih Batik =-.

  6. Waduh … saya sebenarnya pengin nulis tentang ini kemarin, tapi nggak sempat.

    Tentang anak-anak (dan orang dewasa juga) yang merayakan hari Kartini HANYA dengan berpakaian daerah. Sungguh membuat hati saya ‘ngganjel’. Mengapa hari Kartini diperingati hanya dengan mengambil simbol-simbol dan kulit-kulitnya saja?
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Meraih Senyum Ibu =-.

  7. Pingback: kartini vs kartono « SURAUPUSAKA

  8. Kartini dan Kartononya lucu2 da, hehhe…
    pesan moralnya, Ok banget.. :)
    emansipasi memang tak boleh kebablasan ya da, harus ingat kodrat.. :)

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>