balimau

Balimau adalah tradisi masyarakat Minangkabau dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Kegiatannya adalah mandi keramas dengan diniatkan untuk membersihkan jiwa dan raga dari segala dosa, sehingga bisa memasuki bulan Ramadhan dengan penuh kesucian. Kegiatan ini bisa dilakukan sendiri di kamar mandi, atau secara bersama-sama di sungai atau tempat pemandian umum lainnya. Di masyarakat Jawa, tradisi ini dikenal dengan istilah padusan.

Kegiatan ini sesungguhnya tidaklah ada dalam syariat Islam. Ini hanya tradisi peninggalan nenek moyang yang kemudian dilekatkan dengan unsur-unsur keagamaan. Spirit dari kegiatan ini sebenarnya tidaklah ada yang salah. Hanya saja, belakangan kegiatan ini justru menjadi ajang maksiat. Sudah jadi pemandangan yang lumrah saja bila kita melihat aksi muda-mudi yang tak pantas menurut adat apalagi agama dalam kegiatan balimau atau padusan ini.

Fenomena ini patut direnungi lagi untuk kemudian memperbaikinya. Jangan sampai, sesuatu yang berspirit keagamaan, justru berwujud kemaksiatan, yang tentunya bertentangan dengan ajaran agama itu sendiri.

Terlepas dari hal itu semua, yang jelas, hari ini aku juga ingin ‘BALIMAU’. Tentu saja bukan balimau yang biasa.  Aku ingin membersihkan diri ini dari segala kesalahan; perkataan, tulisan maupun perilaku. Caranya? Tentu saja memohonkan maaf, dengan segala kerendahan hati, kepada sahabat narablog semuanya. Semoga Ramadhan kali ini dapat kita jalankan dengan kekhusyukan yang jauh lebih baik dari tahun lalu.

SELAMAT BERPUASA SAHABATKU…
SEMOGA BERKAH SELALU… :)

20 comments on “balimau

  1. Selamat berpuasa Uda…sampaikan salam buat Uni dan fantastic four ya…Mohon maaf jikalau ada kesalahan…

    Wassalam…

    Ria
    :)

  2. da Vizon
    onde lah hari partamo puaso kini da, lun sompat mintak maaf jo uda lai, mohon maaf ambo jo uda dan sekeluarga jiko ado kesalahan, selamat menjalankan ibadah puaso…!

  3. maaf lahir batin, selamat puasa buat uda dan keluarga

    balimau
    jadi inget masih kecil opung juga suka nyuruh kita keramas dengan air bunga sebelum ramadhan dan idhul fitri

  4. selamat menunaikan ibadah puasa Uda..
    semoga amal ibadah puasa kita diterima oleh Allah :)

    betul sekali, jangan sampe hal2 yang sebenernya ditujukan untuk keagamaan malah diselewengkan untuk hal2 yang menjauh dari syariat..

  5. selamat menunaikan ibadah puasa Uda.
    menurutku yang namanya ibadah haruslah merekatkan hubungan antara kita dan Allah, tanpa tujuan lain yang bisa mencemarkan ibadah itu sendiri.

    EM

  6. Sudah memasuki hari ke-4, bagaimana puasanya, Uda? Semoga lancar dan sehat ya …

    Memang betul, sekarang ini yang melaksanakan padusan (atau balimau di Minang), sangat jarang yang dilandasi dengan niat keagamaan. Yang ada adalah hura-hura belaka. Bagi yang benar-benar ingin melaksanakan syariat, membersihkan dirinya justru cukup di rumah saja ….

  7. Selamat menjalankah ibadah puasa Uda.
    Semoga puasa kita diterima oleh Allah swt. Amien.

    Saya belum pernah melihat atau ikut dalam acara padusan. Teman saya, yang pernah memimpin Sendik BRI Padang, pernah ikut mandi balimau ini, di sungai yang mengarah ke Universitas Andalas…saat mengunjungi Padang saya ditunjukkan sungainya, yang masih jernih airnya dan berbatu-batu.

  8. Mohon maaf lahir bathin ya, Om. Selamat menunaikan Ibadah puasa.

    Iya. terkadang tradisi dan hal seperti itu, ada yang mengartikan lain.

  9. Salam Kenal dariku, nice artikel :D Sekalian mau bilang Met Puasa bagi yang puasa. Met sejahtera bagi yang gak njalanin. Semoga selamat & damai dimuka Bumi. Amin :D

  10. Slamat berpuasa, Uda!
    Semoga di bulan ini kamu sekeluarga semakin dimuliakan melalui ibadah suci.

    Salam dari jauh…

  11. Pingback: hari balimau, sehari sebelum puasa « Ujang Andaleh – Unand

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>