jogja java carnival 2010


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Pengalaman berdesak-desakan ketika menonton Jogja Java Carnival tahun 2009 yang lalu, tidak menyurutkan minat kami untuk menontonnya kembali tahun ini. Sensasi melihat perhelatan akbar itu secara langsung mampu mematahkan segala kesusahan yang menghadang. Maka, dengan semangat juang 45 (halah, lebay), kami pun hadir di jalan Maliboro yang semakin sempit dengan lautan manusia, demi menonton Jogja Java Carnival 2010.

Aku tidak akan bercerita tentang acara ini, silahkanlah baca langsung di websitenya: www.jogjajavacarnival.com.

Di sini, aku hanya ingin berbagi hasil pandangan mata kameraku. Karena yang mengambil gambar ini adalah seseorang yang “tak tahu diri” dan jauh dari kata profesional, maka harap dimaklumi nekjika hasilnya sangat alakadar. Dan jangan bandingkan dengan hasil jepretan tetangga sebelah yang baru saja bernasis eleykhan di Senggigi, hehe.. :)

Ok, ceidot:

Tema yang diusung tahun ini adalah Celebration of Cultural Unity, menurutku sangat tepat untuk menggambarkan Kota Yogyakarta saat ini. Kota dengan beragam kultur, mampu menyatu dengan penuh keharmonisan. Untuk itu, capaian ini patut dirayakan.

Budaya, bagi orang Jogja bukanlah sesuatu yang kaku. Ia adalah sesuatu yang berkembang dengan pesat dan mengikuti zaman. Namun, filosofi yang mendasarinya, tetap harus menjadi nilai utama.

Tema lingkungan hidup, terutama isu Global Warming, menjadi salah satu suguhan utama dalam event kali ini

Kreatifitas adalah ciri khas Yogyakarta. Hal itu ditunjukkan dengan tampilnya aneka kostum yang spektakuler… Cuma, siapa ya yang mau memakainya? Hehehe… :)

Sebagai kota yang juga cinta anak, maka para tokoh animasi pun tampil secara kolosal dan mampu menyedot perhatian anak-anak (orang dewasa juga sih…) ;)

Sebagaimana temanya, merayakan keragaman budaya, maka yang tampil tidak hanya orang Jogja saja, tapi juga dari mancanegara dan daerah lain di Indonesia.

Event yang sudah menjadi agenda rutin Kota Yogyakarta ini memang mampu menyedot perhatian seluruh masyarakat Yogyakarta, termasuk juga para pelancong. Jalan Malioboro yang sempit, menjadi semakin kehabisan ruang untuk menampung ribuan manusia. Berbagai cara dilakukan oleh para penonton untuk dapat menyaksikan acara ini; naik ke atap gedung atau kotak pos. Satu lagi, ternyata bakat narsis tidak mengenal tempat. Meski berdesak-desakan, narsis jalan teruuusss… hahaha… :D

Sekedar usulan kepada Pemkot Yogyakarta, apa tidak sebaiknya dicari lokasi lain yang lebih luas untuk acara ini di tahun-tahun mendatang? Malioboro terlalu kecil untuk acara sebesar ini. Barangkali bisa dipertimbangkan menggunakan Jalan Brigjen Katamso yang jauh lebih luas dan masih tetap terhubung dengan alun-alun Utara. Ini sekedar usul lho Pak Sultan dan Pak Wako, piiisss… hehehe… :)

Acara ini memang layak untuk ditonton. Bagi anda yang belum menontonnya tahun ini, rencanakanlah untuk menontonnya tahun depan. Insya Allah lebih seru..

Oya, cek juga laporan pandangan mata Mbak Anna, di sini ya.. :)

.


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

18 comments on “jogja java carnival 2010

    • Emang carnival, nechan… judulnya kan jogja java carnival, hehehe… :)

      Borobudur? Gak mungkin lah. Itu bukan wilayah Jogja, itu sudah masuk Magelang, Jawa Tengah.
      Beberapa jalan protokol di Jogja, cukup representatif untuk dijadikan lokasi carnival ini, lumayan luas dan bisa meminimalisir keruwetan..

    • Ata… kalau acara karnavalnya memang cuma sehari, tapi rangkaian acara memeriahkan ulangtahun Yogya sangat banyak. Hampir satu bulan ini, berbagai acara digelar, dan JJC ini adalah puncaknya.. :)

  1. Wah, ramai sekali di sana
    Aku bangga menjadi Indonesia
    Meski tak satu pun pakaian adat yg kupunya
    Tak satu pun tari daerah yg benar2 kuhapal :D

  2. Wah … saya nggak nonton JJC kemarin, Uda. Nggak tahan membayangkan padatnya penonton … :(
    Tapi alhamdulillah bisa ikut menikmati foto-fotonya. Foto-foto jepretan Uda baguuus loh. Memotret obyek yang terus bergerak begitu kan nggak gampang. Wis, mantep pokoke … :)

  3. waaah.. ternyata Uda juga nonton yaa?
    kalo saya nggak di Malioboro-nya.. tapi di alun2 utara.. dekat panggung utamanya..

    seru-seru…
    mungkin kalo pas di alun2 nya nggak berasa sempit.. tapi kalo di Malioboro kerasa yah.

    foto orang lagi narsisinya lucu tuh.. hehe.. sayang gak ada fotonya Uda yang lagi bergaya… ;)

    sebagai warga Jogja ikut bangga nih, acaranya sukses dan byk daerah dan negara ikutan berpartisipasi.

  4. Waw …
    Keren Uda …
    Kreatifitas Yogya memang nggak ada matinya …

    jika karnaval ini dilakukan Siang Hari atau Sore Hari mungkin akan lebih asik kali ya Da …

    Salam saya Uda …

  5. menurut laporan pandangan mata dr tvri yg saya lihat, cuaca malam itu sangat mendukung. warga antusias menyaksikan JJC, bahkan di wilayah tertentu warga yg perlu berdesak2n menyaksikan karnaval krn disediakan layar lebar yg menyiarkan secara langsung acara tsb

  6. Keren acara beginian diadakan di Jogja, Uda…
    Mimpi untuk membuat malioboro full pedestrian emang susah tapi at least acara2 begini bisa membawa kita melihat malioboro tanpa mobil dan motor.. meski hanya sementara

  7. KEREN!!!
    acara-acara budaya kayak gini lah yang selalu bikin aku kangen jogja!

    thn 2005 aku sempat menghadiri TIME2005 untuk internasional tourism dan Uda…kesenian2 yang ditampilkan bagus2 banget loh :D

    Jadi beneran pengen ke jogja!

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>