jogja berselimut debu


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

4 November 2010. Kepulanganku ke Jogja nyaris batal, lantaran udara di atas bandara Adisujtipto tertutup kabut tebal. Penerbangan banyak yang tertunda. Setelah tertunda hampir satu jam di Cengkareng, pesawat yang mengangkutku ke Jogja pun diizinkan terbang. Selama hampir 55 menit, penerbangan berlangsung dengan baik, meski sesekali mengalami gangguan cuaca.

Namun, begitu sampai di atas udara Jogja, pesawat belum diizinkan mendarat. Walhasil, kami berputar-putar selama hampir satu jam. Berdebar tentu saja, namun kepasrahan kepada Sang Pemilik Hidup mampu menutupi itu semua. Dan akhirnya, akupun dapat tersenyum bahagia, begitu roda pesawat menjejak landasan pacu Adisutjipto Yogyakarta.

Pukul 22.00 wib, akupun sampai di rumah dengan perasaan lega…

5 November 2010. Pagi hari, ketika kubuka pintu, terlihat dengan jelas di depan mata, betapa seluruh halaman tertutup debu berwarna kelabu. Perlahan tapi pasti, debu itu semakin meningkat intensitasnya.

Aktifitas rutin kami tetap berjalan seperti biasanya; anak-anak berangkat sekolah. Tapi, begitu sampai di sekolah, pengumuman libur pun kami dapatkan. Dan, tanpa perasaan gembira sedikitpun lantaran liburan mendadak itu, anak-anak kembali ke rumah.

Pukul 09.00 wib, aku beranjak menuju kawasan Malioboro, karena sebuah urusan yang menuntut untuk dikerjakan saat itu juga. Pemandangan di kawasan itu cukup menyesakkan dada. Nyaris tak satupun sudut kota yang luput dari sapuan debu vulkanik Merapi. Kesunyian dan debu menjadi satu.

Berikut pandangan mata kameraku di kawasan nol kilometer, Malioboro, Yogyakarta, 5 November 2010, pukul 09.30 WIB.

Ya Allah, berikan kami kesabaran dan keikhlasan berlipat dalam menghadapi ini semua… Amin…


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

18 comments on “jogja berselimut debu

  1. Adduuuhhh …
    Jogya kita jadi abu-abu begitu ya Uda …

    Semoga semuanya berangsur pulih kembali …
    dan semoga saja abu itu akan menjadi pupuk yang baik bagi kesuburan tanah Yogya

    Salam saya Uda …
    Glad to hear that you are safe …

  2. Semoga kita semua tabah menghadapi ini ya Uda…
    Dan saudara-saudara kita yang terimpa bencana diberikan kekuatan dan ketabahan. Amien.

    Catt: Siang ini saya ke Semarang-terus Yogya-terus Solo. Doakan bisa menembus debu ya Uda….

  3. Uda,

    Syukurlah Uda sekeluarga dalam kondisi sehat tanpa kurang suatu apa.

    Saya percaya Jogja bisa kembali bangkit, seperti waktu gempa beberapa tahun lalu, dengan kebersamaan dan solidaritas yang ada.

    Salut atas kebersamaan dalam menghadapi bencana, salut atas kerja keras relawan, salut atas gerakan nasi bungkus!

    Salam,

  4. hm.. sebagai orang Jogja.. saya sendiri juga jadi was2an Uda.. walopun Jogja sebenernya masuk zona aman.

    kemaren sebelum letusan yang tgl 5 lalu.. saya sempat posting ttg keadaan Jogja yang nggak seberapa parah ato nggak seberapa dramatis seperti yang di TV.

    cuman, semakin ke sini.. merapi blm juga tenang.. bikin saya deg2an.. apalagi dengan berbagai isu yang beredar (seperti halnya isu tsunami saat gempa 2006) bahwa zona tidak aman diperluas hingga radius 45 km. wah.. isu itu sempat bikin ketar ketir.

    alhamdulillah itu cuma isu, ternyata zona tidak aman masih berada di radius 20 km.
    semoga Merapi segera tenang ya Uda.. agar Jogja kembali ceria.. amin.

    dan semoga sodara2 kita yang mengungsi.. diberikan ketabahan dan lindungan oleh Allah. amin.

  5. Fotonya bagus-bagus Uda. Saya belum sempat membuat foto Yogya yang berselimut abu vulkanik. Setiap keluar rumah, abunya pas nggak tebal, jadi di foto kurang nampak …

    Semoga abu segera berlalu …

    • Don, itu adalah pengamen yang tertidur di sana.
      Menarik sekali melihatnya yang tetap pulas, meski abu merapi menghujani tubuhnya.. :)

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>