gili trawangan


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

28-30 Januari 2011 silam, aku berkesempatan mengunjungi Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Itu adalah kunjungan pertamaku ke pulau tersebut. Bersama beberapa kawan, kami berkumpul di sana guna melaksanakan sebuah kegiatan keorganisasian. Setelah berletih-letih dengan kegiatan pembahasan beberapa program kerja, kamipun diajak oleh panitia setempat untuk rehat sejenak di pulau kecil bernama Gili Trawangan.

Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.

Di Gili Trawangan, tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.

Perjalanan jelang ke pelabuhan speedboat, cukup menyita perhatian. Jalan berliku melewati Bukit Malimbu sangat indah untuk dilihat pemandangannya. Di kiri jalan, pantai Senggigi sangat terlihat jelas dan tentu indah sekali.


Pantai Senggigi terlihat dari atas Bukit Malimbu…


Malimbu Hill, pemandangannya indah sekali :)

Lebih kurang tiga puluh menit melewati bukit Malimbu, rombonganpun sampai di pelabuhan speedboat. Di sana telah menunggu dua speedboat yang sudah disiapkan oleh panitia. Siap betul ternyata mereka.. :)

Menaiki speedboat ini sangat menguji adrenalin. Kecepatannya yang luarbiasa itu, membuat beberapa peserta ketakutan. Mereka dihempas kiri kanan, tersiram air laut dan diterpa angin laut yang sangat kuat. Sungguh, sebuah pengalaman yang takkan terlupakan.


Speedboat, kendaraan yang membawa rombongan ke Gili Trawangan, ngebutnya dahsyat!

10 menit kemudian, rombongan sampai di pulau kecil tersebut. Cepat sekali rasanya. Dengan sampan biasa, butuh lebih kurang satu jam untuk sampai. Bisa dibayangkan betapa cepatnya lari kapal bermesin tunggal itu.

Sesampai di gili, rombongan langsung dibawa ke sebuah resort yang juga sudah disiapkan oleh panitia. Tujuan penyewaan resort ini adalah sebagai ruang istirahat dan ganti bagi peserta yang ingin bermain air laut nantinya.


Gili Palms Resort, persinggahan sementara bagi peserta

Tak mau berlama-lama, rombongan langsung menuju pantai. Sungguh, pemandangannya dahsyat sekali. Air laut yang jernih serta pantai yang bersih berbalut pasir nan putih, serta manusia-manusia berkulit putih yang berserakan di mana-mana… (oopss… ;)). Permainan yang kami pilih adalah snorkling, yakni berenang dengan kacamata khusus sambil mengapung di laut untuk melihat dasar laut nan indah aduhai. Cukup dengan membayar Rp. 50.000,- untuk menyewa perlengkapan, kami sudah bisa bersnokling ria dengan sepuasnya.


Snorkling time… :)

Sepertinya aku tidak kuat untuk bersnorkling lama-lama. Maka, setelah membersihkan diri dengan air tawar di resort, aku pun menggunakan kesempatan untuk berkeliling pulau kecil itu menggunakan sepeda. Dengan membayar Rp. 15.000 per jam, sepeda itu bisa dipakai sesuai kebutuhan . Keliling pulau itu lumayan capek, tapi sangat mengasyikan. Jadi mirip-mirip turis gitu deh… :)


Bersepeda keliling Gili Trawangan :)

Setelah Ashar, rombongan pun meninggalkan Gili Trawangan. Terlihat ekspresi kelelahan namun penuh kepuasan di wajah-wajah mereka. Pengalaman bermain di Gili Trawangan itu benar-benar telah berhasil membuat relaks semua peserta dan siap untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.


Di pantai Gili Trawangan… Saatnya untuk pulang. Semoga bisa kembali lagi ke sini suatu saat :)


Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home/hardiviz/public_html/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 93

21 comments on “gili trawangan

  1. Assalamu’alaikum wr wb…

    Pak Hardi…apa kabarnya? kalau sudah tiba di jogja lagi, sesekali Pak Hardi mengisi di seminar AJI….kita sekarang tiap KAMIS dan SABTU mengadakan seminar umum…
    hmmm…

  2. Ah, Nusa Tenggara Barat dan apapun itu alam sebelah timur Jawa selalu membawa nuansa kenangan bagiku, Uda.

    Awal dekade 2000-an aku cukup sering berkunjung ke Lombok – Sumbawa terkait pekerjaan dengan pemerintah daerah di sana.

    Ada begitu banyak kenangan… suatu waktu, aku ingin ke sana :)

    Berkunjung ke Kuta – Lombok juga nggak? Pantai dengan pasir sebesar biji merica?

    • Aku sempat diceritakan soal Kuta-Lombok itu, Don…
      Tapi, karena singkatnya waktu dan padatnya acara, kami tidak sempat ke sana.
      Sepertinya, tempat itu akan jadi semacam “pemanggilku” untuk kembali lagi ke Lombok, suatu saat nanti, hehe.. :)

  3. Saya quoteskan komentar Uda 15 Oktober 2010 kemarin …
    “Perjalanan saya ke Timur, paling jauh cuma Bali.. Beberapa waktu kemarin, nyaris saya berangkat ke Lombok, tapi ternyata acaranya batal… Insya Allah suatu saat saya akan menginjakkan kaki di situ …”

    Lalu komentar uda 20 Oktober 2010
    “Semoga suatu saat, saya pun bisa bernacis eleykhan di senggigi itu ya, Om…”

    Akhirnya doa Uda terkabul …
    Walaupun Senggigi cuma kelewat doang … tetapi sampai ke Gili Trawangan man …
    Itu Mantap kalii …

    Saya waktu itu juga lewat Malimbu kalau tidak salah … and yes pemandangan pantai dari arah bukit itu memang bagus.

    Salam saya Uda

  4. padahal aku tunggu tuh katanya mau transit di Narita dalam perjalanan ke Lombok. Tak tahunya transitnya di surabaya hihihi.

    Aku belum pernah ke Lombok nih. Tapi sblm ke Lombok mungkin mau bawa anak2 ke Bali dulu.

    EM

  5. Aiih uda posenya happy banget!
    Uda belum ceritain kulinr di Lomboknya?

    Anw pemandangan di Gili memang indah banget.. and relatif msh sepi dibanding Bali. Aku kesana dulu udh lama bgt siy 2003 hahhaa hampir 8thn lalu :D

  6. sepakat dgn Eka, mana Nyiak tulisan ttg kulinernya ? :)
    siapa tau ada rejeki dan umur, bisa mengikuti jejak Inyiak utk mampir di Lombok…….
    utamanya naik speed boat ngebut itu…… :)
    (terbayang ngeri tapi asik nya ) :)
    salam

  7. dari photo dan ceritanya, saya jadi pengen ke lombok pak.. smg tahun ini bisa terlaksana.. apalagi snorkling cm butuh biaya yg cukup murah :D

  8. ……..Air laut yang jernih serta pantai yang bersih berbalut pasir nan putih, serta manusia-manusia berkulit putih yang berserakan di mana-mana… semoga keindahan alam ini tidak ternoda oleh mereka yang salah dalam memaknai dan menikmati kebesaran Allah.

  9. Ke Bali entah udah berapa kali, tapi kok ya ga pernah nyampe ke Lombok, padahal pengeeeen banget :(

    Semoga aja satu hari bisa nginjek tanah Lombok juga :D

    *fotonya sumringah tenan hehehe*

  10. Saya hanya baru mendengar ceritanya…selama ini baru sampai di pantai Senggigi Lombok..padahal ke Gili Trawangan sebentar lagi ya…

    Senang melihat foto-foto uda, yang terlihat sangat menikmati….

  11. Jadi kangen ke Gili Trawangan lagi Uda. Kemarin pas saya kesana, blum puas karena belum nyepeda keliling pulau. :D

    Katanya di sana ada mercusuarnya juga. Jadi penasaran deh.

  12. Ketika “Negeri Atap Dunia” ditutup oleh pemerintah setempat, aku nyaris stress mencari alternatif pengganti journey.

    Sejak akhir 2010 sudah hendak naik Rinjani, tapi gugur. Akhirnya aku memutuskan pergi ke Rinjani dan Gili Trawangan saja pada April 2011. Tetapi tiba-tiba “Negeri Atap Dunia” dibuka kembali pada bulan tersebut. Jadinya Rinjani dan Gili kembali tertunda.

    Tetapi tetap akan kulunasi. Dan melalui tulisan di atas, aku jadi tau mesti ngapain saja di Gili Trawangan sepulang dari Rinjani. Berikut harga-harga sewanya. Hehe. Mokasih, Da. Aku akan ke sana.

  13. Pingback: Future | VIZON

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>