Anda tidak ingin dikatakan sebagai blogger angin-anginan alias hit and run alias sekali muncul trus menghilang, bukan? Simak beberapa tips yang aku miliki ketika mentok, tidak punya ide. Mudah-mudahan dengan tips ini, bisa membuat kita sebagai “Bukan Blogger Semusim”.
Tips ini terdiri dari tiga hal, yakni amati, tiru dan modifikasi atau disingkat ATM.
Sesungguhnya istilah ini aku dapatkan dari seorang yang aku hormati, yakni alm. Om Edi Purwono, ayahanda dari Lala Purwono di tulisan beliau di blognya, berjudul “Tukang Masak“. Dalam tulisan tersebut, beliau mengatakan bahwa untuk sesuatu yang kita masih belum menguasai, kita bisa mengamati terlebih dahulu, kemudian menirunya dan tidak lupa memodifikasinya sehingga produk itu menjadi produk kita sendiri.
Coba simak screenshoot percakapanku dengan Om Edi Purwono tersebut berikut ini:
Nah, bagaimana jika prinsip ATM itu kita berlakukan dalam blogging sehingga kita bisa menjadi “Bukan Blogger Semusim”? Cekidot:
1. Amati
Salah satu kegiatan utama seorang blogger adalah blogwalking. Melalui blogwalking kita akan membaca aneka tulisan dari sahabat narablog kita. Sebaiknya, ketika blogwalking itu kita jangan hanya sekedar membaca sekilas kemudian meninggalkan komentar. Tapi, ada baiknya juga kita amati dan perhatikan baik-baik apa saja kelebihan dan kekurangan tulisan dari sahabat kita tersebut. Atau bisa juga melihat bagaimana idenya bisa muncul.
Untuk menjadi Bukan Blogger Semusim, blogwalking sebaiknya jangan hanya sekedar basa-basi atau sekedar ingin meninggalkan jejak, tapi lakukanlah pengamatan dan ambil pelajaran dari sahabat kita tersebut.
2. Tiru
Tidak ada salahnya, jika dari apa yang kita amati dari tulisan sahabat kita tersebut kemudian kita tiru. Misalnya, seseorang mempublis sebuah foto yang kemudian dia tambahkan puisi di bawahnya. Kitapun bisa menirunya. Unggahlah foto kita sendiri dan buatlah sedikit keterangan di bawahnya, maka jadilah sebuah tulisan yang bisa dinikmati oleh sahabat kita.
3. Modifikasi
Namun, agar tulisan yang kita publikasikan itu bukan sekedar hasil jiplakan, ada baiknya kita lakukan sedikit modifikasi. Idenya boleh meniru dari hasil pengamatan kita terhadap tulisan kawan, tapi hasil jadinya hendaklah benar-benar merupakan karya kita sendiri. Modifikasi menuntut sedikit kreatifitas.
Nah, bagi anda yang suka kepentok tidak ada ide tulisan, maka tips ATM kurasa bisa jadi solusi. Dengan demikian, kita benar-benar bisa menjadi “Blogger Sepanjang Musim”.
Buat Om Edi Purwono, terima kasih atas idenya. Aku selalu doakan semoga Om mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT.
Dan buat Pakde Cholik, terima kasih atas tantangannya ini. Dengan ini, saya pun bisa update tulisan, padahal sesungguhnya saya lagi mentok, tidak punya ide, hehe…
Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Tiga Kata Bukan Blogger Semusim di BlogCamp



hiks…aku udah ikutin dalil ATM ini Nyiak………
tapi, kok ya teuteup aja si malas publish, malas bewe dan malas reply komen, makin akut
semoga beruntung di acaranya PakDhe ini ya Nyiak……..
salam
Sebetulnya saya juga kerap dihinggapi rasa malas, bunda. Macam-macam penyebabnya. Antara lain, jika blog lagi bermasalah seperti beberapa waktu lalu, (bahkan sampai hari ini). Rasanya, energi untuk menulis jadi terkuras habis memikirkan blog yang error.. Tapi, berkat adanya grup WB di FB dan beberapa kontes dari sahabat, jadi ada semacam pengungkit semangat lagi, setidaknya ada ide yang dimunculkan..
Ssstt.. coba bunda perhatikan, beberapa tulisan saya belakangann ini, kebanyakan adalah dalam rangka GA, haha..
what???? posisi pertama cyyiiin……….
*bangga*
salam
Selamat.. kalau bisa tiga kali berturut-turut, bakal dapat payung…
Saya telah membaca dengan seksama artikel sahabat.
Akan segera didaftar.
Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam KOTAK.
Salam hangat dari Surabaya
Terima kasih Pakde…
ide KOTAK pakde ini emang cihuy…
Konsep ATM ini memang jitu ya Uda. Samaan nih kita, dari kemarin ga ada ide, terselamatkan oleh kontesnya Pakdhe hihihihi
Kontes itu kita jadikan sebagai pengungkit ide, kalau dapat hadiah, itu hanya efek samping, bukan tujuan utama. Demikian kan Rin..?
tips yang bagus tuh.. amati, tiru, modifikasi. dengan penekanan di kata yang terakhir. gak boleh lupa tuh, harus dimodifikasi. kalo gak, itu namanya plagiat.
Plagiat dalam istilah bloggingnya, coppas alias copy-paste..
Hal itu, tentu tidak bisa dimaafkan..
Ini yang saya lakukan kemaren juga waktu mendapat inspirasi dari tulisan seseorang
Berarti Mas Huda sudah ber-ATM-ria sejak dari dulu, hehe..
Konsep ATM meski bongkar arsip 2009 masih sangat cocok ya Uda, tfsnya..
Menang ni bakalan Uda
Sama-sama Mbak Keke…
Makasih ya..
Menang gak penting, yang penting dapat ide tulisan, sehingga blog tetap bisa update…
Oh nasib gak bisa ikut ngontes lg di blognya Pakde. Dan ide ATM ini benar2 keren utk yg sedang mati gaya uda. Saya sering melakukannya tp gak tahu kalau kebisaan tersebut sdh bernama ATM. Juga sangat setuju blog dan fotografi adalah saudara kembar. Saya seringg gak pynya ide utk menulis apa
Tp setelah melihat2 ke dalam koleksi foto, ide2 akan bermunculan. Sukse dng kontesnya ya
Saya ketika menuliskan ini berdebar-debar, Uni.
Bentar-bentar lihat jam, takut udah tutup duluan pendaftarannya.
Maklumlah, Komandan blogcamp itu tegas sangat, tak bisa ditawar-tawar walau sedetik..
Istilah ATM itu juga saya peroleh dari Om Edi, seperti yang saya sebutkan di dalam postingan.
Sepertinya memang perlu dimasyarakatkan nih istilahnya, haha..
bisa dikaitkan dengan ATMnya pak Mars gak ya Da
sukses kontesnya ya Uda.
Ouw.. ini berada di roof top ATM-nya Pak Mars, Nique..
Semua penghuni di situ, harus dipayungi oleh ATM yang ini, hehe..
Thanks Nique..
Sukes juga buat dirimu ya
Wah ini luar biasa Da …
Uda masih mengingat apa yang pernah ditulis oleh Om Edi Purwono almarhum
dan memang betul … trik jitu tersebut … Amati … Tiru (caranya) … lalu modifikasi …
salam saya Uda
Sebenarnya, saya kembali berkunjung ke blog beliau gara-gara mau nyari nama lengkap si Lala ketika kuis modelnya Pakde, Om.. Saya bongkar-bongkar lagi tulisan-tulisan beliau. Tapi, akhirnya saya malah keasyikan membaca kembali semua tulisan-tulisan beliau. Dan akibatnya, saya terlambat menjawab kuis tersebut, hehe..
Tapi, saya tidak menyesal tidak bisa ikutan kuis menebak modelnya Pakde itu, sebab saya kembali tercerahkan dengan tulisan-tulisan almarhum Om Edi itu Om.. Sungguh, saya senang sekali. Dan salah satunya, ya melahirkan tulisan ini..
makasi iNyiak.. bundo jadi blognya alm ayahnya Lala.
nambah satu lagi tempat berguru
triksnya, siap dicoba..
Sama-sama Bundo…
Blog beliau memang belum banyak tulisannya, tapi setiap tulisan beliau sungguh dahsyat..
Kabarnya, Lala tengah berencana mau membukukan tulisan-tulisan beliau tersebut.
Semoga saja bisa segera terwujud
kalau aku da, sebelum merasa kenal banget dengan seorang blogger nggak mau dulu cari kenalan baru, karena semakin kenal dengan seseorang rasanya makin bisa menyimak dan banyak manfaat yg bisa diambil
Dan salah satu buktinya, gara-gara semakin mengenal Kak Monda lewat tulisan-tulisannya, saya jadi ikutan suka dengan wisata sejarah, hehe..
Dengan semakin seringnya bw, tanpa sadar kita makin banyak berkesempatan untuk ikut ATM.
Salam,
Saya sering memanfaatkan trik ini, cuma yang perlu diwaspadai tips “tiru”, kalau salah, bisa-bisa kita dituduh tukang jiplak.
Ternyata Uda juga sempat ikut kontesnya PakDhe ya…
Saya malah nggak sempat dan cuma jadi penonton.
Tapi dari hasil berkunjung ke blognya peserta, banyak ilmu yang saya dapatkan.
Salah satunya ya dari Uda Vizon ini…
Semoga sukses Da…
mangtafff pak, terima kasih atas tips ATMnya
Bukti aku bukan blogger semusim: aku kembali uda… hahaha…..
tapi tips nya berguna nih, daripada kebanyakan blogger sekarang, hanya T nya saja.. A dan M nya dibuang….
secara jujur saya akui, kadangkala saya mendapatkan ide untuk postingan justru berasal dari blog sahabat, kadang sengaja mencari-cari, kadang tersentil untuk menulis dari sedikit ide yang tertangkap, meskipun ini termasuk yang jarang terjadi
Segala yang kita tuliskan adalah sebuah rekam jejak atas apa yg kita lihat, dengar, dan rasakan setiap detiknya. Ada proses yang kita terima dari itu. Inilah kenyataan yang terjadi selama ini. Bahwa setiap apa yang terjadi dalam sebuah karya memuat mozaik dan kutipan kutipan kejadian di masa lampau.
Semoga sukses ya Uda…
saya pertama kali melihat tulisan ATM di blog mas Rudy Azhar, namun di blog mas Rudy lebih berbicara mengenai desain sebuah blog.
Memang ATM ini sangat menarik kalau kita mau mengamalkannya dengan baik, namun bagi beberapa orang, mereka malas modifikasi yang ada cuma Amati dan Tiru, Modifikasinya dihilangkan.
hal kecil yang sangat pentingggg sekali yang nggak pernah diajarkan di sekolah ni pak, kita cuma diajarkan menghafal, salah sedikit artinya nggak benar, dan nggak boleh nyontek, makanya kita nggak berani membuat sesuatu, wong di dunia nyata itu nyontek boleh kok, cuman ya jangan persis, klo jepang buat motor mio, coba kita mau nyontek, lampu depan dibuat bunder, panjang nya dipanjangin 10 cm, tingginya ditinggiin 15 cm misalkan, dll, modif sana modif sini, hebat khan, tapi dipastikan nggak berani, wong sedari masih TK kita sudah diwanti wanti nyontek adalah hal yang hina kok…
ikut kontes juga salah satu trik update blog ya uda
Uda kebahisan ide menulis? Wah, nggak percayaaa …
*
Blogger sekelas Uda mana mungkin mati angin. Tapi idenya bagus Da, meskipun saya sendiri lebih sering terjadi sebaliknya : banyak yang mau ditulis tapi tidak ada waktu *eh, bukan bermaksud nyombong lho
Trimakasih Uda tuk kiatnya: amati, tiru dengan modifikasi yang sesuai dengan gaya diri. Salam
Keren Om Edi! Dan keren kamu yang berhasil meng-ATM-kan ATM hahaha
waah.. emang pantas menang artikel ini..
selamat ya uda
Uda, saya mengenal 3 N…yaitu niteni (mengamati dan mengingat-ingat secara detail), niru (meniru) dan nambahi (menambahkan). Ini cara yang sangat dikenal oleh orang Jepang, yang akhirnya bisa mengalahkan Amerika dalam memeroduksi mobil.
Dan tak bisa digugat dari sisi patent, karena memang berbeda dengan aslinya (sudah ditambah). Dalam industri perbankan, istilah ini juga dikenal, karena produk dan jasa Bank hampir sama, yang berbeda adalah cara pelayanannya.
Semoga ane nggak jadi blogger semusim ya bro….
ATM juga berlaku dalam bisnis. Bagi pemula yang belum berpengalaman, konsep ATM merupakan cara yang paling aman. Amati pemain terbaik dalam industri tersebut, Tirulah apa yang baik darinya, dan Modifikasi sesuai kebutuhan pelanggan dan apa yang kita anggap masih bisa ditingkatkan.
Pingback: Bahkan Liburan Butuh Aku - Eastern Sky Area - Karena Lembaran Diaryku Terbatas