keliling jogja yuk…

Sudah pernah berkunjung ke Jogja, sahabat? Kalau belum, segeralah rencanakan datang ya. Sebagai salah satu kota wisata yang terkenal di Indonesia, rasanya kota ini sangat layak untuk dikunjungi.

Kalau mau keliling kota Jogja, ada tiga jenis transportasi khas Jogja yang layak dicoba:

1. Bus Trans Jogja

Trans Jogja adalah sebuah sistem transportasi bus cepat, murah dan ber-AC di seputar Kota Yogyakarta. Trans Jogja merupakan salah satu bagian dari program penerapan Bus Rapid Transit (BRT) yang dicanangkan Departemen Perhubungan. Sistem ini mulai dioperasikan pada awal bulan Maret 2008 oleh Dinas Perhubungan, Pemerintah Provinsi DIY. Dengan kata lain, ini adalah “busway”-nya Jogja.. :)

Jika Anda ingin berkeliling kota Jogja dengan harga murah, naik saja bus ini. Tarifnya cuma Rp. 3.000 untuk umum dan Rp. 2.000 untuk pelajar. Dari bandara Adisutjipto pun kita bisa menaiki bus ini. Dari pintu kedatangan, berjalan saja ke area parkir dan temukan di sana halte Trans Jogja tersebut. Setelah itu, tinggal sebutkan saja kemana tujuan Anda, awak bus tersebut akan menunjukkan bus nomer berapa yang mesti Anda naiki.

Naik Trans Jogja keliling Jogja, murah tapi mewah.. :)

2. Becak

Becak adalah salah satu kendaraan ramah lingkungan di kota Jogja. Jika kita berada di seputaran Malioboro, akan banyak para pengayuh becak yang menawarkan jasanya untuk mengantarkan kita ke beberapa titik wisata di seputaran Malioboro, seperti Kraton, Taman Sari, pusat kaos dan batik, atau pun ke daerah Pathok, pusat oleh-oleh khas Jogja.

Biasanya, si Mas Becak akan menawarkan harga murah, antara Rp. 5.000 sampai Rp. 10.000. Anda jangan kaget dengan harga murah tersebut. Sesungguhnya, antara para pengayuh becak tersebut dengan pemilik gerai oleh-oleh sudah terjalin kerjasama yang baik. Yakni, setiap tamu yang dia bawa, akan mendapatkan komisi dari pemilik gerai, sesuai seberapa banyak oleh-oleh yang kita beli. Nah, jika ternyata kita tidak membeli apa-apa, tentu si Mas Becak tidak dapat apa-apa pula bukan?

Aku sarankan, jika sahabat menaiki becak ini suatu saat kelak dan tidak membeli oleh-oleh apapun, sebaiknya beri tambahan ongkos buat mereka. Mereka secara vulgar memang tidak akan meminta tambahan, namun tentu kita bisa merasakan betapa lelahnya mereka mengantar kita berkeliling tersebut. Tapi, kalau kita berbelanja, sudah aman lah itu… :)

Naik becak keliling Jogja, semriwing…

3. Andong Wisata

Andong adalah kendaraan yang memanfaatkan tenaga kuda. Di luar Jogja, sering juga disebut sebagai bendi, delman ataupun sado. Andong pada dasarnya mirip dengan kereta-kereta yang dipakai para bangsawan pada masa lalu ataupun keluarga kerajaan, seperti yang diceritakan Uni Evi dalam tulisan beliau berjudul Kjahi Groedo, namun bentuk andong lebih sederhana tapi secara konstruksi hampir sama.

Konon, di Yogyakarta dahulu merupakan satu kebanggaan tersendiri jika mempunyai kendaraan ini, karena ini sebagai penanda satus sosial seseorang, yakni sebagai bangsawan atau priyayi atau kerabat keraton. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VII, waktu itu rakyat kecil tidak diperkenankan untuk menggunakan kendaraan tersebut. Namun pada masa Sultan Hamengku Buwono VIII barulah kendaraan ini boleh digunakan oleh masyarakat umum meskipun masih di terbatas bagi masyarakat berada yakni kalangan pengusaha dan pedagang saja.

Namun sekarang, kita sudah bisa dengan bebas menaiki kendaraan ini untuk berkeliling kota Jogja. Andong ini disebut sebagai Andong Wisata ini dengan mudah dapat kita temui di sepanjang jalan Malioboro. Dengan tarif antara Rp. 25.000 – Rp. 50.000, kita bisa berkeliling dengan rute Malioboro, Keraton Kasultanan Yogyakarta, Tamansari kemudian melewati pojok Benteng Kulon ke arah utara dan berakhir kembali di Malioboro. Tidak ada tarif yang pasti, semuanya tergantung dari ketegaan kita melakukan tawar menawar dengan Cah Andong tersebut.. :)

Mau jalan-jalan keliling Jogja ala para priyayi dan bangsawan tempoe doeloe? Naik saja Andong Wisata.. :)

So… kapan sahabat mau jalan-jalan Jogja…? Bagi yang sudah pernah ke Jogja, apakah sudah mencoba ketiga moda transportasi tersebut? Boleh ceritakan pengalamannya?

Oya, foto andong itu sepertinya boleh juga diikutkan dalam Turnamen Foto Perjalanan yang diadakan oleh Titik. Boleh kan Tik? hehehe… :)

27 comments on “keliling jogja yuk…

  1. Andong Jogja dengan 4 roda ini memang kokoh dan mantab yo nyiak..
    tapi mana yang lebih mudah buat kuda, roda 4 atau 2…? jika yg roda 4 lebih bagus, baik juga ditiru untuk disain bendi bukik.
    LJ recently posted..Transportation StoryMy Profile

  2. punya jg foto andong yg msh mangkal waktu ke Yogya kmrn itu uda, tapi aku kapok naik Trans-Yogyam lamaaaaa coz udah macet jg ya di sana skrg mah :(
    Orin recently posted..SelesaiMy Profile

  3. Daku sering ke Jogja tapi belum pernah naik andong wisata. Kurang berasa istimewa secara sering menikmatinya dari Jam Gadang menuju Panorama di Bukik :)
    Evi recently posted..Kjahi GroedoMy Profile

  4. Kalau ke Yogya …
    memang nggak afdhol rasanya kalo ndak naik becak … dan andongnya …

    Khusus Becak … betul yang dikatakan Uda …
    Waktu itu saya naik becak … tujuan saya cuma satu ke Mirota ….
    tapi di puter-puter dulu ke gerai kaos, gerai bakpia, batik … showroom lukisan …
    dengan halus saya menampiknya … tujuan saya cuma satu … Mirota …
    tapi tetep keukeuh … hahahah … walaupun dengan cara yang halus … tetap ditawari mampir ke tempat-tempat tersebut … :) :) :)

    Salam saya Uda
    nh18 recently posted..MOTRETMy Profile

  5. Udaaa!!!
    demi apa, pucuk dicinta, postingan uda tiba! Aku akhir bulan ini mau holiday(extended version) trip ke jogja dengan teman-teman. Boleh deh tuh dikasih tips soal wisata dengan budget ala anak kuliahan :D .

    Ntar uda aku kontak deh, kopdar kitaa…

  6. Tahun barunan kemarin saya sudah ancang2 mau nginep di Jogja Da…
    Tapi setelah menghubungi banyak hotel, ternyata full semua.
    Padahal rencananya mau bersantai ria, nyarter andong keliling Jogja.
    Untuk obat kecewa, saya beralih ke SOlo dengan harga hotel yg hampir dua kali lipat dari harga normal.
    marsudiyanto recently posted..Sejarah MetaMarsphoseMy Profile

  7. Waah teringat tahun baru an di Yogya..
    asli aku keliling Yogya jalan kaki..ke Taman Pintar, alun2 kidul lihat pohon beringin, ke Taman Air, dll.
    soale pake becak ato andong maceet bo, yo wes mlaku2 :D ..

    Udaa kapan2 kalo aku ke Jogya lagi Kopdar Nyook !!
    #penasaran sama poto model Antik asal bantul :P
    Nchie Hanie recently posted..Misteri Cowo BertopiMy Profile

  8. Saya sdh lama ingin ngajak keluarga utk berkunjung ke yogya uda, mudah2an terealisasi. Terima kasih dpt info dr uda.
    He3 saya ingat , naik bendi di bukik keliling jam gadang :)

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


+ 7 = 14

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge