sedia makanan sebelum lapar

Setiap kali Kota Curup (Bengkulu) diguyur hujan deras di malam hari, aku selalu teringat dengan pengalaman kurang menyenangkan beberapa waktu silam. Sebuah pengalaman yang sebenarnya lucu, tapi memberi pembelajaran sangat berharga bagiku.

Ceritanya begini..

Sahabatku Indra (bukan nama sebenarnya), mengajakku untuk menemaninya di laboratorium komputer sore hari selepas kegiatan perkuliahan di kampus kami selesai. Indra yang bertugas sebagai kepala labor, berencana akan me-install ulang semua komputer yang ada di situ. Dia sengaja memilih waktu sore hari, karena siangnya, labor tersebut sangat aktif digunakan oleh dosen dan mahasiswa.

Akupun menyanggupi ajakan tersebut. Toh aku juga tidak buru-buru amat mau pulang. Lagian, dengan berada di labor komputer, aku akan bisa menikmati akses internet yang paripurna. Bagi aktivis dunia maya (halah, istilah apaan tuh), tentu hal tersebut benar-benar bagaikan surga.. :)

Pukul lima sore, kegiatan itupun kami mulai. Indra mulai me-install ulang satu persatu komputer yang berjumlah 40 unit tersebut, sementara aku, mulai berselancar di dunia maya dengan bebas merdeka. Kecepatan akses internet sungguh memuaskanku.

Selepas shalat Maghrib, Indra menanyakan, mau beli makanan sekarang atau nanti.

Nanti aja deh, Ndra, habis Isya. Saya belum begitu lapar”

Ok, Bang. Kalau begitu, saya lanjut install lagi ya”

Sip…”

Kami pun larut dalam kegiatan masing-masing, Indra meng-install dan aku berselancar di dunia maya. Dan tanpa kami sadari, hujan pun turun dengan derasnya.

Di tengah keasyikanku, tiba-tiba suara Indra mengagetkanku.

Bang, saya udah lapar nih, nyari makan yuk”

Hayuk…”

Aku segera berdiri mengikuti Indra. Sesampai di pintu, langkah kami terhenti. Ternyata hujan masih belum reda.

Wah, hujannya lumayan deras nih Bang”

Di motormu ada jas hujan-nya kan, Ndra?”

Itu dia masalahnya.. Ketinggalan di rumah, saya lupa bawa”

Hahaha.. ya udah, kita tunggu aja sampai hujannya reda”

Kami pun kembali melanjutkan kegiatan masing-masing. Tapi, karena rasa lapar sudah semakin mendera, kami pun tidak konsentrasi lagi. Bolak-balik kubuang pandangan ke luar, ternyata hujan tak kunjung berhenti, bahkan semakin bersemangat turun dengan derasnya, disertai angin pulak. Ampun deh.. :(

Dan, penderitaan kami pun semakin bertambah. Air minum di dispenser ternyata sudah kering kerontang. Lengkap sudah, lapar dan haus..

Malam semakin larut, hujan belum juga berhenti, dan rasa lapar semakin mendera. Kulihat Indra bisa mengatasi situasi tersebut dengan terus menyelesaikan pekerjaannya, sementara aku, sudah kehilangan gairah untuk melihat laptop. Lapar ini benar-benar membunuh konsentrasiku. Aku hanya mondar-mandir tanpa tujuan apapun. Kucoba untuk tiduran, tapi tak bisa. Menyiksa sekali..

Setelah berjam-jam menunggu, akhirnya hujan pun reda, dan waktu sudah menunjukkan hampir pukul 12 malam. Tanpa menunggu lebih lama lagi, kami segera beranjak pergi menuju warung terdekat, memenuhi hajat kelaparan yang melanda tadi.

=================

Mengingat kejadian tersebut, aku suka tertawa geli sendiri. Andai peristiwa itu terjadi di kota besar semacam Jakarta atau Jogja, tentu akan dengan mudah kami mendapatkan makanan. Ada banyak gerai penjual makanan yang menyediakan fasilitas delivery. Tapi, kami di kota Curup. Sebuah kota kecil di Propinsi Bengkulu yang belum mengenal istilah delivery untuk pemesanan makanan.

Pengalaman tersebut kembali menyeruak ketika aku diperkenalkan oleh seorang rekan dengan sebuah situs penyedia jasa pengantar makanan yakni www.foodpanda.co.id. Situs ini memberikan layanan delivery makanan dari restauran-restauran terkemuka seperti Es Teller 77 dan Papa Ronz Pizza. Dengan memesan melalui situs tersebut, makanan yang kita inginkan akan diantar ke alamat. Begitu makanan datang, tinggal bayar, dan kita pun bebas dari lapar yang mengganggu tanpa harus keluar rumah dan meninggalkan pekerjaan kita.

foodpanda-01Delivery makanan melalui www.foodpanda.co.id

Hebatnya lagi, bagi pengguna smarphone, Foodpanda sudah ada aplikasinya. Tentu saja ini sangat memudahkan kita untuk mengaksesnya. Sehingga, di mana pun berada, kita bisa memesan makanan lezat kesukaan kita dan tidak perlu khawatir terancam oleh kelaparan.

foodpanda-02Pasang aplikasi Foodpanda di smarphone Anda!

Hanya sayangnya, Foodpanda baru melayani beberapa kota besar di Indonesia, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Medan, Bali dan Makassar. Semoga ke depannya, bisa menjangkau seluruh kota di Indonesia.

=================

Sahabat.. pernah terjebak dalam sebuah situasi yang mana anda tidak bisa ke mana-mana, sementara perut keroncongan? Boleh cerita? :)

13 comments on “sedia makanan sebelum lapar

  1. Belum pernah ngalami kejadian kayak cerita diatas. Menyiksa sekali kalau mengalami hal itu.

    #lai dibayia dek foodfand ko inyiak? mantap kalau lai babayia, hehe..

    • Betul, Ris.. Tersiksa sekali.. :)

      Kok dibayia alhamdulillah, kok indak, ndak ado masalah.. hehe..

  2. Hanya sayangnya, Foodpanda baru melayani beberapa kota besar di Indonesia, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Medan, Bali dan Makassar. Semoga ke depannya, bisa menjangkau seluruh kota di Indonesia.
    Bagaimana Kuliner Minangkabau bisa masuk Foodpanda da?

  3. Dulu saya sering merasakan kelaparan klo lembur. Menunggu bos menyuruh OB utk beli makanan, klo pun ada biasanya sering telat (makan malam bs jam 8 atau 9), kadang2 plang dengan perut keroncongan.
    Tapi sekarang klaupun ada lembur saya yg punya isiatif utk minta tolong OB belikan makanan sebelum jam makan malam datang :)

    • Soal perut, nggak bisa diajak kompromi ya Da. Kalau sudah waktunya minta diisi, nggak perlu nunggu bos berinisiatif membelikan untuk kita.. :)

  4. Saya pernah menggunakan aplikasi dari Foodpanda, untuk beberapa pilihan resaurant yang khusus Indonesia belum terlalu banyak sih Da, nanmun menu yang disajikan memang rasanya oke, dan hasil masakannya pun masih segar dan baru di masak. Malah saya tertarik dari hasil menu masakan dari restaurant yang masih segar-segar bila di lakukan dengan pemesanan online bisa di perbanyak lagi. Hal ini dapat membantu untuk memperkenalkan menu kuliner Indonesia juga yang bisa dinikmati dan di order lewat media online seperti Foodpanda ini.

  5. Dari perut naik ke hati ya Uda Vizon. Perut kenyang hati tenang pekerjaan lancar…. menunggu jasa layanan ini di kota kecil kami ah

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>