Wariskan Akun Mayamu

Gegara seorang sahabat menuliskan sebuah status di akun facebook-nya, yang menceritakan kenangannya terhadap salah seorang sejawat kami yang sudah menghadap Sang Khaliq beberapa bulan lalu, membuatku mencoba untuk melihat kembali timeline almarhum. Dan… sesuatu yang kurang menyenangkan terpampang nyata di sana.

Beberapa postingan hasil tagging dari orang lain mengotori dinding sahabatku tersebut. Mulai dari yang jualan, sampai video tidak senonoh. Kaget, sekaligus sedih melihatnya. Tentulah itu bukan kerjaan mendiang. Karena dari tanggal postingannya, terlihat jelas kalau itu dipublikasi jauh setelah hari beliau dipanggil ke haribaan Sang Maha Pencipta.

Spontan terpikir olehku untuk membantu “membersihkan”nya. Segera kuhubungi istri almarhum, meminta izin dan sekaligus menanyakan user name dan passwordnya. Jawaban sang istri cukup mengagetkan. Ternyata, dia tidak begitu mengetahui password almarhum suaminya. Dia hanya mengira-ngira saja. Dan setiap yang dia perkirakan itu, aku coba. Semuanya sama.. Tidak satu pun yang cocok!

Alamak..! Aku jadi bingung dibuatnya. Sang istri temanku itu pun tak kalah bingungnya. Bahkan, dia sudah sedari lama mengetahui kalau timeline facebook suaminya dipenuhi dengan kiriman postingan yang “nyampah” itu, tapi dia tidak tahu bagaimana cara membersihkannya.

Akupun mencoba untuk reset password. Sebagaimana biasa, permohonan tersebut akan dibalas ke email yang bersangkutan. Ketika kutanya password email sang suami, istri sahabatku itu pun tidak mengetahuinya. Wah.. benar-benar gawat ini pikirku. Karena aku tidaklah mahir dalam urusan teknologi informatika, tentu urusan membongkar password akun maya seseorang sangatlah tidak aku pahami.

Sampai saat tulisan ini kuturunkan, masalah tersebut belum juga bisa aku temukan solusinya. Barangkali ada sahabat yang bisa memberi solusi?

Namun.. Di atas itu semua, peristiwa kecil ini sungguh menjadi pembelajaran yang besar buatku. Sebagai manusia kekinian yang tak lepas dari aktivitas di jagad maya, tentulah aku punya beberapa akun, seperti email, blog, dan media sosial. Apa jadinya bila peristiwa yang sama terjadi padaku? Bagaimana cara istri dan anak-anakku bisa menjaga atau bahkan menghapus semua akunku tersebut?

Jawabannya hanya satu yang terpikir olehku saat ini, wariskan semua user name dan password akun maya kepada keluarga inti. Tuliskan semuanya dalam satu file, simpan di tempat aman dan beritahukan kepada keluarga tentang hal tersebut. Dengan demikian, bila Tuhan mentakdirkan kita berpulang duluan ke haribaanNya, ahli waris kita tidak bakal dibikin pusing dengan urusan yang satu ini.

Semoga bermanfaat.. :)

16 comments on “Wariskan Akun Mayamu

  1. jadi inget cerita temen kantor. om nya baru meninggal dan karena dia gak punya keluarga, jadi barang2nya diambil sodara2nya. ipad nya salah satunya diambil sama adiknya. dan karena akun2 socmed kan biasanya otomatis sign in ya, jadi kayak facebook gitu juga masih sign in pake user om nya. si adiknya ini gak ngeh, trus pake fb trus ngelike2 foto orang… yang mana jadi pake akun si om itu. pada kaget lah orang2 yang di like fotonya secara si om itu udah meninggal. hahaha.

    • Hihihi… pasti rada horor yang mendapatkan like itu ya.. :D

      Btw, saya jadi punya ide nih untuk menyelesaikan akun teman itu. Masuk lewat smartphone-nya. Semoga saja smartphone-nya belum diotak-atik oleh ahli warisnya.. Thanks Arman.. :)

  2. Fb Allmarhummah teman saya juga nih Uda kemarin timelinenya ada foto yang yg tidak seharusnya. kami sedang mencari kontak suaminya

  3. Ide yang bagus, uda.
    Jangan nanti orangnya sudah meninggal tapi masih aktif di sosmed karena akunnya dipakai orang lain. Horor…

  4. Sebetulnya di FB bisa disetting untuk tagging, Uda. Di akun FB saya, udah disetting siapapun yang tag gak akan otomatis muncul di dinding kalau belum dapat persetujuan saya. Jadi bisa dikatakan dinding saya aman dari tag ‘sampah’ karena semua harus disortir dulu oleh saya. Kalau sudah saya setujui baru bisa tampil di beranda.

  5. coba ke tools – history – show pasword (biasanya bisa )
    atau kirim email ke facebook minta direset,,

    iiya kadang sedih kalau membaca kembali akun timeline sahabat yang sudah berpulang,,

  6. bener uda, makanya kemarin sempat kaget waktu sadar teman udah tiada 2 tahun lalu tapi akunnya masih aktif….

    password aku udah ada yg megang uda he..he..

  7. wah mantabbb nih artikel…. iya juga akun kita harus diwariskan…. jangan sampai karya kita terhenti karna kita sudah mati…. good idea….. thanks gan…..

  8. subhanallah.. saya salut dengan tulisan ini. beberapa tahun lalu saya juga udah mulai mempersiapkan hal-hal yang berbau akun maya untuk diwariskan nanti nya.
    terima kasih mas untuk tulisannya :)

  9. Kalau di instagram sih uda dengar-dengar kalau pemilik akun sudah tiada, akunnya akan otomatis dihapus gitu sama pihak instagramnya. Saya sendiri sih taunya waktu kejadian kecelakaan pesawat air asia itu. Kan si pramugari ada akun ignya gitu. Pas udah dinyatakan wafat, beberapa hari setelahnya akunnya hilang aja dong. Sodaranya juga bilang gak tau kenapa. Eh ternyata kalau gak salah ada penjelasan gitu dari pihak ig kalau akunnya dihapus.

    Meski begitu ya gak enak aja kali yaa kalau tiba-tiba dihapus. Sayang kan foto-foto di dalamnya. Saya setuju kalau wariskan gini. Atau paling gak, sejak sekarang kasih taulah orang terdekat kita perihal password2 sosmed yang kita miliki. Ya jaga-jaga aja. Soalnya selain iklan-iklan, seringkali juga timeline bakal dipenuhi sama foto-foto ketika si pemilik akun itu berpulang (yang mana foto itu tergolong tidak layak untuk dipublikasikan).

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>