Berburu Foto Masjid Dengan Kamera Ponsel

Asus Zenfone Laser giveaway

Selama Ramadan yang lalu, aku menurunkan tulisan dengan tajuk Hadis of The Day (HoTD). Setiap hari aku mempublis sebuah postingan dengan mengutip satu hadis Nabi Muhammad saw. Tujuanku simpel saja, ingin berbagi manfaat dengan sesama di bulan yang penuh keberkahan tersebut.

Terus terang, baru kali ini aku melakukan one day one post. Lumayan ngos-ngosan juga ternyata. Apalagi yang kumuat adalah hadis Nabi. Itu perlu sedikit kerja keras untuk memastikan bahwa hadis-hadis tersebut adalah benar berasal dari Rasulullah saw. Tidak mungkin kan aku mempublikasi tulisan berisikan hadis palsu? Alih-alih manfaat yang kusebar, malah dosa yang kutuai.. :)

Oleh karenanya, riset pun kulakukan sesuai dengan metodologi penelitian hadis yang selama ini kupelajari. Awalnya agak kewalahan  karena harus setiap hari, tapi lama kelamaan aku menjadi terbiasa dan suka. Jadilah kegiatan puasaku kemarin bertambah dengan riset hadis setiap hari.

Ada satu lagi yang membuatku kewalahan dengan rubrik HoTD tersebut. Yakni, foto masjid yang selalu kumuat di dalamnya. Kutipan hadis-hadis tersebut, kutempel di dalam foto masjid yang kumiliki. Tujuanku, di samping untuk mempercantik tampilan postingan, juga agar dapat kuunggah foto-foto tersebut di media sosial-media sosial yang kumiliki. Aku berharap, semakin banyak khalayak yang dapat kuraih untuk menyampaikan sabda Rasulullah saw. tersebut. Namun, setelah berjalan beberapa hari, baru kusadari, ternyata jumlah foto masjid yang kumiliki, tidaklah cukup untuk 30 postingan. Alamak.. Bisa gawat jadinya kalau begini.

masjid nurul iman padang sumatera baratContoh foto di rubrik Hadis of The Day

Mau tidak mau, aku harus menambah perbendaharaan foto masjid. Setelah kuhitung, ternyata kekurangannya lumayan banyak. Oleh karenanya, berburu foto masjid, harus segera dilaksakan. Beruntung selama di awal Ramadan aku berada di Curup,Bengkulu dan akhir Ramadan di Yogyakarta. Sehingga, masjid yang akan kufoto, bisa lebih berfariasi, tidak hanya dari satu daerah saja.

Selama di Curup, aku tidak secara khusus menyediakan waktu untuk berburu foto masjid. Aku hanya memotret sambil lewat. Begitu melihat ada masjid yang jepretable, langsung saja kukeluarkan gadget handalan dan beberapa foto masjid itu pun bisa kuperoleh.

Karena memang sambil lewat, seringkali ketika memotret aku masih berpakaian kerja. Pernah di satu masjid, ketika asyik memotret, seorang bapak paruh baya datang menemuiku.

“Dari kantor mana, Pak?”

“Maksudnya?”

“Apa Bapak dari instansi pemerintahan atau yayasan yang akan membantu pembangunan masjid kami?”

“Oh, bukan, Pak.. Maaf.. Saya motret masjid ini untuk koleksi pribadi saja”

“Ooo…”

Aku pun pamit setelah menjelaskan maksud dan tujuanku memotret masjid tersebut.

masjid darul hikmah saptamarga curup masjid syahida curupmasjid nurul huda curupSebagian foto-foto masjid yang kuambil di Curup, Bengkulu

Lain lagi kalau di Yogyakarta. Aku memang menyediakan waktu khusus untuk berburu foto masjid. Aku sengaja berkeliling ke beberapa tempat untuk mencari masjid-masjid yang menarik dan pas untuk keperluanku. Dengan alasan kepraktisan, aku lebih memilih menggunakan kamera ponsel ketimbang kamera pocket atau dslr.

Karena memang niat banget untuk memotret masjid, maka demi mendapatkan angle yang pas, aku rela mengambil posisi di mana saja. Yang paling sering adalah masuk ke dalam sawah. Coba perhatikan foto-foto berikut ini:

masjid baitul hikmah, yogyakartamasjid al'adn-yogyakartamasjid ar-rasul kotagede-yogyakartaSebagian foto masjid yang kuambil di Yogyakarta

Semua foto tersebut, kuambil dengan cara masuk ke dalam sawah. Bahkan, di foto yang terakhir, aku sempat kepleset dan kaki kiriku terbenam di dalam lumpur sawah. Hahaha… benar-benar pengalaman luar biasa.. :D

Memperhatikan kembali postingan HoTD yang kubuat selama Ramadan yang lalu itu, aku merasa puas. Ada aliran hangat di dadaku. Entah apakah ada orang yang merasakan manfaat dari apa yang kutulis atau tidak. Yang penting bagiku adalah bisa menyampaikan sedikit dari pengetahuan yang kumiliki.

Namun, ketika melihat foto-foto masjid yang kumuat, ada sedikit rasa geregetan. Aku merasa masih kurang puas dengan hasilnya. Barangkali karena gadget yang kugunakan sudah mulai uzur, sehingga penglihatan kameranya sudah mulai kabur. Andai aku punya Zenfone 2 Laser ZE550KL, kemungkinan foto-foto yang kuhasilkan bisa lebih cihuy.. ;)

Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

5 comments on “Berburu Foto Masjid Dengan Kamera Ponsel

  1. Foto- foto masjid nya bagus- bagus Uda… HoTD yang Uda Vizon tulis selama bulan Ramadhan bermanfaat banget… jadi bisa belajar banyak :)

    Salam Uda Vizon…

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>