Good Mood, Good Move, Good Mouth

Ada tiga hal yang patut dijaga, agar kita bisa memberikan kenyamanan bagi sekitar dan tentu bagi diri sendiri. Tiga hal tersebut adalah:

1. Good Mood

good mood

Be grateful when your mood is high and graceful when it is low” [Richard Carlson]

Mood merupakan suasana hati yang dapat dipengaruhi karena adanya rangsangan dari luar yang kita terima; bisa baik (good mood), bisa buruk (bad mood).

Mood akan terlihat dari perilaku yang ditunjukkan seseorang. Ia akan berpengaruh pada emosi. Dengan kata lain, emosi kita seringkali terekspresikan sebagai akibat dari suasana hati yang tengah kita rasakan.

Ketahuilah, mood itu sebenarnya adalah diri kita sendiri. Kita-lah yang mengendalikan mood kita. Sebagai contoh, slide presentasi yang telah kita persiapkan dengan baik, tiba-tiba terkena virus dan membuatnya berantakan, sementara waktu presentasi tinggal beberapa menit lagi.

Jika dalam kondisi tersebut kita terbawa suasana, maka akan muncullah bad mood. Walhasil, semuanya akan berantakan. Tapi, bila kita bisa tetap enjoy dan tidak panik, maka good mood lah yang muncul, dan kemungkinan besar presentasi itu akan sukses besar.

Menjaga mood agar tetap baik adalah penting, karena ia akan menentukan seperti apa perilaku (move) yang akan kita lakukan.

2. Good Move

good move

Forgive yourself for your faults and move on” [Les Brown]

Mood yang kita rasakan, berpengaruh pada perilaku. Seseorang yang lagi bad mood, seringkali mengekspresikan suasana hatinya dalam perilaku yang kurang elok, mulai dari uring-uringan sampai merusak segala hal yang ada di sekitarnya.

Perilaku negatif, tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain, termasuk orang-orang terdekat kita. Sebaliknya, perilaku positif, akan membahagiakan semua kalangan.

Setiap kita, pasti pernah melakukan kesalahan. Meratapi kesalahan, hanyalah akan membuahkan kesia-siaan. Good move, akan merubah kesalahan itu menjadi kemenangan.

Maka, tetaplah berperilaku baik, demi kehidupan yang lebih baik. Salah satu perilaku baik itu adalah bertutur kata yang baik (good mouth).

3. Good Mouth

good mouth

We have two ears and one mouth so that we can listen twice as much as we speak” [Epictetus]

Tidak sedikit orang yang hancur kehidupannya karena tidak mampu menjaga tutur kata. Ujaran-ujaran yang kita lontarkan, kemudian menyakitkan hati orang lain, seringkali berbalik arah kepada kita, dan menjadi senjata penghancur yang sangat kejam.

Tutur kata yang baik (good mouth) tidak muncul dengan sendirinya. Ia lahir dari perilaku yang baik (good move). Perilaku yang baik, lahir dari mood yang baik. Maka, menjaga mood agar tetap baik, adalah sebuah keniscayaan. Dan semuanya, ada pada diri kita sendiri.

Salah satu cara agar dapat bertutur kata yang baik adalah dengan lebih banyak mendengar ketimbang berbicara. Kita diberi dua telinga dan satu mulut menunjukkan bahwa mendengar haruslah lebih banyak daripada berbicara.

.

Mood, move, dan mouth yang tetap terjaga kebaikannya, niscaya memberi kebahagiaan untuk semesta, terutama diri kita.

Semoga bermanfaat :)

One comment on “Good Mood, Good Move, Good Mouth

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawab dulu ya pertanyaan di bawah ini sebelum kirim komentar, biar tidak dianggap spam.. :) *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>