mereka itu, para ibu!

27

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 22-07-2010

Tags: , , , , ,

Kaget sekali aku melihat secara sepintas tayangan sebuah infotainment hari ini. Di situ terlihat Krisdayanti berangkulan mesra dengan Raul Lemos. Dan yang tak kalah mengagetkan adalah adegan ciuman bibir antara keduanya, diperlihatkan di depan puluhan wartawan, yang tentunya disiarkan ke seantero jagat!.

Kekagetanku berubah menjadi kegeraman, tatkala sang diva berujar kalau dia tidak peduli bila semua orang membencinya, yang penting Allah sayang. Argh… ini benar-benar bikin geram…! Mana mungkin Allah menyayangi hambaNya, yang jelas-jelas melanggar aturanNya? Bukankah bermesra-mesraan dan bahkan berciuman antara manusia yang tidak terikat pernikahan adalah sebuah perbuatan yang dilarang? Aih… logikanya benar-benar tidak nyambung!

Tingkah polah artis belakangan ini memang sudah sangat kebablasan. Mereka sudah sangat silau dengan popularitas. Mereka sepertinya sudah menganggap hidup ini hanya untuk hari ini, tidak untuk hari esok. Mereka juga sepertinya hanya berpikir, kalau hidupnya hanya untuknya, tidak peduli dengan orang-orang yang terkait dengannya; orangtua, anak, kakak, adik, dsb.. Read the rest of this entry »

11 juli

19

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 11-07-2010

Tags: , , ,

Hari ini, 11 Juli 2010, genap satu tahun aku menggunakan domain http://hardivizon.com ini. Seperti yang pernah kuceritakan di awal peluncurannya, tanggal itu sengaja kupilih untuk memudahkanku mengingatnya, karena berbarengan dengan hari kelahiranku. Sehingga, setiap kali aku memperingati hari kelahiran, setiap itu pulalah aku memperingati hari jadinya blog ini.

Selama setahun ini, aku merasakan penurunan intensitas tulisan di blog, terutama di beberapa bulan terakhir. Dan tidak hanya itu, kunjunganku ke beberapa blog sahabat juga sangat jauh berkurang. Persoalannya memang sungguh klasik, tapi memang itulah yang terjadi. Tuntutan untuk menyelesaikan studi menuntutku untuk memberikan porsi yang lebih dalam fokus. Oleh karenanya, aku mohon maaf kepada sahabat narablog semua, jika kunjunganku sangat jarang ke blog anda masing-masing. Tapi percayalah, aku sungguh merindukan untuk tetap bertegur sapa..

Pepatah kuno yang mengatakan: “Seribu sahabat tidak pernah cukup, satu musuh sudah lebih dari cukup“, sungguh sangat aku rasakan manfaatnya. Di saat kelelahan merayapi hati dan raga ini, berkunjung ataupun bertegur sapa dengan seorang sahabat sangatlah ampuh menjadi pengobatnya. Hal itu sangat aku rasakan hari ini. Read the rest of this entry »

aura keikhlasan

22

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 15-05-2010

Tags: , , ,

n5m di kickandyAda banyak perasaan yang berkecamuk di diri ini setelah menonton sahabatku Ahmad Fuadi dan novelnya Negeri 5 Menara di acara Kick Andy, Jum’at 14 Mei 2010, kemarin. Ada bangga, haru, sekaligus khawatir.

Kebangganku tentu saja atas pencapaian Fuadi dalam hidupnya. Pencapaian yang kumaksud bukan ketenaran yang kini ia peroleh, tapi lebih kepada manfaat yang ia tebar ke semua khalayak. Pengalaman hidup yang ia bagi telah mampu menginspirasi banyak orang. Melalui tulisannya, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik, mulai dari ketaatan terhadap orangtua hingga kesungguhan dalam meraih cita-cita. Dengan demikian, ia telah benar-benar menerjemahkan makna “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya” dalam hidupnya. Ini yang benar-benar membuatku bangga.

Keharuanku muncul ketika melihat dua orang yang menjadi inspirasi utama Fuadi dalam novelnya, yaitu KH. Hasan Abdullah Sahal dan Amak, ibunda Fuadi.

Seperti yang pernah kuceritakan dulu, Pak Hasan adalah salah satu guru idolaku. Beliau begitu banyak memberi inspirasi bagiku. Dalam tayangan tersebut, kembali beliau memberikan guyonan cerdas, namun bermakna dalam. Kata beliau: “Jika menjadi guru, jadilah guru yang baik. Jika menjadi polisi, jadilah polisi yang baik…..“. Sebenarnya, kalimat itu sudah sering aku dengar ketika nyantri dulu, tapi entah kenapa, begitu mendengarnya lagi kali ini, ada aliran hawa sejuk di hatiku. Read the rest of this entry »

there’s no free lunch

18

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 23-04-2010

Tags: , ,

Tidak ada makan siang gratis!”, berulangkali sahabatku itu mengatakannya di hadapanku dan beberapa sahabat dalam sebuah perjumpaan. “Jika hari ini kamu membayarkan makanku, artinya besok atau lusa, akupun harus membayarkan makanmu“, imbuhnya lagi menambahkan.

Berkerut keningku mencerna kalimat-kalimat yang meluncur dari mulutnya. Tak pernah aku menduga, akan begitu ia mengartikulasikan sebuah persahabatan. Kukira, hubungan baik kami selama ini, benar-benar dijalankan dengan tulus, tanpa pamrih apapun. Kalimat yang dia sampaikan itu, telah menggugurkan segala kesan baikku selama ini terhadapnya.

Beberapa hari pikiranku cukup terganggu dengan kejadian itu. Aku sempat bertanya, seperti apakah persahabatan itu? Benarkah persahabatan itu harus berpamrih? Bukankah tanpa dimintapun, seorang sahabat akan memberi apapun yang diminta sahabatnya, semampu yang dia punya? Read the rest of this entry »

kebenaran itu pahit!

47

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai, kampung blagu | Posted on 07-04-2010

Tags: , , , ,

Andi terdiam sesaat, hatinya masih bimbang, apakah benar yang akan dilakukannya ini? Sejenak dilihatnya lagi amplop coklat di atas mejanya. Isinya masih utuh, 30 juta! Digenggamnya dengan erat amplop itu. Kembali diteguhkannya hatinya. “Aku harus melakukannya!“, begitu ia berbisik dalam hati.

Dengan yakin, dia melangkah keluar kamar kos, menenteng sebuah tas berisi pakaian dan menggendong sebuah ransel di pundak. Di mulut gang, ia panggil sebuah becak dan meminta untuk mengantarkannya ke sebuah alamat. Hanya butuh sekitar 20 menit, ia pun sampai di alamat yang dituju. Read the rest of this entry »

selamat ulangtahun, nabiku

14

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 25-02-2010

Tags: , ,

Rindu Rasul
Sam Bimbo & Taufiq Ismail

…………..

Rindu Kami Padamu Ya Rasul
Rindu Tiada Terperi
Berabad Jarak Darimu Ya Rasul
Serasa Dikau Di Sini

Cinta Ikhlasmu Pada Manusia
Bagai Cahaya Surga
Dapatkah Kami Membalas Cintamu
Secara Besahaja

……….

Selamat Ulangtahun, Nabiku…
Semoga teladanmu senantiasa mewarnai hidupku…

husnul khatimah

18

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 24-02-2010

Tags: , , ,

Berakhir dengan indah, adalah keingin setiap kita dalam setiap peran yang kita jalani. Sebagai contoh, seorang pejabat, berharap agar akhir masa jabatannya ditutup dengan manis. Banyak torehan prestasi yang ditinggalkannya. Bawahannyapun merasa sangat sedih dengan berakhirnya masa jabatan itu. Bahkan rivalnya pun merasa kalau jabatan itu memang pantas untuknya.

Begitu juga dengan kehidupan yang kita jalani di dunia ini. Kita sangat menginginkan agar ketika jatah hidup kita berakhir, kitapun pergi dengan tinggalan nama baik lagi harum. Seperti kata pepatah: “harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama“.

Bayangkan, betapa buruknya jika seseorang yang tewas ketika sedang berbuat mesum di sebuah kamar hotel, atau meninggal dunia akibat over dosis obat-obatan terlarang, atau bahkan mati karena bunuh diri. Kesemuanya itu tentu akan membuat ia meninggalkan nama buruk setelah kepergiannya. Bukan hanya untuknya, tapi juga untuk keluarga yang ditinggalkannya.

Memperoleh husnul khatimah, bukanlah perkara yang sekonyong-konyong. Ia merupakan hasil akhir dari proses bangunan diri kita selama perjalanan di dunia ini. Ia harus diusahakan. Seperti seorang pejabat yang ingin berakhir dengan manis, tentulah ia harus berusaha menorehkan prestasi dan meninggalkan kesan baik selama masa jabatannya. Kesemena-menaan yang dilakukannya selama menjabat tentu saja akan berakibat buruk bagi akhir masa jabatannya.

Dalam kehidupan juga haruslah begitu. Jika kita tidak ingin tutup usia dalam keadaan yang tidak baik, maka berusahalah untuk tidak terlibat dalam perkara buruk. Berzina misalnya. Tidakkah kita takut, ketika sedang asyik melakukan perbuatan bejat itu, tiba-tiba malaikat maut mencabut nyawa kita…?? Na’udzubillah! Semoga Tuhan melindungi kita dari keadaan itu.

Berusaha agar selalu berada pada jalur Tuhan adalah salah satu cara yang tepat untuk memperoleh husnul khatimah. Dan yang tak kalah pentingnya adalah selalu berdoa agar Tuhan senantiasa melindungi langkah kita dan mengingatkan jika kita mulai tergelincir.

Ya Tuhan, tutuplah usia kami dengan akhir yang baik,
Jangan Kau selesaikan kami dalam keadaan yang buruk….

.

.

(tulisan ini adalah ekspresi dari kepedihan hatiku melihat kematian seorang yuniorku. semoga ia husnul khatimah)

miskin harta atau jiwa?

47

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 05-02-2010

Tags:

Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rizki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar,”
(Al-Quran surat Al-Israa’: 31).

Sebuah berita mengenai penelantaran anak kembali menggetarkan kita. Adalah seorang ibu bernama Diana di Tangerang, karena alasan mencari uang untuk makan anak-anaknya, tega meninggalkan mereka di rumah yang terkunci. Tiga orang anaknya yang masing-masing berumur 3 tahun, 2 tahun dan 9 bulan ditinggalkannya begitu saja di rumah kontrakan di bilangan Cipondoh Tangerang selama empat hari tanpa makan dan minum.

Sulit membayangkan, betapa berat “siksaan” kelaparan dan ketakutan yang dialami ketiga balita tersebut. Alasan sang ibu mencari uang untuk makan sang anak patut dihargai. Tapi, mestikah dia meninggalkan mereka selama empat hari? Sebuah perilaku yang aneh menurutku.

Dan yang lebih aneh lagi adalah, mengapa warga sekitar tidak ada yang mengetahuinya? Mengapa baru pada hari kelima, ketiga bocah itu ditemukan? Bukankah kebiasaan seorang anak bila merasakan ketidaknyamanan pada dirinya akan menangis? Bahkan bukan sekedar isakan, kemungkinan besar mereka akan berteriak sekencang-kencangnya. Dapat dipastikan suara mereka akan sangat gaduh. Lantas, mengapa para tetangga tidak mendengar sama sekali teriakan anak-anak itu? Argh… sulit menalarkan kejadian ini. Read the rest of this entry »