dia mengemis..

20

Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 28-05-2009

Tags: , , , ,

Sebelum membaca yang ini, ada baiknya baca dulu tulisan sebelumnya: “untuk dikenang”

Demi mengurangi trauma anak-anakku karena gempa, kuputuskan untuk mengungsi sementara ke Jakarta. Kupikir, dengan menjauh sementara dari lokasi kejadian itu, akan dapat menjadi semacam terapi buat mereka. Apalagi, sekolah diliburkan selama dua minggu ke depan. Tiga hari setelah gempa itu terjadi, kamipun berangkat ke Jakarta.

Di Jakarta, kami tinggal di rumah kakak sepupu. Kami dilayani dengan penuh kehangatan. Apalagi kakakku itu tinggal seorang diri. Suaminya sudah tiada, anak semata wayangnya pun sedang kuliah di kota Padang. Jadilah kehadiran kami membuat dirinya merasa terhibur sekali.

Tapi, liburan mendadak itu tidak membuat diriku nyaman. Hatiku gelisah. Pikiranku tidak tenang. Ada semacam rasa bersalah di diri ini. Read the rest of this entry »

untuk dikenang

20

Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 27-05-2009

Tags: , , , , ,

Hari ini,  tiga tahun yang lalu, bumi Yogyakarta dan sekitarnya luluh lantak oleh goncangan gempa bumi. Peristiwa itu bagiku seolah ucapan “Selamat Datang” yang amat dahsyat dan istimewa. Keberadaan kami di kampung Kweni belumlah lagi lama, tidak lebih dari sebulan. Belum banyak tetangga yang kami kenal secara akrab. Terasa cukup sulit bagi kami untuk bisa berinteraksi dengan warga. Barangkali karena budaya dan bahasa kami yang jauh dari kata “sama”. Namun, peristiwa gempa bumi itu telah mempercepat semuanya. Kali ini, aku ingin menceritakannya kembali, untuk dapat mengabadikan kenangan itu bersama sahabat semua.

Sabtu pagi, 27 Mei 2006, aku sedang berada di Pondok Modern Gontor Ponorogo Jawa Timur dalam rangka menghadiri Temu Akbar Alumni pada peringatan 80 tahun berdirinya pesantren tersebut. Setelah salat Subuh, aku mengajak beberapa teman untuk napak tilas di setiap sudut pesantren yang pernah menjadi bagian penting hidup kami. Satu persatu area pesantren kami lewati sambil menceritakan segala memori yang berkaitan dengan lokasi itu. Tentu saja, kegiatan itu mengundang tawa. Ya, kami menertawakan keluguan kami dahulu… :D

Ketika sampai di depan gedung olah raga, tiba-tiba langkah kami terhenti. Secara mengejutkan, bumi bergoncang. Meski tidak terlalu keras, tapi cukup mengagetkan. Sekonyong kami lihat para santri berhamburan dari asrama-asrama mereka. Suasana gaduh segera terasa. Jantungku berdegup kencang. Read the rest of this entry »

pilihan

34

Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 11-05-2009

Tags: , , ,

Hidupmu indah bila kau tau
Jalan mana yang benar
Harapan ada, harapan ada
Bila kau percaya…

(Albert, AFI Junior)

Memilih bukanlah persoalan yang berat. Persoalan utamanya adalah konsekwensi dari pilihan itu. Banyak orang yang hanya sanggup memilih, tapi tidak sanggup dengan konsekwensinya.

Kalau  ke Jogja, hati-hati dengan pilihan jalan berikut ini, apalagi di malam hari… :D

DSC_0251

apes

23

Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 11-04-2009

Tags: , , , ,

Seringkali kita berniat baik, tapi dianggap bersalah oleh orang lain. Atau sebuah kesalahan ditimpakan kepada kita, padahal kita tidak melakukan sama sekali, hanya gara-gara kita berada di tempat tersebut dan orang yang bersalah kabur dari tempat itu.

Sebagai contoh, apa yang disebutkan Mas Goenoeng Moelyo di status facebook-nya: “hhh… gara2 anak muda ugal2an, aku jadi ngganti kerusakan bemper belakang mobil orang. mana habis nyruduk, dia lari lagi. dan sekarang waktunya balas dendam. kucari kau sampai liang semut ! banyumanik nggak seluas yang kau kira”

Aku pernah beberapa kali mengalaminya. Salah satunya adalah ketika aku menolong orang yang mengalami kecelakaan tabrakan sepeda motor di jalan ring road selatan, jalan yang selalu aku lalui setiap hari dari rumah menuju kampusku. Read the rest of this entry »

bocah kweni vs blogger

29

Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 09-03-2009

Tags: , , , , , , , , , , ,

Sabtu, 7 Maret 2009

Akhirnya datang juga!, bisikku dalam hati begitu melihat iringan mobil memasuki kampungku. Ya, mereka adalah para blogger yang akrab di monitor, tapi jauh di mata. Mereka menghadiri undangan onechan Imelda untuk bermain bersama “anak-anakku”, para bocah Kweni.

Satu persatu mereka turun dari mobil setelah parkir dengan “selamat”. Yang pertama kali adalah Jeunglala. Wah, ternyata omongan bro Hery Azwan terbukti, kalau bacot Lala tidak kalah heboh dengan tulisan-tulisannya. Kemudian disusul oleh Daniel Mahendra, Goenoeng, Arif, Tyan, Noenki, Ipi dan tentunya sang ratu kopdar, Imelda:) Wuih, hebat nian… orang-orang yang selalu malang melintang di jagat maya, sekarang dapat kutemui secara nyata. Ternyata, mereka benar-benar nyata! (emang makhluk halus, hihihi…) Read the rest of this entry »

filsafat merapi

20

Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 07-02-2009

Tags: , , , , , , ,

Tulisan ini pada awalnya merupakan komentarku di postingannya Pak NH18 tentang modal lelaki dalam menggaet wanita pujaan hati. Tapi karena kepanjangan, aku jadikan saja postingan baru, gak salah kan…? hehe…

Beberapa hari yang lalu, aku mengantarkan sahabatku menemui Mbah Marijan, sang juru kunci gunung Merapi. Pastilah kita semua sudah kenal baik dengan beliau. Di awal tahun 2006 nama beliau sempat menjadi perbincangan, karena keteguhan beliau memegang amanat dari almarhum Sultan Hamenkubuwono IX untuk tidak meninggalkan Merapi meski dalam keadaan apapun. Dan sekarang, beliau semakin terkenal karena iklan salah satu minuman penambah stamina dengan kalimat ampuhnya, ROSA! Read the rest of this entry »

Belajar Dari Seorang Pengamen

7

Posted by vizon | Posted in hiburan, jogja, keluarga, lingkungan, musik | Posted on 12-03-2008

Tags: , , , , , , , , ,

Hari Minggu biasanya aku manfaatkan dengan bermain bersama anak-anakku, entah di rumah ataupun di luar rumah. Hari Minggu kemarin, 9 Maret 2008, kami manfaatkan dengan melakukan kerja bakti bersih-bersih halaman depan. Mulai dari sapu-menyapu sampai membereskan tanaman. Tidak lupa juga jemur-jemur kasur. “Ih, kasurnya bau pesing siapa nih?”, celetukku ketika mengangkat kasur-kasur itu keluar. Serentak anak-anakku menjawab, “adeeek…!“, sambil nunjuk ke Fatih, anak bungsuku. Sontak tawa kami meledak, dan yang diledek juga ikut-ikutan tertawa. Menyenangkan sekali. Read the rest of this entry »

Pak Harto Wafat, Bantul "Bergoyang"

6

Posted by vizon | Posted in jogja, lingkungan, tradisi | Posted on 28-01-2008

Tags: , , ,

Sehabis Maghrib menjelang Isya tadi malam (27/01/08), kami bersantai-santai di ruang keluarga. Afif dan Satira sibuk dengan PR sekolah mereka, Nazhif bermain denganku, sementara Fatih masih “menggelayut” dengan Mamanya.

Tiba-tiba kami dikagetkan dengan teriakan istriku; “Gempa!”

Read the rest of this entry »