sembuh…!

26

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-01-2010

Tags:

Alhamdulillah, blog ini sudah keluar dari karantina-nya. Sejak dinyatakan sakit karena terserang “penyakit aneh” dua hari yang lalu, sang bidan segera bertindak. Mengetahui penyakit itu tidak biasa, maka beliau memerintahkan untuk menjauhkan blog ini dari para pengunjung buat sementara. Dan sebagai pasien yang taat dan patuh, maka akupun mematuhi aturan itu.

Setelah melalui treatmen sana-sini, akhirnya penyakit antah-berantah itupun kabur dengan suksesnya. Sempat kepikiran juga sih untuk minta tolong Pak Jono, tapi karena beliau musti melakukan berbagai ritual dulu, maka niat itupun urung dilaksanakan.

Meski masih sedikit lemas karena baru saja sembuh, tapi kondisi ini telah berhasil mendapatkan aliran kebahagiaan dalam diriku. Aku bisa bilang, it’s my one fine day. Sekali lagi aku mau bilang bahwa, blogging telah memperluas wawasan pengetahuan maupun pertemananku. Sungguh rugi rasanya bila apa yang telah didapat melalui jagad blog disia-siakan begitu saja. Aku sangat yakin, dengan aktivitas blogging, kita takkan pernah merasa tua, meski sesungguhnya usia telah menanjak sangat jauh.

Nah, biar tidak terlalu lemas, ada baiknya kita makan nasi rebus (sego godhog) dulu. Setelah itu, kita jalan-jalan naik sepeda. Tapi, jangan lupa untuk mengenal terlebih dahulu jenis-jenisnya, agar tak salah pakai. Sebab, segala sesuatu yang baik buat orang lain, belum tentu baik buat kita. Kegiatan seperti ini juga sangat berguna bagi orang yang sedang mengalami jetlag setelah perjalanan cukup jauh.

Karena ngeblog adalah salah satu kegiatan yang dijalani dengan hati, maka pantas saja kita mendapat tali asih dari sahabat-sahabat terbaik. Meski sering mendapat kenyataan sinting, namun itu tidak berarti membuat kita berkecil hati. Sebab, hidup ini bukanlah semata soal penungguan. Ia musti diisi dengan karya. Ia musti diberi makna. Dan makna itu akan bisa kita peroleh bila dengan kesungguhan.

Karena masih lemas, maka aku tidak bisa bertandang dulu ke kediaman teman-teman. Paling nanti update status di facebook dengan status yang santun dan bersahaja, biar tidak terkesan lebay dan sombong :D

Terima kasih atas doa dan motivasi dari sahabat narablog semua. That means a lot for me. :)

ria senang

47

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 23-01-2010

Tags: ,

Judul ini tidak ada hubungannya dengan ‘ria jenaka’ atau ‘taman ria’ atau ria-ria yang lainnya. Ini adalah kalimat yang sering diucapkan oleh salah seorang sahabat narablog terbaikku, Jumria Rahman atau yang sering dipanggil Ria. Kalimat itu sering dia lontarkan ketika aku merasa tidak enak hati telah mengganggu kesibukannya.

“Ria, kalau lagi repot gak usah aja dulu. Nanti aja kalau sudah agak senggang”, ucapku padanya dalam sebuah chatting di YM pertengahan Juni 2009 yang lalu.

“Gak kok Uda, Ria tidak repot. Ria senang membantu Uda”, demikian jawabnya.

Ya, harus kuakui bahwa blog ini bisa hadir ke tengah-tengah sahabat semua berkat tangan dingin Ria. Dialah bidan blog ini. Aku yang sama sekali tidak paham soal web-design serta segala hal yang berkaitan dengannya, benar-benar merasa sangat terbantu olehnya. Dan yang membuatku tak berhenti bersyukur adalah, bahwa dia sedikitpun tidak merasa terganggu. Malah kalimat ‘ria senang’ itulah yang selalu diucapkannya padaku. Meski aku sendiri sangat tahu, kalau dia tengah sibuk dengan pekerjaannya. Read the rest of this entry »

self acceptance

63

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 16-01-2010

Tags: , , , , , ,

Pernahkah kita merasa tidak nyaman dengan apa yang kita miliki? Mata sipit, hidung bangir, pipi tembem atau tubuh pendek? Aku yakin, paling tidak sekali dalam hidup, kita pernah merasakan itu. Ingin sekali rasanya memiliki kesempurnaan luar biasa di diri ini. Tapi, siapakah di antara jutaan manusia di muka bumi ini yang sempurna? Tentu tidak ada!

Penerimaan keadaan diri (self acceptance) dengan apa adanya adalah salah satu cara terbaik untuk menjawab persoalan di atas. Menerima keadaan diri dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akan sangat mempengaruhi kebahagiaan kita. Kebahagiaan tersebut, tentulah akan sangat berpengaruh pada kecerdasan emosional dan spiritual kita.

Pemberian yang Tuhan anugerahi kepada masing-masing kita itu tidaklah pernah salah. Kita tidak akan pernah dihukum atas kelebihan yang Tuhan berikan kepada kita ataupun sebaliknya. Tapi, hukum itu berlaku pada bagaimana cara kita memanfaatkan pemberian itu. Read the rest of this entry »

rahasia itupun terkuak

47

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-12-2009

Tags: , , , , , ,

Aku tak menyangka, kalau ternyata mereka telah lama berhubungan. Bukan sekedar hubungan biasa. Hubungan yang memiliki banyak konsekwensi; dunia maupun akhirat. Selama ini aku pikir mereka teman biasa, seperti halnya aku berteman dengan mereka berdua. Obrolan antara mereka layaknya obrolan antara teman; santai dan nyaris tanpa rasa sungkan.

Aku sungguh tak menyangka, sampai akhirnya seseorang tanpa sengaja memberitahukannya dalam sebuah pertemuan. Aku dan sahabatku yang ada waktu itu, cukup terkaget-kaget dengan kenyataan tersebut. Kaget bukan karena merasa kecolongan, tapi lebih kepada rasa salut atas kemahiran mereka menjaga komitmen untuk tidak mengumbar kemesraan di depan khalayak.

Kemarin, Minggu 27 Desember 2009, aku bertemu dengan keduanya. Mereka tertawa-tawa saja ketika kusampaikan soal kekagetanku itu.

Sebetulnya siapa sih yang kubicarakan….!? (Hahaha… lebay amat ya? jadi mirip infotainment ;) ) Read the rest of this entry »

bukubuku

18

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 26-12-2009

Tags: , , , , , , , , ,

Selama aktif dalam perbloggan, beberapa kali aku mendapatkan bingkisan dari sahabat-sahabat blogger. Bingkisan yang terbanyak adalah berupa buku. Terus terang, aku sangat suka dengan hadiah buku, karena itu akan bermanfaat sangat lama dan takkan ternilai harganya. Buku-buku yang kuperoleh itu sungguh luar biasa. Aku sangat berterima kasih atas hadiah-hadiah tersebut.

Yang pertama kuperoleh adalah dari sahabatku Hery Azwan. Ada dua pucuk buku yang dikirimkannya.

  1. Blind Power: Berdamai dengan Kegelapan, karya Eko Ramaditya Adikara, terbitan Grafidia. Buku ini merupakan kisah nyata penulisnya yang tunanetra. Menceritakan perjuangannya untuk dapat berkarya layaknya manusia normal. Aku pernah menuliskan review-nya dengan judul “Blind Power: berkawan dengan lawan”
  2. Smart Salat for Teens, karya Rusdin S. Rauf, tebitan Hamdalah. Dalam buku ini, disampaikan bahwa ternyata salat juga bisa membantu meningkatkan kecerdasan seseorang. Sebuah rahasia yang belulm banyak orang tahu. Mengacu kepada Al-Quran dan hadis serta ditopang dengan teori multiple intelligence, penulis menunjukkan kepada kita tentang tata cara salat yang mencerdaskan. Salat yang selama ini, mungkin, hanya demi menunaikan kewajiban semata. Read the rest of this entry »

situmorang

55

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-11-2009

Tags: , , , , , ,

Situmorang adalah salah satu nama marga pada suku Batak. Barangkali, nama marga ini lebih dikenal oleh kebanyakan orang Indonesia, ketimbang nama-nama marga Batak lainnya. Hal itu bisa terjadi, mungkin karena pengaruh sebuah lagu daerah Batak yang menjadikan nama marga ini sebagai judulnya. Kira-kira begini salah satu syairnya: Situmorang, Situmorang, Situmorang | Ala situ ala rude | Situmorang, Situmorang, Situmorang | Par rude-rude i tahe…

Dalam kehidupanku, ada beberapa sahabat yang bermarga Situmorang yang cukup aku kenal. Dan dalam dunia blogging, juga ada satu nama Situmorang yang cukup menarik perhatian khalayak. Dialah Eka Situmorang-Sir dengan blognya yang berjudul Ceritaeka. Kemampuannya dalam meramu kata, dengan mudah dapat mengundang pengunjung. Sehingga, dalam waktu singkat, blognya sudah masuk ke jajaran terdepan. Apalagi dalam setahun ini, dia telah memenangkan beberapa kompetisi blog.

Hari ini, Sabtu, 28 November 2009, aku mendapat kesempatan untuk bertemu muka dengannya. Eka kebetulan menghabiskan akhir pekannya di Jogja bersama suami tercinta. Aku dan Bu Tutinonka, pun saling kontak. Ada beberapa tempat yang kuajukan untuk kopdar, dan akhirnya terpilihlah Restoran Bumbu Desa sebagai tempat pertemuan kami. Read the rest of this entry »

pelajaran berharga

23

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 17-11-2009

Tags: , , , ,

Ternyata, bukan hanya akun facebook-ku saja yang kena bajak, seperti yang pernah kuceritakan pada postingan sebelum ini, e-learning ku– http://ruangkuliah.hardivizon.com– pun tak luput dari sasaran kejahatan cyber. Hampir dua minggu web-ku yang satu itu “koid”, alias tidak bisa diakses. Tentu saja aku panik alang kepalang. Nyaris emailku penuh dengan pertanyaan dari mahasiswaku soal tidak bisanya mereka mengakses e-learning tersebut.

Tidak hanya itu, blog ini pun tidak luput dari sasaran. Puluhan spam masuk dan tidak terdeteksi. Aih… rusuh nian rasanya… :(

Akhirnya, berkat kesabaran dan ketulusan sang dedengkot IT, Ria, kondisi itupun teratasi. Alhamdulillah, semuanya mulai hari ini sudah membaik kembali.  Akupun lega… Terima kasih yang tak terhingga kuhaturkan kepada Ria. Semoga Allah membalasi kebaikan hatinya dengan pahala yang berlipat ganda.

Sebagai pembelajaran dari kejadian yang menimpaku ini, berikut aku koppas tulisannya Ria yang sudah ditulisnya beberapa bulan yang lalu, semoga bermanfaat: Read the rest of this entry »

beauty of blogging

84

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 24-10-2009

Tags: , , , ,

Sejujurnya, aku sudah mempersiapkan diri untuk hadir dalam peluncuran novel sahabatku DM di Jakarta. Untuk itu, akupun sudah merencanakan sebelum kembali ke Jogja dari Bengkulu, aku akan mampir dulu di Jakarta. Tiketpun kubeli; Bengkulu-Jakarta, 22 Oktober 2009 dan Jakarta-Jogja, 24 Oktober 2009 sore. Aku sudah membayangkan akan bertemu sahabat-sahabat blogger yang sering kutemui di dunia maya, secara nyata.

Namun, rencana itu akhirnya gagal. Secara tiba-tiba DM mengumumkan kalau peluncuran novelnya itu ditunda oleh pihak penerbit. Aku kecewa. Tapi, aku tahu betul, DM jauh lebih kecewa. Ingin rasanya kusegera terbang ke Bandung dan bertemu dengannya, duduk di sampingnya, berbagi kekecewaan bersamanya. Namun, kutahu, itu tak perlu kulakukan. Karena, aku sangat yakin, bahwa DM bukanlah anak kemarin sore yang menangis meronta-ronta ketika diambil permennya. Dia adalah batu karang yang kokoh, yang tetap tegar berdiri, meski gelombang menghantam tubuhnya jutaan kali. Keyakinanku itupun terbukti. Coba saja baca postingannya yang berjudul SUKSMA. Read the rest of this entry »