self acceptance

45

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 16-01-2010

Tags: , , , , , ,

Pernahkah kita merasa tidak nyaman dengan apa yang kita miliki? Mata sipit, hidung bangir, pipi tembem atau tubuh pendek? Aku yakin, paling tidak sekali dalam hidup, kita pernah merasakan itu. Ingin sekali rasanya memiliki kesempurnaan luar biasa di diri ini. Tapi, siapakah di antara jutaan manusia di muka bumi ini yang sempurna? Tentu tidak ada!

Penerimaan keadaan diri (self acceptance) dengan apa adanya adalah salah satu cara terbaik untuk menjawab persoalan di atas. Menerima keadaan diri dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akan sangat mempengaruhi kebahagiaan kita. Kebahagiaan tersebut, tentulah akan sangat berpengaruh pada kecerdasan emosional dan spiritual kita.

Pemberian yang Tuhan anugerahi kepada masing-masing kita itu tidaklah pernah salah. Kita tidak akan pernah dihukum atas kelebihan yang Tuhan berikan kepada kita ataupun sebaliknya. Tapi, hukum itu berlaku pada bagaimana cara kita memanfaatkan pemberian itu. Read the rest of this entry »

rahasia itupun terkuak

34

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-12-2009

Tags: , , , , , ,

Aku tak menyangka, kalau ternyata mereka telah lama berhubungan. Bukan sekedar hubungan biasa. Hubungan yang memiliki banyak konsekwensi; dunia maupun akhirat. Selama ini aku pikir mereka teman biasa, seperti halnya aku berteman dengan mereka berdua. Obrolan antara mereka layaknya obrolan antara teman; santai dan nyaris tanpa rasa sungkan.

Aku sungguh tak menyangka, sampai akhirnya seseorang tanpa sengaja memberitahukannya dalam sebuah pertemuan. Aku dan sahabatku yang ada waktu itu, cukup terkaget-kaget dengan kenyataan tersebut. Kaget bukan karena merasa kecolongan, tapi lebih kepada rasa salut atas kemahiran mereka menjaga komitmen untuk tidak mengumbar kemesraan di depan khalayak.

Kemarin, Minggu 27 Desember 2009, aku bertemu dengan keduanya. Mereka tertawa-tawa saja ketika kusampaikan soal kekagetanku itu.

Sebetulnya siapa sih yang kubicarakan….!? (Hahaha… lebay amat ya? jadi mirip infotainment ;) ) Read the rest of this entry »

bukubuku

19

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 26-12-2009

Tags: , , , , , , , , ,

Selama aktif dalam perbloggan, beberapa kali aku mendapatkan bingkisan dari sahabat-sahabat blogger. Bingkisan yang terbanyak adalah berupa buku. Terus terang, aku sangat suka dengan hadiah buku, karena itu akan bermanfaat sangat lama dan takkan ternilai harganya. Buku-buku yang kuperoleh itu sungguh luar biasa. Aku sangat berterima kasih atas hadiah-hadiah tersebut.

Yang pertama kuperoleh adalah dari sahabatku Hery Azwan. Ada dua pucuk buku yang dikirimkannya.

  1. Blind Power: Berdamai dengan Kegelapan, karya Eko Ramaditya Adikara, terbitan Grafidia. Buku ini merupakan kisah nyata penulisnya yang tunanetra. Menceritakan perjuangannya untuk dapat berkarya layaknya manusia normal. Aku pernah menuliskan review-nya dengan judul “Blind Power: berkawan dengan lawan”
  2. Smart Salat for Teens, karya Rusdin S. Rauf, tebitan Hamdalah. Dalam buku ini, disampaikan bahwa ternyata salat juga bisa membantu meningkatkan kecerdasan seseorang. Sebuah rahasia yang belulm banyak orang tahu. Mengacu kepada Al-Quran dan hadis serta ditopang dengan teori multiple intelligence, penulis menunjukkan kepada kita tentang tata cara salat yang mencerdaskan. Salat yang selama ini, mungkin, hanya demi menunaikan kewajiban semata. Read the rest of this entry »

situmorang

37

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-11-2009

Tags: , , , , , ,

Situmorang adalah salah satu nama marga pada suku Batak. Barangkali, nama marga ini lebih dikenal oleh kebanyakan orang Indonesia, ketimbang nama-nama marga Batak lainnya. Hal itu bisa terjadi, mungkin karena pengaruh sebuah lagu daerah Batak yang menjadikan nama marga ini sebagai judulnya. Kira-kira begini salah satu syairnya: Situmorang, Situmorang, Situmorang | Ala situ ala rude | Situmorang, Situmorang, Situmorang | Par rude-rude i tahe…

Dalam kehidupanku, ada beberapa sahabat yang bermarga Situmorang yang cukup aku kenal. Dan dalam dunia blogging, juga ada satu nama Situmorang yang cukup menarik perhatian khalayak. Dialah Eka Situmorang-Sir dengan blognya yang berjudul Ceritaeka. Kemampuannya dalam meramu kata, dengan mudah dapat mengundang pengunjung. Sehingga, dalam waktu singkat, blognya sudah masuk ke jajaran terdepan. Apalagi dalam setahun ini, dia telah memenangkan beberapa kompetisi blog.

Hari ini, Sabtu, 28 November 2009, aku mendapat kesempatan untuk bertemu muka dengannya. Eka kebetulan menghabiskan akhir pekannya di Jogja bersama suami tercinta. Aku dan Bu Tutinonka, pun saling kontak. Ada beberapa tempat yang kuajukan untuk kopdar, dan akhirnya terpilihlah Restoran Bumbu Desa sebagai tempat pertemuan kami. Read the rest of this entry »

pelajaran berharga

23

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 17-11-2009

Tags: , , , ,

Ternyata, bukan hanya akun facebook-ku saja yang kena bajak, seperti yang pernah kuceritakan pada postingan sebelum ini, e-learning ku– http://ruangkuliah.hardivizon.com– pun tak luput dari sasaran kejahatan cyber. Hampir dua minggu web-ku yang satu itu “koid”, alias tidak bisa diakses. Tentu saja aku panik alang kepalang. Nyaris emailku penuh dengan pertanyaan dari mahasiswaku soal tidak bisanya mereka mengakses e-learning tersebut.

Tidak hanya itu, blog ini pun tidak luput dari sasaran. Puluhan spam masuk dan tidak terdeteksi. Aih… rusuh nian rasanya… :(

Akhirnya, berkat kesabaran dan ketulusan sang dedengkot IT, Ria, kondisi itupun teratasi. Alhamdulillah, semuanya mulai hari ini sudah membaik kembali.  Akupun lega… Terima kasih yang tak terhingga kuhaturkan kepada Ria. Semoga Allah membalasi kebaikan hatinya dengan pahala yang berlipat ganda.

Sebagai pembelajaran dari kejadian yang menimpaku ini, berikut aku koppas tulisannya Ria yang sudah ditulisnya beberapa bulan yang lalu, semoga bermanfaat: Read the rest of this entry »

beauty of blogging

49

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 24-10-2009

Tags: , , , ,

Sejujurnya, aku sudah mempersiapkan diri untuk hadir dalam peluncuran novel sahabatku DM di Jakarta. Untuk itu, akupun sudah merencanakan sebelum kembali ke Jogja dari Bengkulu, aku akan mampir dulu di Jakarta. Tiketpun kubeli; Bengkulu-Jakarta, 22 Oktober 2009 dan Jakarta-Jogja, 24 Oktober 2009 sore. Aku sudah membayangkan akan bertemu sahabat-sahabat blogger yang sering kutemui di dunia maya, secara nyata.

Namun, rencana itu akhirnya gagal. Secara tiba-tiba DM mengumumkan kalau peluncuran novelnya itu ditunda oleh pihak penerbit. Aku kecewa. Tapi, aku tahu betul, DM jauh lebih kecewa. Ingin rasanya kusegera terbang ke Bandung dan bertemu dengannya, duduk di sampingnya, berbagi kekecewaan bersamanya. Namun, kutahu, itu tak perlu kulakukan. Karena, aku sangat yakin, bahwa DM bukanlah anak kemarin sore yang menangis meronta-ronta ketika diambil permennya. Dia adalah batu karang yang kokoh, yang tetap tegar berdiri, meski gelombang menghantam tubuhnya jutaan kali. Keyakinanku itupun terbukti. Coba saja baca postingannya yang berjudul SUKSMA. Read the rest of this entry »

kopdar bonus

44

Posted by Vizon | Posted in alam, kampung blagu, minangkabau | Posted on 15-10-2009

Tags: , , , , , , ,

Kunjunganku ke Sumbar ternyata berbonus kopdar dengan beberapa blogger ngetop. Mereka adalah orang-orang yang lumayan akrab di dunia maya, tapi belum pernah bertemu muka.

Padang

Begitu sampai di kota ini, aku coba kontak Imoe dan Arif. Ternyata, cukup sulit untuk bertemu pada situasi seperti ini. Imoe yang tengah sibuk dengan urusan recovery mental anak-anak bersama Lembaga Perlindungan Anak, berusaha mencari celah waktu untuk dapat bertemu. Sementara Arif, yang masih muda belia itupun harus berusaha menyusun strategi agar dapat izin keluar malam dari sang ayah. Akhirnya, dengan berbagai usaha, kamipun berhasil bertemu. Read the rest of this entry »

friend indeed

28

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 08-09-2009

Tags: , ,

Senin, 7 September 2009, pukul 23.20, aku sedang terlelap dengan nyenyaknya. Tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara sms dari ponselku. Dengan setengah sadar, kubuka, dan kutemukan sebuah pesan singkat dari seorang sahabat.

“Baik-baik saja, Da?”

Aneh, kok begitu isinya? Padahal kami baru saja kemarin saling sms dan saling cela di facebook. Ada apa ya? Dengan masih setengah sadar, kubalas sms itu.

“Alhamdulillah baik, dirimu bagaimana? Eh, ada apa sih?

Dalam hitungan detik, balasan pun masuk.

“Lho? Kudengar Jogja baru saja kena gempar 6,8 skala richter…”

Dengan kesadaran yang nyaris sempurna, kubalas sms itu.

“Masak sih? Aku gak merasa tuh? Ini aku terbangun karena sms-mu”

Sms-pun dibalas

“Weh… syukurlah kalau begitu :)

Dengan hampir tak percaya, ku buka gorden dan kutengok keluar. Ingin kupastikan apakah benar-benar telah terjadi gempa. Ternyata, tidak banyak tetanggaku yang terlihat berkeliaran di luar. Akupun menyimpulkan kalau gempa tadi tidaklah terlalu kuat. Tapi tunggu!! kan tadi dia bilang 6,8 SR. Itu berarti tidak jauh beda dengan gempa tiga tahun lalu, 6.9 SR. Ah, bercanda tuh kawan, pikirku.

Belum lagi habis keherananku, secara membabi buta, sms berdatangan ke ponselku. Dari berbagai teman di berbagai pelosok negeri. Semuanya menanyakan keadaanku berkaitan dengan gempa yang baru saja terjadi. Dan sama seperti jawabanku kepada sahabat yang mengirim sms pertama tadi, akupun mengatakan kalau aku baik-baik saja dan tidak merasakan adanya gempa.

Pagi harinya, akupun mendapatkan berita pastinya di televisi. Ternyata benar, bahwa telah terjadi gempa di Yogyakarta pada Senin malam, 7 September 2009 pukul 23.12 wib. Sumber gempa berada pada 263 kilometer arah Tenggara Wonosari Gunungkidul atau 10,33 LS-110, 62 BT dengan kedalaman 35 kilometer di bawah dasar laut. Karena dalam itulah, maka wajar saja getarannya tidak terlalu terasa.

Dari pagi hingga siang hari, beberapa kali aku mendapatkan sms dan telpon dari sahabat-sahabatku. Semuanya menanyakan hal yang sama. Dan yang lebih mengejutkan diriku adalah, ketika malam ini aku membuka akun facebook, setelah seharian tidak sempat online, banyak pesan yang masuk di inbox dan wall-ku. Mereka juga menanyakan hal yang sama.

Luar biasa!

Aku benar-benar terharu dibuatnya. Ternyata, aku memiliki sahabat-sahabat sejati. Semuanya memiliki kepedulian yang tinggi. Meski yang mereka lakukan itu kecil semata, tapi maknanya sangat besar bagiku.

Tak dapat kuungkapkan hormatku kepada seluruh sahabatku, termasuk di antaranya adalah Anda semua para sahabat maya-ku. Aku bersyukur atas anugerah terindah ini. Semoga Tuhan memberkahi kita semua. Persahabatan ini benar-benar terasa indah.

Terima kasih sahabat… :D