Posted by Vizon | Posted in Ramadhan | Posted on 15-09-2009
Ramadhan kali ini, kegiatan berbuka puasa bersama cukup sering aku lakukan. Baik diundang sebagai bagian dari kelompok itu, maupun diundang sebagai penceramah. Kalau diundang sebagai bagian dari kelompok yang mengadakan acara itu, tentulah tidak perlu ada persiapan apa-apa, kecuali membawa badan dengan perut kosong. Tapi, kalau diundang sebagai penceramah, perlu sekali persiapan yang matang. Karena, konsentrasi audiens tidaklah begitu penuh kepada isi ceramah. Sehingga, perlu enegi lebih untuk membuat ceramah itu tetap menarik.




Selama di Jogja, aku lihat hampir setiap masjid mengadakan takjilan atau pemberian makanan perbukaan bagi orang-orang yang berpuasa. Pemberian takjilan itu dilakukan nyaris setiap hari. Barangkali karena masih kentalnya tradisi kekeluargaan, sehingga acara kumpul-kumpul itupun tetap dilestarikan. Read the rest of this entry »
Posted by Vizon | Posted in Ramadhan, bunga rampai | Posted on 10-09-2009
Karena lutut kiriku masih menyisakan nyeri akibat kecelakaan tempo hari, maka dokter menyarankanku untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah orthopedi. Setelah mendapatkan hari yang tepat, akhirnya kemarin akupun meneruskan surat rujukan itu ke RSUP Dr. Sardjito Jogjakarta.
Pukul 7 pagi aku sudah sampai di rumah sakit yang terletak di kawasan kampus UGM tersebut. Tujuanku datang lebih awal agar bisa cepat mendaftar dan mendapatkan pemeriksaan dengan segera. Sehingga, waktuku tidak banyak terbuang di rumah sakit besar tersebut. Namun, alangkah kagetnya diriku begitu memasuki ruang pendaftaran. Dalam ruangan itu kudapati sudah penuh sesak banyak manusia. Dari obrolan yang sempat terdengar olehku, mereka berdatangan dari berbagai daerah di Jogja dan sekitarnya. Bahkan, sudah ada yang datang sejak pukul 4 subuh tadi. Aih, rajin amat orang-orang itu ya, hehe…
Read the rest of this entry »
Posted by Vizon | Posted in Ramadhan | Posted on 22-08-2009
Untuk menambah wawasan kita tentang puasa dalam berbagai aspek, artikel dari WRM Indonesia berikut ini sepertinya menarik untuk dibaca:
Kata puasa berasal dari bahasa Sansekerta “upawasa” yang berarti cara atau metode untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Menurut kamus bahasa Indonesia, puasa artinya “menahan diri”. Puasa telah dipraktekkan sejak lama, bukan hanya oleh manusia, bahkan binatang dan tumbuh-tumbuhan pun melakukan puasa demi kelangsungan hidupnya.
Selama mengerami telur, ayam harus berpuasa. Ular berpuasa untuk menjaga struktur kulitnya agar tetap keras, terlindung dari sengatan matahari, dan terlindung dari duri hingga ia tetap mampu melata di permukaan bumi.
Ulat-ulat pemakan daun juga berpuasa agar dapat menjadi kupu-kupu dan menyerbukkan bunga-bunga. Di daerah subtropis (daerah dengan empat musim), banyak binatang berpuasa di dalam liangnya selama musim dingin. Read the rest of this entry »