<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SURAU INYIAK &#187; umum</title>
	<atom:link href="http://hardivizon.com/category/umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardivizon.com</link>
	<description>just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 03:58:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>buka semangat baru</title>
		<link>http://hardivizon.com/2010/01/01/buka-semangat-baru/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2010/01/01/buka-semangat-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 17:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[semangat baru]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1316</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Tahun Baru 2010 Tahun baru, semangat baru dan&#8230; thema baru, hehehe&#8230; Mengiringi semangat baru kita di tahun nan baru ini, agaknya lagu Ello, Ipang, Barry dan Lala patut kita jadikan soundtrack. Cekidot&#8230; Hello teman semua Ayo kita sambut, hari baru telah tiba Apa yang kurasakan, ku ingin engkau tahu Dan berbagi bersama Reff: Buka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2010%2F01%2F01%2Fbuka-semangat-baru%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<h1><strong><span style="color: #ff0000;">Selamat Tahun Baru 2010</span></strong></h1>
<p>Tahun baru, semangat baru<br />
dan&#8230; thema baru, hehehe&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mengiringi semangat baru kita di tahun nan baru ini, agaknya lagu Ello, Ipang, Barry dan Lala patut kita jadikan soundtrack. Cekidot&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="320" height="265" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/aj2OXcc0DYk&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;rel=0&amp;color1=0xe1600f&amp;color2=0xfebd01" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="320" height="265" src="http://www.youtube.com/v/aj2OXcc0DYk&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;rel=0&amp;color1=0xe1600f&amp;color2=0xfebd01" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Hello teman semua<br />
Ayo kita sambut, hari baru telah tiba<br />
Apa yang kurasakan, ku ingin engkau tahu<br />
Dan berbagi bersama</p>
<p>Reff:<br />
Buka kita buka hari yang baru<br />
Sebagai semangat langkah ke depan<br />
Jadi pribadi baru<br />
Buka kita buka jalan yang baru<br />
Tebarkan senyum wajah gembira<br />
Dalam suasana baru</p>
<p>Bukalah bukalah semangat baru<br />
Bukalah bukalah semangat baru<br />
Bukalah bukalah semangat baru</p>
<p>Coba diam walau hanya tuk sejenak,<br />
Dengarkan kata dari sgala yang ku ucap,<br />
Ku jelang pagi ini nikmati damai di hati,<br />
Dalam waktu penuh arti karena aku dicintai,<br />
Ku ingat kemarin suasana tak bersemangat,<br />
Namun kini ku jalani dan semua rasanya tepat,<br />
Bersama kita coba wujudkan harapan,<br />
Membuka jalan dalam gapai setiap tujuan.</p>
<p>Mentari bersinar selalu<br />
Ini yang ku minta penuh semangat tertawa<br />
Bersamamu teman semua<br />
Karna ini saatnya kita nyanyi bersama</p>
<p>Dengarkan hatimu, pastikan pilihanmu<br />
Esok mentari kan datang, bawa sejuta harapan<br />
Kita jumpa disana, berbagi bersama<br />
Dan kita tahu, pelangi yang satukan kita</p>
<p>Buka kita buka hari yang baru<br />
Sebagai semangat langkah ke depan<br />
Jadi pribadi baru<br />
Buka kita buka hari yang baru<br />
Sebagai semangat langkah ke depan<br />
Jadi pribadi baru</p>
<p>Bukalah bukalah semangat baru<br />
Bukalah bukalah semangat baru<br />
Bukalah bukalah semangat baru<br />
Bukalah semangat baru</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2010/01/01/buka-semangat-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kapok</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/11/06/kapok/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/11/06/kapok/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 02:39:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[bajak]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[kapok]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1186</guid>
		<description><![CDATA[Hari Senin, 2 November 2009 yang lalu, aku cukup dibuat kaget dengan statusku di facebook. Kejadiannya memang sudah agak lama, namun baru hari ini bisa kusampaikan ke teman-teman semua. Karena, bertepatan dengan hari kejadian itu, aku sedang mengikuti The 9th Annual Conference on Islamic Studies di Solo, dan baru berakhir kemarin. Selama kegiatan itu, aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F11%2F06%2Fkapok%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align: justify;">Hari Senin, 2 November 2009 yang lalu, aku cukup dibuat kaget dengan statusku di facebook. Kejadiannya memang sudah agak lama, namun baru hari ini bisa kusampaikan ke teman-teman semua. Karena, bertepatan dengan hari kejadian itu, aku sedang mengikuti The 9th Annual Conference on Islamic Studies di Solo, dan baru berakhir kemarin. Selama kegiatan itu, aku tidak bisa mengases internet sama sekali. Sehingga, kesulitan bagiku untuk komplain ke facebook.</p>
<p>Inilah status facebook-ku itu:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-1187" title="pesbuk-ku" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2009/11/pesbuk-ku.jpg" alt="pesbuk-ku" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Status facebook yang &#8220;gak&#8221; banget itu&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di status itu jelas bukan milikku. Meski isinya tidaklah buruk-buruk amat, tapi tentu saja itu membuatku malu. Sombong amat kesannya aku di situ ya&#8230;? <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Namun, yang lebih membuatku shock adalah, bagaimana bisa orang lain masuk ke akunku, dan menulis sembarangan di situ. Melihat dari tulisannya, bisa dipahami kalau itu adalah salah satu cara beriklan. Cara beriklan seperti itu jelas tidak beretika.</p>
<p style="text-align: justify;">Kejadian itu memberi peringatan bagiku untuk berhati-hati bila mengakses internet pada area publik, seperti hotspot gratisan di kampus atau warnet. Bisa jadi passwordku tertangkap oleh seseorang atau sejenisnya. Terus terang, aku sedikit kapok berada di area publik bila akses internet saat ini. Terbayang olehku, bila ada orang yang berniat jahat, kemudian menulis yang sangat aneh di statusku, yang itu akhirnya berakibat buruk bagi diriku. Aih&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah teman-teman punya pengalaman seperti itu? Bagaimana berinternet yang aman, sehingga akun kita tidak  &#8220;dibajak&#8221; orang lain? Please, berbagi pengalaman ya&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/11/06/kapok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>tabrak lari</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/08/02/tabrak-lari/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/08/02/tabrak-lari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 03:37:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[parangtritis]]></category>
		<category><![CDATA[prawirotaman]]></category>
		<category><![CDATA[wirosaban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=927</guid>
		<description><![CDATA[Nyaris satu minggu ini kegiatan luarruangku berkurang drastis.  Aku lebih banyak di rumah. Kalaupun terpaksa bepergian, aku minta diantar istri. Gara-garanya adalah kecelakaan kecil yang kualami pada hari Selasa, 28 Juli 2009 yang lalu. Tulisan ini kutujukan sebagai apresiasiku kepada seorang Bapak yang telah membantuku dan belum sempat kuhaturkan terima kasih kepadanya. Pagi itu, seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F08%2F02%2Ftabrak-lari%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align: justify;">Nyaris satu minggu ini kegiatan luarruangku berkurang drastis.  Aku lebih banyak di rumah. Kalaupun terpaksa bepergian, aku minta diantar istri. Gara-garanya adalah kecelakaan kecil yang kualami pada hari Selasa, 28 Juli 2009 yang lalu. Tulisan ini kutujukan sebagai apresiasiku kepada seorang Bapak yang telah membantuku dan belum sempat kuhaturkan terima kasih kepadanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pagi itu, seperti biasa, aku mengantar Afif dan Satira ke sekolah. Di perjalanan pulang, aku melewati Jl. Parangtritis-Prawirotaman. Ketika itu suasana lumayan ramai. Sepertinya semua orang berpacu dengan waktu, menuju ke tempat tujuan masing-masing. Begitu juga denganku. Tujuanku adalah ke rumah, mengambil Ajib, mengantarnya sekolah dan kemudian melanjutkan perjalananku ke kampus. Tidak ada yang kupikirkan, selain melewati jalan itu dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiba-tiba, tanpa kusadari, sebuah sepeda motor berusaha menyalip dengan kecepatan tinggi. Barangkali karena ingin menghindari kendaraan dari arah berlawanan, motor itu menyalip dengan posisi yang sangat rapat dengan motorku, akibatnya roda belakang motor itu menyenggol roda depan motorku. Tak pelak lagi, aku kehilangan keseimbangan. Dan&#8230; brraaakk&#8230;! Aku jatuh berguling-guling bersama motorku&#8230;!<span id="more-927"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sejenak kurasakan bumi berputar-putar. Aku nyaris tidak menyadari apa yang terjadi. Tahu-tahu, aku sudah dibaringkan di emper sebuah toko. Tak lama kemudian, aku diangkat ke sebuah mobil. Beberapa saat di mobil itu, aku merasakan mual yang amat sangat di perut. Beruntung aku masih bisa menguasai diri, sehingga muntahanku tidak tumpah di dalam mobil. Melihat itu, si Bapak yang empunya mobil berkata: &#8220;<em>Ndak apa-apa Mas, muntahkan saja di mobil, nanti bisa dibersihkan kok</em>&#8220;. Dalam hati aku bergumam: &#8220;<em>Aih, baik sekali Bapak ini</em>&#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa menit kemudian aku sudah terbaring di ruang UGD RSU Wirosaban. Seorang perawat mengobati lukaku di kaki, tangan dan kepala. Ketika itu, dua orang polisi mendatangiku dan meminta identitasku serta nomer telpon istriku. Kucoba merogoh kantong celana, syukur sekali, ternyata telpon genggamku masih ada di sana. Segera kuhubungi istriku.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah mendapat jawaban dari istri, akupun tertidur, tak tahu lagi apa yang terjadi di sekelilingku. Entah berapa lama aku tertidur, sampai aku dibangunkan oleh istriku yang sudah berada di rumah sakit tersebut. Tidak berapa lama, dokter pun datang dan menyatakan kalau kondisiku tidak begitu parah, sehingga aku bisa pulang.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku pun pulang ke rumah dengan taksi, sendirian. Sementara, istriku mengurusi segala sesuatunya di rumah sakit, termasuk mengambil sepeda motorku di pos polisi. Setelah beberapa jam di rumah, barulah kurasakan sakit di beberapa persendian, terutama di lutut bagian kiri. Aku nyaris tidak bisa berjalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika istriku sudah di rumah setelah selesai membereskan semua urusan, termasuk memperbaiki motorku di bengkel, aku teringat dengan si Bapak yang tadi mengantar ke rumah sakit. Ternyata, istriku sama sekali tidak bertemu dengan Bapak itu di rumah sakit. Itu berarti, Bapak tadi hanya mengantarku dan kemudian menyerahkan segala urusannya kepada polisi.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku merasa bersalah sekali kepada Bapak itu. Aku belum sempat mengucapkan terima kasih kepadanya. Dia telah membantuku dengan sangat ikhlas, bahkan dia rela saja bila aku kotori mobilnya dengan muntahku. Andai aku bisa bertemu lagi dengan beliau&#8230; Tapi, argh&#8230;, aku sama sekali tidak ingat dengan wajahnya, duh&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, melalui blog ini aku ingin haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak yang telah membantuku ketika itu. Semoga Tuhan memudahkan segala urusannya sebagaimana beliau telah memudahkanku. Juga kepada orang-orang yang telah membantuku di tempat kejadian, aku haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Tuhan membalasinya dengan pahala yang berlipat ganda&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/08/02/tabrak-lari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>surau baru</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/07/11/surau-baru/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/07/11/surau-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 17:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[e-learning]]></category>
		<category><![CDATA[e-store]]></category>
		<category><![CDATA[surau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=891</guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang di surau baruku! Alhamdulillah, berkat bantuan dan dorongan banyak pihak, akhirnya blog ini pun berhasil diluncurkan hari ini, Sabtu 11 Juli 2009. Mengapa mengambil momen hari ini? Tidak ada yang spesial, hanya sekedar untuk memudahkan aku mengingat kapan waktunya bagiku untuk memperpanjang kontrak. Jangan sampai luput, sebagaimana yang pernah dialami si Penganyamkata (piss [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F07%2F11%2Fsurau-baru%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #333399;"><strong>Selamat datang di surau baruku!</strong></span></h2>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah, berkat bantuan dan dorongan banyak pihak, akhirnya blog ini pun berhasil diluncurkan hari ini, Sabtu 11 Juli 2009. Mengapa mengambil momen hari ini? Tidak ada yang spesial, hanya sekedar untuk memudahkan aku mengingat kapan waktunya bagiku untuk memperpanjang kontrak. Jangan sampai luput, sebagaimana yang pernah dialami si <a title="DM" href="http://penganyamkata.net" target="_blank">Penganyamkata</a> (<em>piss Dan!</em> <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ). Karena setiap tanggal 11 Juli aku memperingati hari lahirku, maka setelah ini, aku akan juga memperingati hari jadinya website ini. Simpel bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Secara khusus aku ingin berterima kasih kepada <strong><a title="Ria" href="http://ria.choosen.net" target="_blank">Ria</a></strong> yang telah bersedia aku &#8220;bajak&#8221; dalam beberapa hari, guna membantuku membangun blog ini. Meski dia sendiri sedang tunggang langgang membangun rumahnya sendiri,  rumah yang nyata, bukan maya, tapi ia tetap sempatkan waktu untuk menyelesaikan proyek amal ini (<em>amal&#8230;?!! dipelototin para <strong><a title="OP" href="http://obrolanperempuan.net" target="_blank">d&#8217;wedhok</a></strong></em>). Inilah dahsyatnya blogging! Aku dan <a title="Ria" href="http://ria.choosen.net" target="_blank"><strong>Ria</strong></a> belum pernah bertemu muka. Tapi, berkat keakraban yang terjalin dari blog, kami dapat mengkomunikasikan berbagai hal dengan baik. Seolah kami sudah kenal sangat lama. Apa yang kumau dapat diwujudkan dengan baik oleh <strong><a title="Ria" href="http://ria.choosen.net" target="_blank">Ria</a></strong>. Sekali lagi, terima kasih kepada Ria. <em>You&#8217;re great girl!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tujuanku membangun website pribadi ini bukan untuk gagah-gagahan (<em>lha wong udah gagah je&#8230; haiyah!</em>). Tapi, karena aku ingin efisiensi dalam kegiatanku di jagat maya. Selama ini, kegiatanku berkisar pada <em>blogging, e-learning</em> dan <em>e-store</em>. Kesemuanya itu tersebar dalam berbagai situs, sehingga membuatku sedikit kewalahan. Agar semuanya dapat terfokus, makanya website <span style="color: #0000ff;"><strong>www.hardivizon.com</strong></span> ini pun muncul.<span id="more-891"></span></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;">Secara umum, website ini menggambarkan keseharianku. Yakni bersosialisasi dengan seluruh manusia melalui blog, belajar bersama melalui <strong><a title="Kuliah" href="http://ruangkuliah.hardivizon.com" target="_blank">e-learning</a></strong>, dan mencari tambahan uang melalui <strong><a title="E-store" href="http://mainanbocah.hardivizon.com" target="_blank">e-store</a></strong>. (<em>Untuk e-store saat ini belum dapat diakses, karena masih direnofasi oleh sang arsitek, Ria</em>). Kehidupanku dalam dunia nyata juga berkisar pada tiga hal tersebut; sosial, intelektual dan komersial.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-905 aligncenter" style="border: 3px solid Green; margin-top: 3px; margin-bottom: 3px;" title="Screenshot" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2009/07/Screenshot.png" alt="Screenshot" width="250" height="101" /></p>
<p style="text-align: justify;">Blog ini tetap kunamakan <strong><span style="color: #008000;">&#8220;Surau Inyiak&#8221;</span></strong>. Penamaan  blog ini dengan surau hanyalah untuk pengingat bagiku, betapa luarbiasanya tradisi leluhur kita. Surau dalam tradisi Minangkabau memiliki fungsi yang sangat strategis. Coba simak kutipan dari <strong><span style="text-decoration: underline;">Irhash A. Shamad</span></strong>, berikut ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Lembaga pendidikan tradisional Islam di Minangkabau paling awal dikenal dengan nama Surau. Secara etimologis, surau adalah tempat dimana orang-orang Islam melaksanakan ibadah shalat berjamaah, namun konsep luas dari surau, selain tempat beribadah juga sebagai tempat dimana anak laki-laki Minangkabau tidur dan melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan serta belajar al-Quran, terutama pada usia menjelang dewasa. Tradisi tidur di surau adalah tuntutan normatif yang berlaku dalam konvensi adat anak nagari, di mana anak laki-laki yang sudah baligh dianggap “memalukan” bila masih tidur di rumah orang tuanya. Tidur di surau bagi anak laki-laki yang menjadi tradisi kehidupan masyarakat ini selanjutnya melembaga menjadi institusi bagi pelatihan serta “pematangan” diri untuk memasuki usia remaja dan dewasa. Di surau mereka belajar bersama, berinteraksi dengan anak-anak seusia, serta melakukan kegiatan-kegiatan yang berfaedah untuk persiapan masa depan, belajar mengaji, belajar silat serta kegiatan lainnya seperti bergotong royong untuk menumbuhkan solidaritas sesama dan pengembangan kemampuan bersosialisasi dengan masyarakat, berdagang dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain anak-anak usia menjelang dewasa, biasanya surau juga ditempati oleh laki-laki dewasa dan orang tua yang tidak memiliki istri dan duda. Mereka yang disebut terakhir ini, biasanya berperan sebagai pemimpin, senior, pelatih, atau tutor bagi anak-anak yang tidur di surau, baik secara langsung maupun tidak, dan diminta atau tidak diminta untuk memegang peran itu. Selain sebagai guru membaca al-Qur an, para tutor ini juga sekaligus melatih keterampilan silat (kedua keahlian ini di Minangkabau dulu, biasanya dimiliki oleh setiap lelaki dewasa). Kehadiran mereka di surau telah memungkinkan terjadinya proses transmisi pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan antara dua, tiga atau mungkin empat generasi, yaitu anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua, karena, di sinilah mereka berinteraksi, paling tidak, selama kurang lebih 12 jam sehari, kecuali saat makan, di mana anak-anak harus pulang ke rumah orang tuanya.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Meski tidak akan sama seperti Surau yang nyata, tapi setidaknya falsafah dari surau itu ingin aku implementasikan melalui blogku ini. Semoga kehadirannya, berkenan di hati sahabat semua&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/07/11/surau-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ibu prita</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/06/03/ibu-prita/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/06/03/ibu-prita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 00:49:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[aksi]]></category>
		<category><![CDATA[alam sutera]]></category>
		<category><![CDATA[e-mail]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ibu prita]]></category>
		<category><![CDATA[rs omni]]></category>
		<category><![CDATA[tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[uu ite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=728</guid>
		<description><![CDATA[Kaget&#8230;! begitulah ekspresi pertama kali yang kurasakan ketika menyimak berita di televisi pagi ini. Seorang Ibu yang menyuarakan keluhannya tentang pelayanan sebuah rumah sakit melalui e-mail, digugat dan dibui! Tidak berapa lama, e-mail dan facebook-ku dipenuhi dengan aksi mendukung Ibu Prita. Akupun tersentuh dan tergerak ingin ikut dalam aksi ini. Maka, sebagai wujud partisipasiku atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F06%2F03%2Fibu-prita%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p><a href="http://ibuprita.suatuhari.com/" target="_blank"><img src="http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads/2009/06/banner-prita-468x601.gif" alt="" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kaget&#8230;! begitulah ekspresi pertama kali yang kurasakan ketika menyimak berita di televisi pagi ini. Seorang Ibu yang menyuarakan keluhannya tentang pelayanan sebuah rumah sakit melalui e-mail, digugat dan dibui!</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak berapa lama, e-mail dan facebook-ku dipenuhi dengan aksi mendukung Ibu Prita. Akupun tersentuh dan tergerak ingin ikut dalam aksi ini. Maka, sebagai wujud partisipasiku atas aksi ini, hari ini aku pasang banner yang kudapat dari <a href="http://ibuprita.suatuhari.com/2009/06/01/banner-untuk-mendukung-ibu-prita-mulyasari/comment-page-2/#comment-94">sini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari situs <a href="http://ibuprita.suatuhari.com/">Ibu Prita</a>, aku lampirkan sekelumit kronologi ceritanya sebagai berikut:<span id="more-728"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Dalam batas kemampuannya, seorang ibu menyuarakan keluhannya dengan berbagi pengalaman melalui sarana yang dia pahami dan kuasai. Dia kirimkan e-mail kepada beberapa temannya. Sebuah bentuk komunikasi yang lazim di antara warga masyarakat modern. Kemudian e-mail itu menyebar.  Persoalan tak akan meluas jika pihak yang disebut dalam keluhan itu menyelesaikan persoalan secara bijak, dengan pendekatan yang manusiawi, kemudian mengumumkan bahwa persoalan telah diselesaikan bersama.  Akan tetapi yang terjadi adalah kriminalisasi. Ibu dari dua anak balita itu, namanya Prita Mulyasari, oleh pihak yang dia keluhkan, yakni Rumah Sakit Omni International, Alam Sutera, Tangerang, dihadapi melalui gugatan perdata dan sekaligus pidana. Selama proses persidangan, ibu itu dikurung dalam bui di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, terpisah dari keluarganya, dari anak-anaknya.  Seorang ibu, yang juga konsumen, dihadapi sebuah korporat dengan segala kelebihan yang dimilikinya melalui pendekatan kekuasaan. Padahal dalam praktik bisnis yang sehat lagi santun, keluhan seperti itu seyogyanya diselesaikan melalui komunikasi. Ada penjelasan, ada proses saling mendengar, ada upaya untuk mendudukkan persoalan melalui pengertian bersama.  Cerita selengkapnya silakan Anda lihat dalam tautan. Persoalan kita sekarang ini adalah menghadapi kesewenang-wenangan sehingga secara bersama kita harus memperjuangkan kebebasan berpendapat.  Kita ketuk nurani para penegak hukum. Kita ingatkan bahwa rasa keadilan melekat pada semua hamba hukum yang bernurani. Lebih baik membebaskan orang yang (belum tentu) bersalah daripada menghukum orang yang tak bersalah.  Kita ingatkan RS Omni International, bahwa upaya penyelesaian seperti ini akan lebih layak jika ditempuh sebagai upaya terakhir setelah serangkaian komunikasi yang penuh pendekatan kemanusiaan telah buntu. Namun yang terjadi, seperti kita tahu, adalah gelar kuasa dalam posisi yang tak imbang.  Kita tularkan dukungan dan perjuangan ini kepada seluruh pengguna internet melalui pemasangan banner dan penyiaran pesan.  Hari ini Ibu Prita. Jika dibiarkan, esok adalah Anda. Padahal sebagai konsumen untuk produk dan layanan apa pun, Anda berhak bersuara.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Semoga kita dapat semakin belajar dari kejadian ini, untuk kita sebagai individu dan pemerintah sebagai pengendali negeri ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/06/03/ibu-prita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sepeda iseng</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/06/02/sepeda-iseng/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/06/02/sepeda-iseng/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:12:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=723</guid>
		<description><![CDATA[Di depan BRI Cabang Cikditiro Jogja, ada tulisan: &#8220;Sepeda motor dilarang parkir di sini&#8221;. Tapi, sepeda itu kok nangkring di situ? Hmmm&#8230; Menurut anda, mengapa hal ini terjadi? Apakah: 1. Pemilik sepeda tidak bisa baca. 2. Pemilik sepeda terlalu cerdas, karena itu hanya larangan bagi sepeda motor 3. Pemilik sepeda adalah Pimpinan Bank tersebut 4. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F06%2F02%2Fsepeda-iseng%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p>Di depan BRI Cabang Cikditiro Jogja, ada tulisan: &#8220;Sepeda motor dilarang parkir di sini&#8221;. Tapi, sepeda itu kok nangkring di situ?</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-724" title="IMG0486A" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2009/06/img0486a.jpg?w=300" alt="IMG0486A" width="300" height="225" /></p>
<p>Hmmm&#8230; Menurut anda, mengapa hal ini terjadi? Apakah:</p>
<p>1. Pemilik sepeda tidak bisa baca.<br />
2. Pemilik sepeda terlalu cerdas, karena itu hanya larangan bagi sepeda motor<br />
3. Pemilik sepeda adalah Pimpinan Bank tersebut<br />
4. Sepeda tersebut dilapisi emas putih, sehingga harus diparkir sejajar dengan mobil.</p>
<p>Anda punya jawaban yang lain&#8230;?</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>(Hehehe&#8230;. ini adalah postingan ngaco, sorry&#8230; ) <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
*pasrah dibilang JAYUS sama Pak NH* <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/06/02/sepeda-iseng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>rehat</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/04/30/rehat/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/04/30/rehat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 06:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[istirahat]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[monoton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[Agar hidup tidak membosankan, terkadang kita perlu melakukan sesuatu yang berbeda dari rutinitas. Misalkan bagi seorang akademisi yang setiap hari berhadapan dengan tumpukan buku dan file-file di komputer, perlu sesekali jalan-jalan ke mal atau berkebun. Atau, seorang politisi yang hari-harinya penuh dengan lobi sana-sini, perlu sesekali berdiam diri di rumah-rumah ibadah agar beroleh kecerahan. Nasehat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F04%2F30%2Frehat%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align:justify;">Agar hidup tidak membosankan, terkadang kita perlu melakukan sesuatu yang berbeda dari rutinitas. Misalkan bagi seorang akademisi yang setiap hari berhadapan dengan tumpukan buku dan file-file di komputer, perlu sesekali jalan-jalan ke mal atau berkebun. Atau, seorang politisi yang hari-harinya penuh dengan lobi sana-sini, perlu sesekali berdiam diri di rumah-rumah ibadah agar beroleh kecerahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Nasehat Kyai-ku dulu setiap kami selesai melaksanakan ujian dan bersiap akan pulang kampung adalah: &#8220;<em>Ar-rahatu fi tabadulil &#8216;amal</em>&#8221; (istirahat itu adalah mengalihkan kegiatan). Artinya, beristirahat bukanlah menghentikan kegiatan, tapi mengganti rutinitas dengan sesuatu yang baru. <span id="more-607"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Agar aku dan anda semua tidak merasa bosan dengan kunjungan ke blogku ini, maka akupun memutuskan untuk &#8220;rehat&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi, rehat yang aku maksud bukanlah berhenti ngeblog. Cuma, aku ingin sedikit memberi warna baru dalam tampilannya. Anda tahu apa yang aku maksud bukan&#8230;?</p>
<p style="text-align:justify;">Yup, aku sedang berusaha mengganti tampilan blog ini. Terus terang, aku tidak punya kemampuan yang cukup untuk otak-atik tampilan. Tidak seperti DM, Jeunglala atau Ikkyu_San yang bisa dengan gampang merubah tampilan blognya. Aku masih sangat awam dalam urusan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan aku harus berterima kasih kepada Bang Anderson. Berkat tangan kretifnya, aku jadi punya header yang aduhai juga. Eh, anda juga bisa lho minta tolong ke beliau. Coba kunjungi blognya: <a href="http://kioskarikatur.wordpress.com">KIOS KARIKATUR</a> . (Tenkyu Bang Anderson, dan maaf bila header-nya tidak tampil maksimal, karena theme-nya memaksa harus memotong sebagian gambar)</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, meski belum maksimal, aku cukup merasa &#8220;rehat&#8221; dari monotonisme tampilan (halah, istilah apaan pulak ini!). Bagi sahabat yang pakar sangat di bidang otak-atik tampilan, sudikah dirimu untuk membantu agar Surauku ini bisa tampil lebih cihuy weiceh&#8230; (sorry om trainer, pinjam kalimatnya, hehe&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/04/30/rehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ikkyu_san datang!</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/03/09/ikkyu_san-datang/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/03/09/ikkyu_san-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 05:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[curup]]></category>
		<category><![CDATA[dyah suminar]]></category>
		<category><![CDATA[imelda]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[lionair]]></category>
		<category><![CDATA[riku]]></category>
		<category><![CDATA[tutinonka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 5 Maret 2009 Sudah ketiga kalinya suara announcer di ruang tunggu A7 bandara Soekarno-Hatta itu memberitahukan kalau penerbangan dengan Lion JT556 menuju Yogyakarta ditunda 60 menit ke depan. Sontak, ruang tunggu yang biasanya hening, menjadi gaduh seperti pasar rakyat. Wajar saja, karena dengan demikian, penerbangan kami telah ditunda selama tiga kali, dan itu sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F03%2F09%2Fikkyu_san-datang%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align:justify;">Kamis, 5 Maret 2009</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah ketiga kalinya suara announcer di ruang tunggu A7 bandara Soekarno-Hatta itu memberitahukan kalau penerbangan dengan Lion JT556 menuju Yogyakarta ditunda 60 menit ke depan. Sontak, ruang tunggu yang biasanya hening, menjadi gaduh seperti pasar rakyat. Wajar saja, karena dengan demikian, penerbangan kami telah ditunda selama tiga kali, dan itu sama dengan 3 jam!. Oalah&#8230;!</p>
<p style="text-align:justify;">Kucoba untuk menenangkan diri. Pikiranku sudah melayang ke Jogja. Betapa tidak, setelah lebih dari 10 hari meninggalkan rumah, guna memenuhi undangan kuliah umum di STAIN Curup Bengkulu, membuatku kangen sekali ingin ketemu dengan keluarga. Ditambah lagi, aku bakal kedatangan tamu-tamu istimewa, para blogger hebat. Sudah dua kali asisten <a href="http://dyahsuminar.com/?page_id=45">Bunda Dyah</a> menelponku, konfirmasi soal acara pertemuan para blogger dengan bocah Kweni, anak-anak di kampungku, begitu juga onechan <a href="http://imelda.coutrier.com/2009/03/03/yogya-im-coming/">Imelda</a> dan Bu <a href="http://tutinonka.wordpress.com/2009/03/07/bloger-bocah-bocah-kweni/">Tutinonka</a> sudah beberapa kali mengirimkan pesan pendek, membuatku segera ingin terbang ke Jogja.<span id="more-463"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 17.30 wib, kesabaranku pun berbuah manis. Aku sampai di rumah dengan selamat dan disambut dengan senyum manis istri dan anak-anakku. Ah! lepas sudah segala lelah. Benar sekali ternyata, bahwa keluarga adalah pelabuhan tempatku menyandarkan segala penat. Dengan mereka, aku bisa tetap semangat. Thanks God!</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah maghrib, aku janjian dengan onechan Imelda, ketemuan di hotel <a href="http://www.rumahmertua.com/beranda.html">&#8220;Rumah Mertua&#8221;</a>, tempat dia menginap. Meski sedikit lelah, tapi aku tetap ingin bertemu. Kami ingin membicarakan apa yang harus dipersiapkan untuk acara Bermain Bersama Bocah Kweni hari Sabtu mendatang. Dengan sedikit perjuangan, aku pun berhasil menemukan hotel yang dimaksud. Setelah makan malam di Pelem Golek dan bermain dengan Riku, kami pun menyusun beberapa strategi untuk acara itu. Dan, besok onechan Imelda akan ke rumahku, bertemu dengan istri dan anak-anakku.</p>
<p style="text-align:justify;">Jum&#8217;at, 6 Maret 2009</p>
<p style="text-align:justify;">Onechan Imelda dan Riku datang ke rumahku. Sambil menikmati gudeg yang dibawanya, kamipun terlibat pembicaraan mengenai rencana esok hari. Dalam waktu singkat, semuanya terasa akrab. Istriku dan onechan mulai menikmati kesibukan mereka menyusun acara untuk besok dan membungkus hadiah buat bocah-bocah tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_469" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-469" title="dscn28601" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2009/03/dscn28601.jpg" alt="Istriku (Icha) dan onechan Imelda; bungkus-bungkus...!!!" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Istriku (Icha) dan onechan Imelda; bungkus-bungkus...!!!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Di sudut lain, ternyata anak-anak kami sudah bisa akrab dengan sendirinya. Riku, putra ketigaku Nazhif dan putra bungsuku Fatih asyik bermain laptop. Sepertinya mereka bakal mewarisi blog kami, halah!</p>
<div id="attachment_465" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-465" title="dscn2857" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2009/03/dscn2857.jpg" alt="dscn2857" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">para pewaris blog... Riku, Nazhif dan Fatih</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sebelum kembali ke hotel, nechan Imelda menyempatkan bermain bersama putriku Satira dan teman-temannya. Mereka diajarkan nyanyian &#8216;kepala pundak lutut kaki&#8221; dalam bahasa Jepang dan origami.</p>
<div id="attachment_466" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-466" title="dscn2861" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2009/03/dscn2861.jpg" alt="dscn2861" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Satira (baju biru paling ujung) dan kawan-kawan belajar origami bersama tante Imel</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sore pun menjelang, nechan Imelda dan Riku pamitan untuk kembali ke hotel. Kami pun lepas dengan harapan besok akan dapat menyuguhkan acara yang menyenangkan buat semuanya&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/03/09/ikkyu_san-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>aku percaya</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/02/24/aku-percaya/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/02/24/aku-percaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 02:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[lionair]]></category>
		<category><![CDATA[stiker]]></category>
		<category><![CDATA[wingsair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Dulu, ketika salah seorang teman menceritakan soal ini, aku sedikit tidak percaya. Tapi, setelah melihatnya sendiri kemarin, akupun percaya. Apakah itu? Coba perhatikan gambar di bawah ini: Label peringatan di bagian belakang tempat duduk penumpang Lion Air ini aneh. Kencangkan sabuk pengaman bila anda duduk: ada terjemahan bahasa Inggris di bawahnya, fasten seat belt while [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F02%2F24%2Faku-percaya%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align:justify;">Dulu, ketika salah seorang teman menceritakan soal ini, aku sedikit tidak percaya. Tapi, setelah melihatnya sendiri kemarin, akupun percaya. Apakah itu? Coba perhatikan gambar di bawah ini:</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-454" title="lionair-yg-aneh1" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2009/02/lionair-yg-aneh1.jpg" alt="lionair-yg-aneh1" width="450" height="338" /><span id="more-452"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Label peringatan di bagian belakang tempat duduk penumpang <a title="bukan situs resminya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lion_Air" target="_blank">Lion Air</a> ini aneh. Kencangkan sabuk pengaman bila anda duduk: ada terjemahan bahasa Inggris di bawahnya, <em>fasten seat belt while seated</em>. Pelampung di bawah kursi Anda: <em>life vest under your seat</em>. Mengambil <em>life vest</em> denda Rp 10 juta/kurungan penjara: nah, yang ini mana terjemahannya?</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa tidak diterjemahkan? Tak mungkin karena kurangnya ruang—apa sulitnya menambah ukuran lebar stiker? Oh, mungkin karena penumpang Indonesia lebih berbakat menjadi <a title="maniak 'ngutil" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kleptomania" target="_blank">klepto</a> dibanding penumpang asing:) Masa, sih?</p>
<p style="text-align:justify;">“Matikan <em>handphone</em> Anda” juga tidak diterjemahkan. Karena penumpang Indonesia tak mampu memahami simbol (aikon ponsel disilang merah)???</p>
<p>Stiker yang aneh *geleng-geleng kepala*…. [x]</p>
<p>sumber: <a href="http://learningtoread.wordpress.com/page/3/">dz</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/02/24/aku-percaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ku tempeleng polisi itu!</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/02/20/ku-tempeleng-polisi-itu/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/02/20/ku-tempeleng-polisi-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 04:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=447</guid>
		<description><![CDATA[Aku janji bertemu dengan seorang teman jam 09.00 wib di kampus. Hampir setengah jam orang yang ku tunggu tak kunjung datang. Ku coba menghubungi ponselnya, masuk, tapi selalu direject. Hatiku bertanya-tanya, ada apa dengan kawanku yang satu itu? Sms pun ku layangkan, tapi tidak ada balasan. Harap-harap cemas, aku tetap menunggu kedatangannya. Tepat pukul 10.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F02%2F20%2Fku-tempeleng-polisi-itu%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align:justify;">Aku janji bertemu dengan seorang teman jam 09.00 wib di kampus. Hampir setengah jam orang yang ku tunggu tak kunjung datang. Ku coba menghubungi ponselnya, masuk, tapi selalu di<em>reject</em>. Hatiku bertanya-tanya, ada apa dengan kawanku yang satu itu? Sms pun ku layangkan, tapi tidak ada balasan. Harap-harap cemas, aku tetap menunggu kedatangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tepat pukul 10.00 wib, kawan yang ku tunggu muncul di pintu masuk gedung kampus tempat kami janji bertemu. Wajahnya agak basah dengan keringat yang berkucur deras. Nafasnya sedikit terengah-engah. Aku semakin khawatir, ada apa gerangan dengan dirinya?<span id="more-447"></span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">&#8220;Sorry Bang, aku telat&#8221;<br />
&#8220;Ambil nafas dulu, baru bicara&#8221;, kataku sambil menyodorkan sebotol air mineral. &#8220;Sudah tenang? Coba sekarang cerita&#8221;<br />
&#8220;Aku tadi habis menempeleng Polisi!&#8221;, jawabnya dengan nada serius.<br />
&#8220;Apa? Yang benar saja&#8221;, sahutku. &#8220;Ah, becanda kamu&#8221;<br />
&#8220;Beneran Bang, suer!&#8221;<br />
&#8220;Emang kamu berantem&#8221;, tanyaku penuh selidik.<br />
&#8220;Gak, dia malah diam aja aku tempeleng, dan kayaknya senang&#8221;<br />
&#8220;Semakin gak jelas nih!&#8221;<br />
&#8220;Tadi aku kena razia, aku lupa bawa STNK, trus aku tempeleng polisi itu dengan selembar duapuluh ribuan, dan akupun bebas! huahaha&#8230;&#8221; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
&#8220;Sialan ente&#8230;! huahaha&#8230;..!&#8221; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">(<em>Serius, ini postingan tidak penting, tapi karena aku tidak bisa menahan tawa setiap kali mengingatnya, jadilah ku bagi saja di sini, barangkali bisa jadi sebuah perbendaharaan kata baru&#8230; hehe&#8230;</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/02/20/ku-tempeleng-polisi-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
