hijrah

36

Posted by Vizon | Posted in bunga rampai | Posted on 17-12-2009

Tags: , , , , ,

Hijrah, secara fisik bermakna perpindahan seseorang dari suatu tempat ke tempat lain dengan tujuan tertentu. Sementara secara maknawi, hijrah bermakna perpindahan seseorang dari sikap yang tidak baik menjadi lebih baik.

Aku telah mengalami beberapa kali hijrah secara fisik. Pertama, di tahun 1985, setamat dari sekolah dasar, aku hijrah dari tanah kelahiranku, Duri-Riau, menuju desa Gontor di Ponorogo Jawa Timur. Selama enam tahun aku berada di sana. Berbagai pengalaman dan pengetahuan telah kureguk, dan itu telah berhasil memberi pengaruh sangat besar dalam hidupku.

Kedua, pada tahun 1992, aku hijrah ke kota Padang. Karena kecewa tidak dapat melanjutkan kuliah ke Mesir, akupun memilih untuk kuliah di kampung halaman leluhurku itu. Terbersit sebuah niat di hati untuk belajar bersungguh-sungguh demi membuktikan kepada khalayak bahwa lulusan dalam negeri tetap dapat bersaing dengan lulusan luar negeri. Apakah sekarang aku sudah dapat membuktikannya? Entahlah, yang pasti, saat ini aku sangat bersyukur karena dengan kuliah di kota Padang membuatku tidak buta sama sekali dengan adat budaya asalku.

Ketiga, pada tahun 1997, aku hijrah ke kota Pekanbaru. Beasiswa S2 di IAIN Sulthan Syarif Qasim telah mengantarku ke kota itu. Meski aku lahir dan dibesarkan di kota Duri yang berjarak hanya 4 jam perjalanan ke kota Pekanbaru, tapi pengetahuanku akan ibukota propinsi Riau tersebut sangatlah minim. Ketika mulai menginjakkan kaki di kota tersebut, aku cetuskan niat untuk menggali sebanyaknya pengetahuan dan pergaulan di situ. Dan, alhamdulillah, niatan itupun tercapai. Sebuah kampung bernama Limbungan di Rumbai telah menjadi kampung keduaku. Warga di situ telah berhasil memberi makna berarti bagi kehidupanku dan keluarga. Kampung itu, telah sangat identik dengan kami. Read the rest of this entry »

adikku…

28

Posted by Vizon | Posted in keluarga | Posted on 20-10-2009

Tags: , , ,

Acapkali rasa sayang itu muncul ketika sudah terpisah ruang dan waktu. Ketika bersama, seringkali pertengkaran dan kejenuhan mewarnai kehidupan kita. Ketika sudah tidak berjumpa lagi, rasa rindu itu selalu membayangi.

Rasa itupun muncul pada diriku, terhadap adik-adikku. Aku, yang terlahir sebagai sulung dari delapan bersaudara, dulu, merasa marah dan kesal dengan keberadaan adik-adik yang jumlahnya banyak itu. Apalagi dari kedelapan itu, tujuh di antaranya adalah lelaki alias cowok. Bayangkan, betapa hebohnya rumah kami ketika masa kecil dulu. Segala pertengkaran khas anak cowok kerap terjadi di rumah kami. Dan yang paling sering tejadi adalah, aku sebagai anak tertua, harus selalu menelan pil pahit yang bernama “mengalah”. Read the rest of this entry »

kopdar bonus

43

Posted by Vizon | Posted in alam, kampung blagu, minangkabau | Posted on 15-10-2009

Tags: , , , , , , ,

Kunjunganku ke Sumbar ternyata berbonus kopdar dengan beberapa blogger ngetop. Mereka adalah orang-orang yang lumayan akrab di dunia maya, tapi belum pernah bertemu muka.

Padang

Begitu sampai di kota ini, aku coba kontak Imoe dan Arif. Ternyata, cukup sulit untuk bertemu pada situasi seperti ini. Imoe yang tengah sibuk dengan urusan recovery mental anak-anak bersama Lembaga Perlindungan Anak, berusaha mencari celah waktu untuk dapat bertemu. Sementara Arif, yang masih muda belia itupun harus berusaha menyusun strategi agar dapat izin keluar malam dari sang ayah. Akhirnya, dengan berbagai usaha, kamipun berhasil bertemu. Read the rest of this entry »

ajib

20

Posted by vizon | Posted in keluarga | Posted on 14-05-2009

Tags: , , , , ,

ajib3Namanya Muhammad Nazhif Ardhi. Kami ingin memanggilnya Nazhif, tapi lidah cadelnya belum bisa begitu fasih menyebut nama kecil itu. Justru yang muncul adalah Ajib. Karena makna kata “ajib” cukup bagus, yakni dalam bahasa Arab berarti “luar biasa” atau “amazing”, maka kamipun sepakat untuk memanggilnya dengan nama kecil ini.

Hari ini, lima tahun yang lalu, putra ketiga kami ini lahir ke muka bumi. Peristiwa jelang kelahirannya cukup dramatis.

Ketika itu, istriku sudah merasakan pada pagi hari tanda-tanda akan segera melahirkan. Akupun segera mengantarnya ke rumah bersalin yang letaknya tidak jauh dari rumah kami di Rumbai, Pekanbaru. Karena menurut Bu Bidan waktu melahirkan masih lama, maka kami putuskan untuk kembali ke rumah.

Di saat itulah, kakak sepupuku datang. Dia yang tinggalnya di Duri, kebetulan ada keperluan ke Pekanbaru, dan menyengajakan diri untuk mampir. Mengetahui kalau istriku sudah mendekati waktu melahirkan, kakakku pun menawarkan untuk melakukan persalinan di rumah sakit miliknya, di kota Duri. Read the rest of this entry »

Laskar Pelangi: Banyak Beri, Jangan Banyak Minta

13

Posted by vizon | Posted in hiburan, pendidikan | Posted on 26-09-2008

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Akhirnya, jadi juga kami nonton film ini, setelah kemarin di hari pertama gagal karena kehabisan tiket. Padahal di hari pertama itu, cukup istimewa. Pasalnya, Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta kru film Laskar Pelangi; Andrea Hirata sang penulis, Riri Riza sang sutradara dan Mira Lesmana sang produser mengadakan nonton bareng pada pemutaran perdananya di Jogja. Tapi kekecewaan itu terobati juga setelah menonton filmnya di hari kedua.

Secara keseluruhan film ini sangat bagus. Ceritanya cukup menggugah emosi dan gambar-gambar yang ditampilkan cukup membuat anakku berdecak kagum, “Emang itu di Indonesia Pa?, kok bagus amat? Emang ada tempat seperti itu di Indonesia?” Dan sejumlah pertanyaan lainnya yang membuatku kewalahan melayaninya. Memang harus diakui, bahwa pengambilan gambarnya sangat bagus, sehingga lokasi yang biasa-biasa saja terlihat sangat eksotis. Read the rest of this entry »

Buku lagi, buku lagi…

5

Posted by vizon | Posted in pendidikan | Posted on 21-08-2008

Tags: , , , , , ,

“Pa, beliin Afif komik Conan 51, please….”, demikian rengek anak sulungku. Hampir tiap hari rengekan itu keluar dari mulut si Abang ini. Aku dan istri sampai capek mendengarnya. Sebenarnya bukan tidak mau membelikannya, tapi karena rute yang kulalui setiap hari berjauhan dengan toko buku Gramedia. Sehingga kalau mau ke sana harus benar-benar menyengajakan diri. Maka, setiap kali rengekannya itu pecah lagi, aku jawab, “Insya Allah, hari Minggu besok ya”. Read the rest of this entry »

Orang Besar

9

Posted by vizon | Posted in pendidikan | Posted on 12-04-2007

Tags: , , , , , , , ,

“Orang besar adalah yang mengabdikan dirinya di surau kecil di daerah terpencil guna mengajarkan alif ba ta…”, demikian pesan almarhun KH. Imam Zarkasyi, salah seorang pendiri Gontor.

Ketika mendengar kalimat itu, aku hampir pesimis. “Masih adakah orang seperti itu di zaman serba materi seperti sekarang ini?”, kira-kira demikian pertanyaan muncul dalam pikiranku.

pesantren-miftahul-huda.jpg

bekas sd inpres, disulap menjadi pesantren

Read the rest of this entry »