Posted by Vizon | Posted in pendidikan | Posted on 16-02-2010
Salah satu anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada manusia adalah rasa cinta. Dengan cinta, dunia ini menjadi indah dan berseri. Dengan cinta, damai akan menaungi kehidupan. Seperti bait dalam lagu Titi Dj & Agnes Monica: “Hanya cinta yang bisa mendamaikan benci, hanya kasih sayang tulus yang mampu menembus ruang dan waktu…”.
Salah satu rasa cinta yang harus dimiliki oleh setiap kita adalah rasa cinta kepada Sang Maha Pencipta dan ciptaanNya. Kepada Tuhan, kita seharusnyalah menjalankan segala perintahNya dengan penuh cinta. Sementara kepada makhlukNya, hendaklah pula kita mencintai atas dasar kecintaan kita kepada Penciptanya, Tuhan penguasa semesta. Bila cinta kepada makhluk yang didasari perasaan semata, maka ia akan berubah menjadi senjata perusak bagi pemiliknya. Ini patut diwaspadai. Read the rest of this entry »
Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-11-2009
Situmorang adalah salah satu nama marga pada suku Batak. Barangkali, nama marga ini lebih dikenal oleh kebanyakan orang Indonesia, ketimbang nama-nama marga Batak lainnya. Hal itu bisa terjadi, mungkin karena pengaruh sebuah lagu daerah Batak yang menjadikan nama marga ini sebagai judulnya. Kira-kira begini salah satu syairnya: Situmorang, Situmorang, Situmorang | Ala situ ala rude | Situmorang, Situmorang, Situmorang | Par rude-rude i tahe…
Dalam kehidupanku, ada beberapa sahabat yang bermarga Situmorang yang cukup aku kenal. Dan dalam dunia blogging, juga ada satu nama Situmorang yang cukup menarik perhatian khalayak. Dialah Eka Situmorang-Sir dengan blognya yang berjudul Ceritaeka. Kemampuannya dalam meramu kata, dengan mudah dapat mengundang pengunjung. Sehingga, dalam waktu singkat, blognya sudah masuk ke jajaran terdepan. Apalagi dalam setahun ini, dia telah memenangkan beberapa kompetisi blog.
Hari ini, Sabtu, 28 November 2009, aku mendapat kesempatan untuk bertemu muka dengannya. Eka kebetulan menghabiskan akhir pekannya di Jogja bersama suami tercinta. Aku dan Bu Tutinonka, pun saling kontak. Ada beberapa tempat yang kuajukan untuk kopdar, dan akhirnya terpilihlah Restoran Bumbu Desa sebagai tempat pertemuan kami. Read the rest of this entry »
Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 09-03-2009
Sabtu, 7 Maret 2009
Akhirnya datang juga!, bisikku dalam hati begitu melihat iringan mobil memasuki kampungku. Ya, mereka adalah para blogger yang akrab di monitor, tapi jauh di mata. Mereka menghadiri undangan onechan Imelda untuk bermain bersama “anak-anakku”, para bocah Kweni.
Satu persatu mereka turun dari mobil setelah parkir dengan “selamat”. Yang pertama kali adalah Jeunglala. Wah, ternyata omongan bro Hery Azwan terbukti, kalau bacot Lala tidak kalah heboh dengan tulisan-tulisannya. Kemudian disusul oleh Daniel Mahendra, Goenoeng, Arif, Tyan, Noenki, Ipi dan tentunya sang ratu kopdar, Imelda…
Wuih, hebat nian… orang-orang yang selalu malang melintang di jagat maya, sekarang dapat kutemui secara nyata. Ternyata, mereka benar-benar nyata! (emang makhluk halus, hihihi…) Read the rest of this entry »
Posted by vizon | Posted in umum | Posted on 09-03-2009
Kamis, 5 Maret 2009
Sudah ketiga kalinya suara announcer di ruang tunggu A7 bandara Soekarno-Hatta itu memberitahukan kalau penerbangan dengan Lion JT556 menuju Yogyakarta ditunda 60 menit ke depan. Sontak, ruang tunggu yang biasanya hening, menjadi gaduh seperti pasar rakyat. Wajar saja, karena dengan demikian, penerbangan kami telah ditunda selama tiga kali, dan itu sama dengan 3 jam!. Oalah…!
Kucoba untuk menenangkan diri. Pikiranku sudah melayang ke Jogja. Betapa tidak, setelah lebih dari 10 hari meninggalkan rumah, guna memenuhi undangan kuliah umum di STAIN Curup Bengkulu, membuatku kangen sekali ingin ketemu dengan keluarga. Ditambah lagi, aku bakal kedatangan tamu-tamu istimewa, para blogger hebat. Sudah dua kali asisten Bunda Dyah menelponku, konfirmasi soal acara pertemuan para blogger dengan bocah Kweni, anak-anak di kampungku, begitu juga onechan Imelda dan Bu Tutinonka sudah beberapa kali mengirimkan pesan pendek, membuatku segera ingin terbang ke Jogja. Read the rest of this entry »
Posted by vizon | Posted in tradisi | Posted on 30-01-2009
Awal tahun 2009 ini aku diberikan keberkahan yang luar biasa, yakni kedatangan tamu yang lumayan sering. Ada yang memang kebetulan liburan ke Jogja, kemudian menemuiku dan ada juga yang memang sengaja bertemu denganku.
Yang spesial adalah rombongan teman sejawatku dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup Bengkulu. Mereka mengadakan studi tour ke Solo dan Jogja. Karena aku ada di Jogja, maka aku diminta untuk mengatur segala kebutuhan mereka selama di Jogja; penginapan, makan, city tour, dan yang terpenting urusan ke lembaga-lembaga yang akan mereka kunjungi. Seru sekali. Jumlah mereka 63 orang. Kehadiran mereka cukup memberikan kebahagiaan tersendiri bagiku. Setidaknya, mereka tahu kalau “amanah” tugas belajarku sedang aku jalankan dengan baik.
Yang paling istimewa adalah kehadiran kedua orangtuaku. Kerinduaku kepada mereka memang luar biasa besarnya. Tapi, keadaan membuatku tidak bisa sering-sering pulang kampung. Terakhir aku pulang 2 tahun yang lalu. Itupun aku pulang sendiri, tanpa membawa cucu-cucu mereka. Sebetulnya aku sedikit kecewa, karena sesungguhnya yang mereka rindui itu cucu-cucunya bukan aku..! Oh nasib…
Read the rest of this entry »