fatih dan balok

39

Posted by Vizon | Posted in keluarga | Posted on 01-03-2010

Tags: , , ,

Sore ini aku tinggal berdua dengan si bungsu Fatih di rumah. Ketiga kakaknya pergi ke tempat kursus masing-masing, sementara istriku ikut mengantar. Awalnya kami hanya duduk-duduk santai sambil nonton tv. Tapi, lama kelamaan bosan pun mulai mendekati. Kehebohan yang biasanya terjadi di rumah kami, rupanya tak bisa dibiarkan lama-lama menghilang. Fatih terlihat sekali rasa bosannya dengan suasana yang hening itu. Padahal, dengan formasi lengkap di rumah, dia akan selalu jadi sumber keisengan kakak-kakaknya.

Entah dari mana asalnya, tiba-tiba kami terlibat dalam obrolan yang yahud: (Untuk diketahui, bungsuku ini lidahnya sangat Jawa, tak terlihat sama sekali kalau dia berdarah Minang, hehehe…)

“Pa, mobil-mobilan itu dibikin dari apaan?”
“Ada yang dari kaleng, ada yang dari plastik, ada juga yang dari kayu”
“Kalau dari batu bisa ndak?”
“Bisa saja…”
“Kalau dari kayu, bisa dibikin apa aja?”
“Macem-macem… bisa mobil-mobilan, bisa boneka, bisa balok…”
“Kayak balok yang Papa jual itu?”
“Iya, betul sekali…”
“Mbok Fatih dikasih baloknya, Pa…” Read the rest of this entry »

bungsu

10

Posted by vizon | Posted in keluarga | Posted on 04-07-2009

Tags: , ,

Sebagai anak sulung, tentu aku tidak pernah akan bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi anak bungsu. Tapi, dari mengamati perilaku adik bungsuku dan beberapa anak bungsu lainnya, aku sedikit dapat menyimpulkan bahwa secara umum anak bungsu lebih manja, lebih lucu dan lebih sehat. Hal itu bisa jadi karena posisinya sebagai anak terakhir, membuatnya menjadi pusat perhatian. Perhatian akan semakin besar baginya, bila jarak antara dirinya dan kakaknya terpaut cukup jauh.

Menurut pandangan para ahli, pada umumnya anak bungsu itu:

  • Lebih santai dan tidak terlalu merasa bertanggung jawab dan seringkali tidak berbelit-belit dan tidak rapi, tapi baik hati dan lucu, bahkan seringkali sangat romantis atau senang membuat orang tertawa
  • Dibandingkan saudaranya, bersifat fleksibel, egois tapi juga pasif, mudah menyerah, tidak mandiri dan ambil jarak. Read the rest of this entry »