jamur & zupa

39

Posted by Vizon | Posted in jogja, liburan | Posted on 01-02-2010

Tags: , , ,

Akhir pekan kemarin, aku menikmati dua sajian yang sangat khas. Yang pertama makanan dengan berbahan dasar jamur, dan yang kedua zupa soup, masakan ala Eropa. Bersama beberapa orang sahabat, akupun menghabiskan liburan kemarin dengan memberi sedikit kenikmatan bagi lambung… here is the story:

Makanan pertama adalah serba jamur. Kami menikmatinya di sebuah resto tradisional bernama Jejamuran di daerah Pandowoharjo, Sleman, Jogjakarta. Jejamuran resto adalah sebuah rumah makan dengan keunggulan penggunaan bahan baku utama jamur yang dipadukan dengan menu tradisional. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan, jamur juga telah terbukti menaikkan system kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemak dalam tubuh, menghambat pertumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba. Read the rest of this entry »

rahasia itupun terkuak

47

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-12-2009

Tags: , , , , , ,

Aku tak menyangka, kalau ternyata mereka telah lama berhubungan. Bukan sekedar hubungan biasa. Hubungan yang memiliki banyak konsekwensi; dunia maupun akhirat. Selama ini aku pikir mereka teman biasa, seperti halnya aku berteman dengan mereka berdua. Obrolan antara mereka layaknya obrolan antara teman; santai dan nyaris tanpa rasa sungkan.

Aku sungguh tak menyangka, sampai akhirnya seseorang tanpa sengaja memberitahukannya dalam sebuah pertemuan. Aku dan sahabatku yang ada waktu itu, cukup terkaget-kaget dengan kenyataan tersebut. Kaget bukan karena merasa kecolongan, tapi lebih kepada rasa salut atas kemahiran mereka menjaga komitmen untuk tidak mengumbar kemesraan di depan khalayak.

Kemarin, Minggu 27 Desember 2009, aku bertemu dengan keduanya. Mereka tertawa-tawa saja ketika kusampaikan soal kekagetanku itu.

Sebetulnya siapa sih yang kubicarakan….!? (Hahaha… lebay amat ya? jadi mirip infotainment ;) ) Read the rest of this entry »

situmorang

55

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-11-2009

Tags: , , , , , ,

Situmorang adalah salah satu nama marga pada suku Batak. Barangkali, nama marga ini lebih dikenal oleh kebanyakan orang Indonesia, ketimbang nama-nama marga Batak lainnya. Hal itu bisa terjadi, mungkin karena pengaruh sebuah lagu daerah Batak yang menjadikan nama marga ini sebagai judulnya. Kira-kira begini salah satu syairnya: Situmorang, Situmorang, Situmorang | Ala situ ala rude | Situmorang, Situmorang, Situmorang | Par rude-rude i tahe…

Dalam kehidupanku, ada beberapa sahabat yang bermarga Situmorang yang cukup aku kenal. Dan dalam dunia blogging, juga ada satu nama Situmorang yang cukup menarik perhatian khalayak. Dialah Eka Situmorang-Sir dengan blognya yang berjudul Ceritaeka. Kemampuannya dalam meramu kata, dengan mudah dapat mengundang pengunjung. Sehingga, dalam waktu singkat, blognya sudah masuk ke jajaran terdepan. Apalagi dalam setahun ini, dia telah memenangkan beberapa kompetisi blog.

Hari ini, Sabtu, 28 November 2009, aku mendapat kesempatan untuk bertemu muka dengannya. Eka kebetulan menghabiskan akhir pekannya di Jogja bersama suami tercinta. Aku dan Bu Tutinonka, pun saling kontak. Ada beberapa tempat yang kuajukan untuk kopdar, dan akhirnya terpilihlah Restoran Bumbu Desa sebagai tempat pertemuan kami. Read the rest of this entry »

beauty of blogging

84

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 24-10-2009

Tags: , , , ,

Sejujurnya, aku sudah mempersiapkan diri untuk hadir dalam peluncuran novel sahabatku DM di Jakarta. Untuk itu, akupun sudah merencanakan sebelum kembali ke Jogja dari Bengkulu, aku akan mampir dulu di Jakarta. Tiketpun kubeli; Bengkulu-Jakarta, 22 Oktober 2009 dan Jakarta-Jogja, 24 Oktober 2009 sore. Aku sudah membayangkan akan bertemu sahabat-sahabat blogger yang sering kutemui di dunia maya, secara nyata.

Namun, rencana itu akhirnya gagal. Secara tiba-tiba DM mengumumkan kalau peluncuran novelnya itu ditunda oleh pihak penerbit. Aku kecewa. Tapi, aku tahu betul, DM jauh lebih kecewa. Ingin rasanya kusegera terbang ke Bandung dan bertemu dengannya, duduk di sampingnya, berbagi kekecewaan bersamanya. Namun, kutahu, itu tak perlu kulakukan. Karena, aku sangat yakin, bahwa DM bukanlah anak kemarin sore yang menangis meronta-ronta ketika diambil permennya. Dia adalah batu karang yang kokoh, yang tetap tegar berdiri, meski gelombang menghantam tubuhnya jutaan kali. Keyakinanku itupun terbukti. Coba saja baca postingannya yang berjudul SUKSMA. Read the rest of this entry »

adikku…

28

Posted by Vizon | Posted in keluarga | Posted on 20-10-2009

Tags: , , ,

Acapkali rasa sayang itu muncul ketika sudah terpisah ruang dan waktu. Ketika bersama, seringkali pertengkaran dan kejenuhan mewarnai kehidupan kita. Ketika sudah tidak berjumpa lagi, rasa rindu itu selalu membayangi.

Rasa itupun muncul pada diriku, terhadap adik-adikku. Aku, yang terlahir sebagai sulung dari delapan bersaudara, dulu, merasa marah dan kesal dengan keberadaan adik-adik yang jumlahnya banyak itu. Apalagi dari kedelapan itu, tujuh di antaranya adalah lelaki alias cowok. Bayangkan, betapa hebohnya rumah kami ketika masa kecil dulu. Segala pertengkaran khas anak cowok kerap terjadi di rumah kami. Dan yang paling sering tejadi adalah, aku sebagai anak tertua, harus selalu menelan pil pahit yang bernama “mengalah”. Read the rest of this entry »

prambanan, riwayatmu kini..

34

Posted by Vizon | Posted in jogja, liburan | Posted on 25-09-2009

Tags: , , , , ,

Lebaran hari ketiga, jalan-jalan lagi…! Kali ini, kami akan menuju ke Candi Prambanan. Tempat ini kupilih karena sebetulnya aku ingin tahu saja bagaimana keadaan candi itu setelah rusak berat akibat gempa tiga tahun yang lalu itu. Dan alasan lainnya, karena kupikir candi bukanlah tempat wisata favorit, sehingga kemungkinan besar tidak terlalu ramai di sana. Bukankah biasanya orang-orang lebih memilih berekreasi ke tempat-tempat yang ada wahana permainannya, seperti pantai misalnya. Kalau ke candi, masa mau bermain sama arca? :D

Tidak sampai 20 menit perjalanan, kamipun sampai di daerah Prambanan. Tapi, 300 meter jelang lokasi candi, suasana ramai dan kepadatan terlihat dengan jelas di sana. Kendaraan merangkak dengan pelan. Argh… perkiraanku salah total! Ternyata, candi itu termasuk salah satu yang diminati untuk dikunjungi. Eh tunggu… kok kendaraan yang memadati lokasi itu kebanyakan berplat “B” ya? Ouw… itu para pemudik rupanya. Duh, seharusnya kalau mudik itu yang dibawa keluarga dan pakaian saja, macetnya jangan ikutan dibawa, ditinggal saja di Jakarta… hahaha…. :D *ditimpuk Om Trainer dengan setrikaan* Read the rest of this entry »

melompatlah

19

Posted by Vizon | Posted in jogja, liburan | Posted on 24-09-2009

Tags: , , , ,

Lebaran kedua, kami bingung mau kemana lagi. Kalau jalan-jalan ke tempat-tempat wisata di Jogja, sepertinya sudah ditempuh semua. Tapi, kalau berdiam diri saja di rumah, tentulah sebuah tindakan yang mubazir. Maka, ketika anak-anak bertanya akan jalan kemana, akupun menjawab sekenanya: “kemana roda akan berputar saja…” :D

Entah malaikat apa yang menuntun, tiba-tiba kami sudah sampai di pelataran Monumen Jogja Kembali (MONJALI). Dengan perasaan sedikit malas, kamipun beringsut menuju pintu masuk. Secara mengejutkan, kami melihat di pelataran monumen itu sebuah event yang cukup spesial. Terlihat beberapa wahana permainan yang memacu adrenalin terpasang dengan gagahnya di sana. Ada balon raksasa, trampolin, euro bungee, flying fox, dll. Sontak rasa gembira menjalari tubuh kami. Sepertinya kali ini akan lebih mengasyikkan. Alhamdulillah… :D Read the rest of this entry »

friend indeed

28

Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 08-09-2009

Tags: , ,

Senin, 7 September 2009, pukul 23.20, aku sedang terlelap dengan nyenyaknya. Tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara sms dari ponselku. Dengan setengah sadar, kubuka, dan kutemukan sebuah pesan singkat dari seorang sahabat.

“Baik-baik saja, Da?”

Aneh, kok begitu isinya? Padahal kami baru saja kemarin saling sms dan saling cela di facebook. Ada apa ya? Dengan masih setengah sadar, kubalas sms itu.

“Alhamdulillah baik, dirimu bagaimana? Eh, ada apa sih?

Dalam hitungan detik, balasan pun masuk.

“Lho? Kudengar Jogja baru saja kena gempar 6,8 skala richter…”

Dengan kesadaran yang nyaris sempurna, kubalas sms itu.

“Masak sih? Aku gak merasa tuh? Ini aku terbangun karena sms-mu”

Sms-pun dibalas

“Weh… syukurlah kalau begitu :)

Dengan hampir tak percaya, ku buka gorden dan kutengok keluar. Ingin kupastikan apakah benar-benar telah terjadi gempa. Ternyata, tidak banyak tetanggaku yang terlihat berkeliaran di luar. Akupun menyimpulkan kalau gempa tadi tidaklah terlalu kuat. Tapi tunggu!! kan tadi dia bilang 6,8 SR. Itu berarti tidak jauh beda dengan gempa tiga tahun lalu, 6.9 SR. Ah, bercanda tuh kawan, pikirku.

Belum lagi habis keherananku, secara membabi buta, sms berdatangan ke ponselku. Dari berbagai teman di berbagai pelosok negeri. Semuanya menanyakan keadaanku berkaitan dengan gempa yang baru saja terjadi. Dan sama seperti jawabanku kepada sahabat yang mengirim sms pertama tadi, akupun mengatakan kalau aku baik-baik saja dan tidak merasakan adanya gempa.

Pagi harinya, akupun mendapatkan berita pastinya di televisi. Ternyata benar, bahwa telah terjadi gempa di Yogyakarta pada Senin malam, 7 September 2009 pukul 23.12 wib. Sumber gempa berada pada 263 kilometer arah Tenggara Wonosari Gunungkidul atau 10,33 LS-110, 62 BT dengan kedalaman 35 kilometer di bawah dasar laut. Karena dalam itulah, maka wajar saja getarannya tidak terlalu terasa.

Dari pagi hingga siang hari, beberapa kali aku mendapatkan sms dan telpon dari sahabat-sahabatku. Semuanya menanyakan hal yang sama. Dan yang lebih mengejutkan diriku adalah, ketika malam ini aku membuka akun facebook, setelah seharian tidak sempat online, banyak pesan yang masuk di inbox dan wall-ku. Mereka juga menanyakan hal yang sama.

Luar biasa!

Aku benar-benar terharu dibuatnya. Ternyata, aku memiliki sahabat-sahabat sejati. Semuanya memiliki kepedulian yang tinggi. Meski yang mereka lakukan itu kecil semata, tapi maknanya sangat besar bagiku.

Tak dapat kuungkapkan hormatku kepada seluruh sahabatku, termasuk di antaranya adalah Anda semua para sahabat maya-ku. Aku bersyukur atas anugerah terindah ini. Semoga Tuhan memberkahi kita semua. Persahabatan ini benar-benar terasa indah.

Terima kasih sahabat… :D