<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SURAU INYIAK &#187; kebangsaan</title>
	<atom:link href="http://hardivizon.com/tag/kebangsaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardivizon.com</link>
	<description>just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 03:58:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>pemuda</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/10/28/pemuda/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/10/28/pemuda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 05:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[bunga rampai]]></category>
		<category><![CDATA[ashabul kahfi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah pemuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1181</guid>
		<description><![CDATA[Meski banyak yang skeptis dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, tapi aku tetap berharap momentum ini menjadi sesuatu yang bermakna dalam kehidupan kita, berbangsa dan bernegara (berblog juga&#8230; ). Kepemudaan merupakan suatu isu yang sangat penting. Saking pentingnya, di berbagai belahan bumi ini, persoalan kepemudaan selalu menjadi fokus utama. Agama juga berbicara soal ini. Ada banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F10%2F28%2Fpemuda%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align: justify;">Meski banyak yang skeptis dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, tapi aku tetap berharap momentum ini menjadi sesuatu yang bermakna dalam kehidupan kita, berbangsa dan bernegara (<em>berblog juga&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  </em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Kepemudaan merupakan suatu isu yang sangat penting. Saking pentingnya, di berbagai belahan bumi ini, persoalan kepemudaan selalu menjadi fokus utama. Agama juga berbicara soal ini. Ada banyak teks keagamaan yang memberi petunjuk tentang bagaimana pemuda itu harus bersikap dan disikapi, di samping juga peringatan bila kepemudaan itu tidak diapresiasi dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam ajaran Islam, ada banyak ayat dan hadis yang berbicara tentang kepemudaan. Sebut saja sebagai contoh, kisah sekelompok pemuda yang tertidur di sebuah gua yang bernama Kahfi selama tigaratus tahun. Kisah mereka diabadikan dalam Al-Quran sebagai ibarat buat kita, betapa pemuda yang berani berkata &#8220;tidak&#8221; terhadap kemungkaran. Mereka lebih memilih mempertahankan prinsip dan meninggalkan hingar bingar duniawi, daripada menggadaikan harga diri demi kenikmatan duniawi sesaat. Mereka tercatat sebagai manusia-manusia terbaik, dan mereka adalah pemuda yang dikenal sebagai Ashabul Kahfi.</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Muhammad dalam salah satu hadis beliau menyebutkan pula bahwa ada 7 golongan yang akan dilindungi oleh Allah. Salah satunya adalah pemuda yang hatinya lekat dengan masjid. Lekat dengan masjid adalah sebuah perumpaan bagi pemuda yang senantiasa menjaga kesuciaan dirinya dan terus berbuat baik bagi dunia ini dengan menjadi orang berguna. Masjid adalah simbol kesalehan. Seorang pemuda yang memiliki kesalehan itu, tentulah seseorang yang istimewa. Karena, bila orang yang sudah tua menjadi saleh, adalah biasa. Namun, seorang pemuda yang saleh, tentulah luar biasa. Sehingganya, wajar bila mereka mendapat &#8220;bonus&#8221; perlindungan dari Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu pentingnya masa muda ini, maka ada sebuah peringatan yang menyebutkan bahwa 3 hal yang menjadi biang kerusakan seseorang adalah: waktu luang, masa muda dan kekayaan. Bila tiga hal ini, termasuk masa muda, tidak dikelola dengan baik, maka ia akan jadi bara api yang akan mengancurkan sang empunya secara perlahan tapi pasti. Perlu kewaspadaan akan hal ini.</p>
<p style="text-align: justify;">So, selamat memperingati hari Sumpah Pemuda. Teruslah berkarya, teruslah hargai perbedaan, teruslah menjadi Indonesia, dan teruslah menjadi pemuda yang berguna&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Pemuda adalah yang berani mengatakan <span style="color: #ff0000;"><strong>&#8220;Inilah Aku&#8221;</strong></span>, bukan yang cuma bisa bilang: <span style="color: #ff0000;"><strong>&#8220;Bapakku adalah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..&#8221;</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/10/28/pemuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nama: doa, kepribadian dan kebangsaan</title>
		<link>http://hardivizon.com/2008/10/15/nama-doa-kepribadian-dan-kebangsaan/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2008/10/15/nama-doa-kepribadian-dan-kebangsaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 02:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah permintaan nama bagi keponakan baru dari seorang anggota milis membuatku tersadarkan. Ternyata, kesadaran akan makna sebuah nama belakangan ini semakin baik. Sehingga bermunculanlah nama-nama dengan makna yang sangat dalam sekaligus doa bagi kepribadian sang anak. Aku sendiri, dalam beberapa bulan belakangan, juga mendapat kehormatan memberi nama bagi keponakan-keponakan baruku. Sudah 4 nama yg kuberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2008%2F10%2F15%2Fnama-doa-kepribadian-dan-kebangsaan%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align:justify;">Sebuah permintaan nama bagi keponakan baru dari seorang anggota milis membuatku tersadarkan. Ternyata, kesadaran akan makna sebuah nama belakangan ini semakin baik. Sehingga bermunculanlah nama-nama dengan makna yang sangat dalam sekaligus doa bagi kepribadian sang anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku sendiri, dalam beberapa bulan belakangan, juga mendapat kehormatan memberi nama bagi keponakan-keponakan baruku. Sudah 4 nama yg kuberikan buat mereka yang entah kenapa, kelahirannya nyaris berdekatan. Nama-nama yang kuberikan itu adalah: Dania Munisa, Vedya Jelila, Jalil Mumtaz dan Hadid Zaky. Rencananya, ada satu lagi yang bakal lahir di awal November nanti, lagi-lagi aku sudah diminta untuk mencarikan nama.<span id="more-308"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba melintas dipikiranku sebuah pertanyaan; kenapa semua nama yang kuberikan itu berbahasa asing? Dan ternyata lagi, kebanyakan nama yang dipakai oleh orang Indonesia, juga berbahasa asing (Arab, Inggris, Persia, Ibrani, dsb). Kenapa sedikit sekali yang menggunakan nama bercirikan Indonesia? Apakah karena dianggap kurang mewakili kemodernan? (baca: kampungan).</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau diperhatikan, beberapa negara memiliki nama yang sangat khas. Sebut saja China, India, Arab dan negara-negara Barat lainnya. Dari nama mereka, kita sudah dapat dengan mudah mengetahui dari etnis atau negara mana si empunya nama berasal.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang ada beberapa daerah atau etnis di Indonesia yang memiliki ciri khas kedaerahannya. Sebut saja Bali dengan nama-nama seperti Wayan, Made, dsb, atau Sunda dengan nama-nama seperti Asep, Lilis, dsb. Tapi, bagi banyak daerah dan etnis, nama-nama asli mereka sudah tergantikan dengan nama-nama berbahasa asing.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sebuah nama memang terkandung sebuah pengharapan atau doa agar si empunya nama dapat berkepribadian seperti namanya. Hanya saja, apakah untuk sekedar dikatakan sebagai orang modern harus menggunakan nama berbahasa Inggris, atau biar dikatakan agamis menggunakan nama-nama dari kitab suci? Toh, intinya sama saja yaitu &#8220;nama yang bermakna&#8221;. Sebagai contoh, PUTIELOK dengan KHAIRUNNISA, apa bedanya?</p>
<p style="text-align:justify;">Terlepas dari itu semua, yang pasti mulai saat ini aku berniat bila ada yang meminta diberikan nama, bakal aku beri dengan nama-nama bercirikan keindonesiaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaanku: apa saja nama-nama yang khas Indonesia? Bantuin ya&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2008/10/15/nama-doa-kepribadian-dan-kebangsaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
