<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SURAU INYIAK &#187; keluarga</title>
	<atom:link href="http://hardivizon.com/tag/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardivizon.com</link>
	<description>just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 03:58:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>limabelas</title>
		<link>http://hardivizon.com/2010/06/04/limabelas/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2010/06/04/limabelas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 10:14:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[anniversary]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1761</guid>
		<description><![CDATA[The most important thing a father can do for his children is to love their mother (Theodore Hesburgh) Alhamdulillah&#8230; sampai juga usia pernikahanku ke angka lima belas. Dulu, ketika di awal pernikahan, sekelilingku menasehati; &#8220;Waspadalah di lima tahun pertama, karena saat itu adalah masanya penyesuaian&#8220;. Di lima tahun kedua, para tetuaku mengatakan: &#8220;Pertebal kesabaran, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2010%2F06%2F04%2Flimabelas%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span>The most important thing a father can do for his  children is to love their mother (Theodore Hesburgh)</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span><img class="alignleft size-full wp-image-1764" title="01" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/06/01.jpg" alt="01" width="180" height="222" />Alhamdulillah&#8230; sampai juga usia pernikahanku ke angka lima belas. Dulu, ketika di awal pernikahan, sekelilingku menasehati; &#8220;<em>Waspadalah di lima tahun pertama, karena saat itu adalah masanya penyesuaian</em>&#8220;. Di lima tahun kedua, para tetuaku mengatakan: &#8220;<em>Pertebal kesabaran, karena ada banyak jiwa yang mengikuti kalian</em>&#8220;. Di lima tahun ketiga, mereka berpesan: &#8220;<em>Perbanyak imunitas bagi anak-anakmu, karena kau tak pernah tahu, seperti apa dunia yang akan mereka hadapi</em>&#8220;.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Dan, di awal lima tahun keempat ini, belum ada petuah apapun yang kudapat, selain kalimat indah di atas: &#8220;<em>The most important thing a father can do for his children is to love their mother</em>&#8220;. Sepertinya, kalimat ini adalah petuah jitu bagiku, di kala usia sudah tidak lagi muda tapi juga tidak terlalu tua. Usia yang kata Om Nh sebagai usia yang lagi mengkal-mengkalnya dan rentan akan jatuh dari tampuknya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Sebagai kepala keluarga, tentulah kewajibanku untuk menjaga keutuhannya. Jangan sampai, justru aku yang menjadi penyebab kehancurannya. Maka, kesadaran akan fungsi keluarga dan peranku, harus kumiliki secara utuh. Bagiku, keperkasaan seorang pria justru terletak di kekuatannya menjaga keutuhan keluarganya, secara jujur, tanpa sedikitpun dusta. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Keluarga, seharusnyalah menjadi pertahanan paling utama bagi anggotanya. Dalam bahasa Arab, keluarga disebut sebagai <em>&#8220;usrah&#8221;</em>, yang secara etimologi berarti baju besi yang kuat yang melindungi manusia dan menguatkannya saat dibutuhkan. Penempa &#8220;baju besi&#8221; itu tentulah sang kepala rumah tangga. Bagaimana mungkin &#8216;&#8221;baju besi&#8221; itu akan kuat, jikalau sang penempa tak mampu membuatnya kuat dan kokoh.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Maka, di limabelas tahun usia pernikahanku ini, aku mohon doa dari sahabat-sahabat semua agar aku dapat menjalankan peranku dengan baik dan benar, dan dapat memberikan yang terbaik bagi anak-anakku dengan terus mencintai ibu mereka&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Oya&#8230; buat <a href="http://theordinarytrainer.wordpress.com/" target="_blank">Om Nh</a>, selamat ulangtahun pernikahan juga ya&#8230; Semoga bahagia selalu&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p><span><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2010/06/04/limabelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10-01-10</title>
		<link>http://hardivizon.com/2010/01/11/10-01-10/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2010/01/11/10-01-10/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 01:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[baron]]></category>
		<category><![CDATA[drini]]></category>
		<category><![CDATA[gunungkidul]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[krakal]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1404</guid>
		<description><![CDATA[Ahai, ada angka cantik rupanya kemarin. Baru kusadari hal itu ketika melihat kalender. Karena cantik, ada bagusnya untuk dipajang di blog ini sebagai judul tulisan. Tapi, jangan salah sangka dulu, aku tidak akan membahas soal angka-mengangka. Biarlah DM saja yang selalu peduli dengan angka-angka cantik itu. Angka cantik kemarin itu patut kuabadikan di sini, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2010%2F01%2F11%2F10-01-10%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align: justify;">Ahai, ada angka cantik rupanya kemarin. Baru kusadari hal itu ketika melihat kalender. Karena cantik, ada bagusnya untuk dipajang di blog ini sebagai judul tulisan. Tapi, jangan salah sangka dulu, aku tidak akan membahas soal angka-mengangka. Biarlah DM saja yang selalu peduli dengan angka-angka cantik itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Angka cantik kemarin itu patut kuabadikan di sini, karena kemarin, dalam rangka penutupan liburan sekolah, aku dan empat orang sahabatku mengajak keluarga besar kami jalan-jalan. Ya&#8230; postingan ini akan bercerita soal piknik yang dilakukan oleh keluarga besar kami. Benar-benar besar, karena jumlah anggota seluruh keluarga yang berangkat adalah 27 orang!.</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan kami adalah pantai Baron, Sepanjang, Krakal dan Drini yang terletak di Kabupaten Gunungkidul.<span id="more-1404"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;">Pantai Baron</h2>
<p style="text-align: justify;">Pantai Baron terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 23km arah selatan kota Wonosari, merupakan pantai pertama yang ditemui dari rangkaian kawasan Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal dan Sundak.</p>
<p style="text-align: justify;">Di pantai ini juga terdapat muara sungai bawah tanah yang bisa digunakan untuk pemandian setelah bermain di laut. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati aneka ikan laut segar maupun siap saji, dengan harga terjangkau, termasuk menu khas pantai Baron yaitu Sop Kakap. Karena kami membawa bekal dari rumah, maka kami hanya membeli tambahan ikan bawal goreng saja di situ. Setelah berenang, rasanya perut ini benar-benar lapar. Tanpa disadari makanan yang kami bawa habis dalam waktu singkat.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1406" title="10-01-10 (62)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-621-300x225.jpg" alt="10-01-10 (62)" width="300" height="225" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1407" title="10-01-10 (92)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-92-300x225.jpg" alt="10-01-10 (92)" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Meski di pantai, air ini tetap tawar. Mengapa begitu? Cobalah anda buktikan sendiri di Baron.. <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada sisi sebelah timur dapat dicapai melalui jalan setapak yang melingkar terdapat bukit kapur wisatawan bisa beristirahat di gardu pandang, sambil menghirup udara pantai yang menyegarkan. Kurang lebih 10 km kea rah barat dari Pantai Baron terdapat Pantai Parang Racuk dengan bukitnya yang menjulang dan terjal, dengan leluasa dari atas bukit.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Sepanjang, si Pantai Kuta Tempo Doeloe</h2>
<p style="text-align: justify;">Bila ingin bernostalgia menikmati nuansa Pantai Kuta tempo doeloe, Pantai Sepanjang adalah tempat yang tepat. Sepanjang memiliki garis pantai yang panjang, pasir berwarna putih yang masih terjaga, dan ombak yang sedang. Anda tinggal memilih, ingin berjemur di atas pasir menikmati terik matahari, membelah ombak dengan papan selancar, ataupun hanya melihat keindahan pantai. Semuanya bisa Anda nikmati begitu tiba di pantai yang berjarak beberapa kilometer dari Pantai Sundak ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantai Sepanjang merupakan salah satu pantai yang baru dibuka. Nama &#8220;Sepanjang&#8221; diberikan karena ciri khas pantai ini yang memiliki garis pantai terpanjang di antara semua pantai di Kabupaten Gunung Kidul. Suasana pantai ini sangat alami. Bibir pantai dihiasi tumbuhan palem dan gubug-gubug beratap daun kering. Karang di wilayah pasang surut pantai pun masih terawat. Hempasan ombak masih memantulkan warna biru menandai air laut yang belum banyak tercemar. Dengan suasana itu, tak salah bila pemerintah daerah maupun investor berencana menjadikan pantai ini sebagai Pantai Kuta kedua.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1408" title="10-01-10 (130)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-130-300x225.jpg" alt="10-01-10 (130)" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Agus Nizar dan Keluarga</span><br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-1409" title="10-01-10 (134)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-134-300x225.jpg" alt="10-01-10 (134)" width="300" height="225" /><span style="color: #ff0000;"><br />
Amin Ulwi dan keluarga</span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1410" title="10-01-10 (137)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-137-300x225.jpg" alt="10-01-10 (137)" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Ivan Rahmawan dan keluarga</span><br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-1411" title="10-01-10 (140)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-140-300x225.jpg" alt="10-01-10 (140)" width="300" height="225" /><span style="color: #ff0000;"><br />
Luthfi Yuniarto dan keluarga</span><em><br />
</em><span style="color: #ff0000;"><span style="color: #339966;"><em>Lho&#8230; fotoku dan keluarga di sini kok gak ada? Alamaak&#8230; ternyata, di kamera si Ivan, di kameraku gak ada <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</em></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1417" title="10-01-10 (157)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-157-300x225.jpg" alt="10-01-10 (157)" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #ff0000;"> Salah satu sudut eksotis di Pantai Sepanjang yang masih sangat alami</span></p>
<p style="text-align: justify;">Kami kurang beruntung, karena air sedang pasang. Biasanya, bila tidak pasang, air laut tampak sangat jernih dan kita dapat melihat aneka satwa di dalamnya dengan mudah. Dan, tentunya dapat menyaingi kenarsisan seorang penemu pantai yang telah menamakan pantai temuannya dengan <a href="http://tutinonka.wordpress.com/2009/09/28/debur-debur-ombak-cinta/">PANTAI NONKA</a>. <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2 style="text-align: justify;">Pantai Krakal</h2>
<p style="text-align: justify;">Pantai Krakal terletak di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 3 km di sebelah timur dari deretan Pantai Baron-Kukup-Sepanjang-Drini dan merupakan pantai terpanjang dibanding pantai lainnya dengan bentangan pasir putih yang landai. Indahnya hamparan hijau perbukitan kapur dengan air laut yang berwarna biru menyajikan suatu harmoni yang sunguh asri, sangat ideal untuk menikmati hangatnya sinar matahari.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1413" title="10-01-10 (168)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-168-300x225.jpg" alt="10-01-10 (168)" width="300" height="225" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1412" title="10-01-10 (171)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-171-300x225.jpg" alt="10-01-10 (171)" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Seharusnya di pantai ini kami bisa menangkap ikan hias, tapi sayang&#8230; air sedang pasang..<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, kami tidak beruntung kali ini. Karena air pasang, membuat karang-karang yang berbalut lumut nan indah tak dapat kami lihat. Rencana kami sebetulnya, ingin mengajak anak-anak menangkap ikan-ikan hias yang ada di situ. <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<h2 style="text-align: justify;">Pantai Drini</h2>
<p style="text-align: justify;">Sebelum pulang, kamipun mampir di Pantai Drini. Pantai ini terletak di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 1 km kearah timur dari Pantai Sepanjang. Keistimewaan pantai ini terdapat pulau karang yang tumbuh pohon Drini dan konon kayunya dapat dipakai sebagai penangkal ular berbisa.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi yang menarik di sini adalah bukit yang terletak di sisi kiri dan kanannya, berbentuk seperti penyu. <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1414" title="10-01-10 (76)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-76-300x225.jpg" alt="10-01-10 (76)" width="300" height="225" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1415" title="10-01-10 (79)" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/01/10-01-10-79-300x225.jpg" alt="10-01-10 (79)" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Berkejar-kejaran dengan ombak adalah permainan yang paling mengasyikkan kalau di pantai <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, begitulah penutup liburan kami kemarin, semoga memberi kesan mendalam bagi anak-anak kami. Bagaimana dengan Anda?</p>
<address style="text-align: justify;">Sumber: <a href="http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/beach/">Yogyes.com</a><br />
</address>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2010/01/11/10-01-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>milikku seperenam</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/12/08/milikku-seperenam/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/12/08/milikku-seperenam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 02:30:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[minum teh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1264</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kau telah memutuskan untuk menikah, maka saat itulah dirimu sudah tidak lagi jadi milikmu sepenuhnya. Bagilah jiwa dan ragamu sebanyak anggota keluargamu. Kita perlu memiliki kontrol akan diri kita, sehingga tidak mudah terperosok dalam liang kenistaan. Salah satu alat kontrol yang efektif menurutku adalah kesadaran akan adanya jiwa-jiwa lain selain jiwa kita yang menggelayut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F12%2F08%2Fmilikku-seperenam%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">Ketika kau telah memutuskan untuk menikah, maka saat itulah dirimu sudah tidak lagi jadi milikmu sepenuhnya. Bagilah jiwa dan ragamu sebanyak anggota keluargamu.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kita perlu memiliki kontrol akan diri kita, sehingga tidak mudah terperosok dalam liang kenistaan. Salah satu alat kontrol yang efektif menurutku adalah kesadaran akan adanya jiwa-jiwa lain selain jiwa kita yang menggelayut dengan diri kita, yakni keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku, setelah memiliki istri, bertekad dalam hati untuk membagi jiwa dan ragaku menjadi dua. Setengah untuk istriku dan setengah lagi untuk diriku sendiri. Namun, begitu punya anak, maka pembagian itupun berubah. Dengan empat orang anak yang kami miliki, maka itu berarti dalam rumah kami ada 6 jiwa; aku, istriku dan keempat anakku. Dengan demikian, maka aku bagi jiwa dan raga ini menjadi enam bagian. Lima perenam kuberikan dan kucurahkan bagi istri dan anak-anakku, sementara yang seperenam lagi barulah milikku sepenuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karenanya, sebagian besar dalam diriku ini adalah hak keluargaku, dan hanya sedikit yang menjadi milikku sendiri. Kesadaran ini sengaja kubangun sebagai benteng dan pengingat diriku ketika ada godaan mendekati. Sebagai contoh, ketika ada godaan untuk melakukan tindakan yang akan merusak kesucian diri, lima perenam diriku segera mengingatkanku untuk tidak melakukannya. Ada banyak suara di benakku yang melarang untuk itu. Seolah mereka berkata: <em>&#8220;Ingat, ada lima jiwa yang akan terancam dan rusak karena perbuatanmu ini&#8221;</em>. Dan alhamdulillah, godaan itupun dapat kutepis.<span id="more-1264"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><img src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2009/12/120809_0215_milikkusepe1.jpg" alt="" width="294" height="375" align="left" />Pemikiran ini bukan muncul begitu saja. Ada yang menginspirasiku, yaitu Ibuku tercinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibuku adalah seorang perempuan kuat dan tegar yang pernah kukenal. Seluruh hidupnya diberikan untuk kami, anak-anaknya. Bahkan,  di senja usianya pun, beliau masih memberikan waktunya untuk sang cucu.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang pernah kuceritakan dalam postinganku berjudul <a href="http://hardivizon.com/2009/10/20/adikku/">&#8220;Adikku&#8221;</a>, aku 8 bersaudara, 7 di antaranya adalah laki-laki. Terbayang kan betapa hebohnya rumah kami ketika masa kanak-kanak? Tidak ada satupun ruang di rumah kami yang bebas dari tangan jail kami. Di mana-mana ada saja yang berantakan. Belum lagi pertengkaran-pertengkaran antara kami yang tentu saja dapat menyulut emosi orangtua kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibuku, menjalankan itu semua sendirian. Mengurus kami dan rumah tanpa bantuan asisten rumah tangga sama sekali. Paling hanya urusan mencuci pakaian dan menyetrika yang beliau perbantukan kepada orang lain. Belum lagi beliau harus membantu ayahku di rumah makan kami, mengontrol juru masak atau hal lainnya yang berkaitan dengan kualitas masakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, tak pernah kudengar keluhan dari mulut beliau. Suatu ketika, kucoba tanyakan kepada beliau mengapa beliau bekerja begitu keras dan nyaris tanpa istirahat. Beliau menjawab: <em>&#8220;Jiwa dan raga Mama ini sepenuhnya untuk kalian&#8221;.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat itu terus terngiang di benakku, sampai saat ini. Dan kalimat itupun yang menginspirasiku untuk melakukan hal yang sama terhadap keluargaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibuku memang kuat dan tegar. Aku selalu merindukan berada di dekatnya. Duduk bersama di teras depan rumah kami ketika sore menjelang, menikmati secangkir kopi atau teh dengan panganan ringan yang selalu beliau sediakan adalah sebuah momen yang selalu memanggilku untuk pulang. Aih&#8230; semoga masih banyak waktuku untuk dapat menikmati cinta suci dari Ibuku&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Mama, terima kasih atas petuah dahsyatmu. Terima kasih atas kehangatan cintamu. Terima kasih atas segalanya&#8230;.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: right;">(Tulisan ini dipersembahkan untuk memenuhi undangan <a href="http://guskar.com/2009/11/20/karnaval-blog-minum-teh-bersama-ibu/">Guskar</a>)<em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/12/08/milikku-seperenam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>adikku&#8230;</title>
		<link>http://hardivizon.com/2009/10/20/adikku/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2009/10/20/adikku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 13:00:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[adik]]></category>
		<category><![CDATA[duri]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=1163</guid>
		<description><![CDATA[Acapkali rasa sayang itu muncul ketika sudah terpisah ruang dan waktu. Ketika bersama, seringkali pertengkaran dan kejenuhan mewarnai kehidupan kita. Ketika sudah tidak berjumpa lagi, rasa rindu itu selalu membayangi. Rasa itupun muncul pada diriku, terhadap adik-adikku. Aku, yang terlahir sebagai sulung dari delapan bersaudara, dulu, merasa marah dan kesal dengan keberadaan adik-adik yang jumlahnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="fblike_button" style="margin: 10px 0;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fhardivizon.com%2F2009%2F10%2F20%2Fadikku%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px"></iframe></div>
<p style="text-align: justify;">Acapkali rasa sayang itu muncul ketika sudah terpisah ruang dan waktu. Ketika bersama, seringkali pertengkaran dan kejenuhan mewarnai kehidupan kita. Ketika sudah tidak berjumpa lagi, rasa rindu itu selalu membayangi.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasa itupun muncul pada diriku, terhadap adik-adikku. Aku, yang terlahir sebagai sulung dari delapan bersaudara, dulu, merasa marah dan kesal dengan keberadaan adik-adik yang jumlahnya banyak itu. Apalagi dari kedelapan itu, tujuh di antaranya adalah lelaki alias cowok. Bayangkan, betapa hebohnya rumah kami ketika masa kecil dulu. Segala pertengkaran khas anak cowok kerap terjadi di rumah kami. Dan yang paling sering tejadi adalah, aku sebagai anak tertua, harus selalu menelan pil pahit yang bernama &#8220;mengalah&#8221;.<span id="more-1163"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan berjalannya waktu, satu persatu kamipun meninggalkan rumah, membina rumah tangga masing-masing. Hanya aku dan si bungsu yang merantau jauh ke Yogyakarta. Sementara adik-adikku yang lainnya, tetap di kota Duri, tempat kami dilahirkan dan dibesarkan. Hanya saja, mereka sudah berumah masing-masing, dan karena kesibukan pekerjaan, merekapun jarang berkumpul di rumah orangtua kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar kepulanganku ke Padang tempo hari, adik-adikku pun dengan gegap gempita memintaku untuk mampir ke Duri. Mereka bilang, ini sebuah pertemuan langka. Sebab, sangat jarang terjadi kami berdelapan bisa kumpul. Kebetulan pula, adik bungsuku yang ikut denganku kuliah di Jogja, lagi liburan. Sehingga, bila aku pulang ke Duri, berarti kami berdelapan komplit bisa bertemu.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, dengan motivasi itulah akupun memaksakan diri untuk pulang ke Duri, meski terbayang di depan mata perjalanan yang akan panjang setelah itu. Sebab, aku berencana akan meneruskan ke Curup-Bengkulu, tempatku bekerja.Tapi, rasa rindu yang menggebu membuatku mampu mengalahkan semua itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Walhasil, akupun berada di Duri, di tengah-tengah mereka. Dan, benar sekali, aku merasakan bahwa aku sudah lama kehilangan suasana berkumpul seperti itu. Aku rindu dengan pertengkaran masa kecil kami, rindu dengan omelan Mama kami, dan rindu akan segala sesuatu tentang rumah kami. Kepulanganku kali ini, benar-benar terasa nikmat bagiku.</p>
<p>Inilah gambar-gambarku bersama mereka&#8230;</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-1164" title="vizon n brothers01" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2009/10/vizon-n-brothers01.JPG" alt="vizon n brothers01" width="448" height="336" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Aku bersama empat orang adikku&#8230; Oh no, baru kusadari kalau aku paling pendek di antara mereka&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-1165" title="vizon n brothers02" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2009/10/vizon-n-brothers02.JPG" alt="vizon n brothers02" width="448" height="336" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Adik perempuanku semata wayang&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1167" title="vizon n brothers03" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2009/10/vizon-n-brothers03-300x237.jpg" alt="vizon n brothers03" width="284" height="225" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1168" title="vizon n brothers04" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2009/10/vizon-n-brothers04-300x224.jpg" alt="vizon n brothers04" width="300" height="224" /><br />
<span style="color: #ff0000;">Kiri: adikku yang ke-7, sang pembalap&#8230; Kanan: adikku yang ke-2, persis di bawahku, sangar ya wajahnya..? ya iyalah, dia kan bos sekuritih&#8230; hehehe&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Tak terperi rasanya bahagiaku bisa bertemu mereka kembali. Baru kusadari, ternyata aku sangat menyayangi mereka. Kami tertawa habis setiap kali mengingat kenakalan masa kecil kami&#8230; Thanks all of my brothers and sister, I lop yu pull&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2009/10/20/adikku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
