berlikunya jalan ke atap dunia
Kuhempaskan tubuhku di kursi. Penat sekali rasanya. Panasnya udara siang itu, seperti membakar seluruh badanku. Kunyalakan kipas angin dan kuteguk sebanyak-banyaknya air putih dingin yang...
Kuhempaskan tubuhku di kursi. Penat sekali rasanya. Panasnya udara siang itu, seperti membakar seluruh badanku. Kunyalakan kipas angin dan kuteguk sebanyak-banyaknya air putih dingin yang...
Dam sangat membenci ayahnya sendiri. Bukan karena sang ayah tidak bertanggungjawab. Malah sebaliknya. Sang ayah, selalu ada untuknya, kapanpun ia butuhkan, selalu memberinya motivasi ketika...
Dengan tidak sabar kupacu sepeda motorku menuju rumah sahabatku, Nashran. Barang selundupan itu sangat menggoda keingintahuanku. Sudah cukup lama ia kunantikan. Tanpa basa basi, begitu...
“…(di Pakistan dan Afghanistan), kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis; pada cangkir pertama engkau masih orang asing; cangkir kedua engkau teman; dan pada...
Kamis, 14 Januari 2010 kemarin, beberapa jam jelang kepulanganku ke Jogja, aku sempatkan untuk bertemu sahabat lama. Dialah Ahmad Fuadi, sang pengarang novel Negeri 5...
Sebetulnya sudah lama aku tuliskan sebuah ulasan untuk novel terbaru sahabatku Daniel Mahendra (DM) yang berjudul “Epitaph”. Tapi entah mengapa, tulisan itu tak kunjung ku...
Ayah mana yang takkan melambung jiwanya bila mendengar kalimat itu dari mulut anaknya? Ayah mana yang takkan bahagia melihat anaknya tumbuh menjadi pribadi yang bertanggungjawab?...
Pernahkan anda dipaksa memilih sesuatu yang tidak anda inginkan? Pernahkan anda tidak bisa memilih apapun, selain menjalankannya dengan penuh keterpaksaan? Jika pernah, apa yang anda...