Tidak seperti biasanya, pagi itu aku tidak mengantar anak-anak ke sekolah. Aku minta istriku menggantikannya, karena makalah yang aku presentasikan di depan kelas nanti belum selesai aku print.
Setelah semuanya beres dan istriku pun sudah kembali dari mengantar anak-anak, akupun bergegas berangkat ke kampus. Di benakku sudah terbayang jalan yang akan kulalui; sebelum ke kampus, mampir sejenak ke fotocopy untuk menggandakan makalah tersebut.
Tidak seberapa jauh berlalu dari rumah, aku bertemu dengan kegiatan rutin kepolisian; razia! Dengan penuh percaya diri, akupun membuka dompet untuk memperlihatkan STNK dan SIMÂ kepada Pak Polisi yang menghadangku. Read the rest of this entry »



