Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-12-2009
Aku tak menyangka, kalau ternyata mereka telah lama berhubungan. Bukan sekedar hubungan biasa. Hubungan yang memiliki banyak konsekwensi; dunia maupun akhirat. Selama ini aku pikir mereka teman biasa, seperti halnya aku berteman dengan mereka berdua. Obrolan antara mereka layaknya obrolan antara teman; santai dan nyaris tanpa rasa sungkan.
Aku sungguh tak menyangka, sampai akhirnya seseorang tanpa sengaja memberitahukannya dalam sebuah pertemuan. Aku dan sahabatku yang ada waktu itu, cukup terkaget-kaget dengan kenyataan tersebut. Kaget bukan karena merasa kecolongan, tapi lebih kepada rasa salut atas kemahiran mereka menjaga komitmen untuk tidak mengumbar kemesraan di depan khalayak.
Kemarin, Minggu 27 Desember 2009, aku bertemu dengan keduanya. Mereka tertawa-tawa saja ketika kusampaikan soal kekagetanku itu.
Sebetulnya siapa sih yang kubicarakan….!? (Hahaha… lebay amat ya? jadi mirip infotainment
) Read the rest of this entry »
Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 26-12-2009
Selama aktif dalam perbloggan, beberapa kali aku mendapatkan bingkisan dari sahabat-sahabat blogger. Bingkisan yang terbanyak adalah berupa buku. Terus terang, aku sangat suka dengan hadiah buku, karena itu akan bermanfaat sangat lama dan takkan ternilai harganya. Buku-buku yang kuperoleh itu sungguh luar biasa. Aku sangat berterima kasih atas hadiah-hadiah tersebut.
Yang pertama kuperoleh adalah dari sahabatku Hery Azwan. Ada dua pucuk buku yang dikirimkannya.
- Blind Power: Berdamai dengan Kegelapan, karya Eko Ramaditya Adikara, terbitan Grafidia. Buku ini merupakan kisah nyata penulisnya yang tunanetra. Menceritakan perjuangannya untuk dapat berkarya layaknya manusia normal. Aku pernah menuliskan review-nya dengan judul “Blind Power: berkawan dengan lawan”
- Smart Salat for Teens, karya Rusdin S. Rauf, tebitan Hamdalah. Dalam buku ini, disampaikan bahwa ternyata salat juga bisa membantu meningkatkan kecerdasan seseorang. Sebuah rahasia yang belulm banyak orang tahu. Mengacu kepada Al-Quran dan hadis serta ditopang dengan teori multiple intelligence, penulis menunjukkan kepada kita tentang tata cara salat yang mencerdaskan. Salat yang selama ini, mungkin, hanya demi menunaikan kewajiban semata. Read the rest of this entry »
Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 28-11-2009
Situmorang adalah salah satu nama marga pada suku Batak. Barangkali, nama marga ini lebih dikenal oleh kebanyakan orang Indonesia, ketimbang nama-nama marga Batak lainnya. Hal itu bisa terjadi, mungkin karena pengaruh sebuah lagu daerah Batak yang menjadikan nama marga ini sebagai judulnya. Kira-kira begini salah satu syairnya: Situmorang, Situmorang, Situmorang | Ala situ ala rude | Situmorang, Situmorang, Situmorang | Par rude-rude i tahe…
Dalam kehidupanku, ada beberapa sahabat yang bermarga Situmorang yang cukup aku kenal. Dan dalam dunia blogging, juga ada satu nama Situmorang yang cukup menarik perhatian khalayak. Dialah Eka Situmorang-Sir dengan blognya yang berjudul Ceritaeka. Kemampuannya dalam meramu kata, dengan mudah dapat mengundang pengunjung. Sehingga, dalam waktu singkat, blognya sudah masuk ke jajaran terdepan. Apalagi dalam setahun ini, dia telah memenangkan beberapa kompetisi blog.
Hari ini, Sabtu, 28 November 2009, aku mendapat kesempatan untuk bertemu muka dengannya. Eka kebetulan menghabiskan akhir pekannya di Jogja bersama suami tercinta. Aku dan Bu Tutinonka, pun saling kontak. Ada beberapa tempat yang kuajukan untuk kopdar, dan akhirnya terpilihlah Restoran Bumbu Desa sebagai tempat pertemuan kami. Read the rest of this entry »
Posted by Vizon | Posted in kampung blagu | Posted on 24-10-2009
Sejujurnya, aku sudah mempersiapkan diri untuk hadir dalam peluncuran novel sahabatku DM di Jakarta. Untuk itu, akupun sudah merencanakan sebelum kembali ke Jogja dari Bengkulu, aku akan mampir dulu di Jakarta. Tiketpun kubeli; Bengkulu-Jakarta, 22 Oktober 2009 dan Jakarta-Jogja, 24 Oktober 2009 sore. Aku sudah membayangkan akan bertemu sahabat-sahabat blogger yang sering kutemui di dunia maya, secara nyata.
Namun, rencana itu akhirnya gagal. Secara tiba-tiba DM mengumumkan kalau peluncuran novelnya itu ditunda oleh pihak penerbit. Aku kecewa. Tapi, aku tahu betul, DM jauh lebih kecewa. Ingin rasanya kusegera terbang ke Bandung dan bertemu dengannya, duduk di sampingnya, berbagi kekecewaan bersamanya. Namun, kutahu, itu tak perlu kulakukan. Karena, aku sangat yakin, bahwa DM bukanlah anak kemarin sore yang menangis meronta-ronta ketika diambil permennya. Dia adalah batu karang yang kokoh, yang tetap tegar berdiri, meski gelombang menghantam tubuhnya jutaan kali. Keyakinanku itupun terbukti. Coba saja baca postingannya yang berjudul SUKSMA. Read the rest of this entry »
Posted by vizon | Posted in jogja | Posted on 09-03-2009
Sabtu, 7 Maret 2009
Akhirnya datang juga!, bisikku dalam hati begitu melihat iringan mobil memasuki kampungku. Ya, mereka adalah para blogger yang akrab di monitor, tapi jauh di mata. Mereka menghadiri undangan onechan Imelda untuk bermain bersama “anak-anakku”, para bocah Kweni.
Satu persatu mereka turun dari mobil setelah parkir dengan “selamat”. Yang pertama kali adalah Jeunglala. Wah, ternyata omongan bro Hery Azwan terbukti, kalau bacot Lala tidak kalah heboh dengan tulisan-tulisannya. Kemudian disusul oleh Daniel Mahendra, Goenoeng, Arif, Tyan, Noenki, Ipi dan tentunya sang ratu kopdar, Imelda…
Wuih, hebat nian… orang-orang yang selalu malang melintang di jagat maya, sekarang dapat kutemui secara nyata. Ternyata, mereka benar-benar nyata! (emang makhluk halus, hihihi…) Read the rest of this entry »
Posted by vizon | Posted in umum | Posted on 09-03-2009
Kamis, 5 Maret 2009
Sudah ketiga kalinya suara announcer di ruang tunggu A7 bandara Soekarno-Hatta itu memberitahukan kalau penerbangan dengan Lion JT556 menuju Yogyakarta ditunda 60 menit ke depan. Sontak, ruang tunggu yang biasanya hening, menjadi gaduh seperti pasar rakyat. Wajar saja, karena dengan demikian, penerbangan kami telah ditunda selama tiga kali, dan itu sama dengan 3 jam!. Oalah…!
Kucoba untuk menenangkan diri. Pikiranku sudah melayang ke Jogja. Betapa tidak, setelah lebih dari 10 hari meninggalkan rumah, guna memenuhi undangan kuliah umum di STAIN Curup Bengkulu, membuatku kangen sekali ingin ketemu dengan keluarga. Ditambah lagi, aku bakal kedatangan tamu-tamu istimewa, para blogger hebat. Sudah dua kali asisten Bunda Dyah menelponku, konfirmasi soal acara pertemuan para blogger dengan bocah Kweni, anak-anak di kampungku, begitu juga onechan Imelda dan Bu Tutinonka sudah beberapa kali mengirimkan pesan pendek, membuatku segera ingin terbang ke Jogja. Read the rest of this entry »
Posted by vizon | Posted in tradisi | Posted on 30-01-2009
Awal tahun 2009 ini aku diberikan keberkahan yang luar biasa, yakni kedatangan tamu yang lumayan sering. Ada yang memang kebetulan liburan ke Jogja, kemudian menemuiku dan ada juga yang memang sengaja bertemu denganku.
Yang spesial adalah rombongan teman sejawatku dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup Bengkulu. Mereka mengadakan studi tour ke Solo dan Jogja. Karena aku ada di Jogja, maka aku diminta untuk mengatur segala kebutuhan mereka selama di Jogja; penginapan, makan, city tour, dan yang terpenting urusan ke lembaga-lembaga yang akan mereka kunjungi. Seru sekali. Jumlah mereka 63 orang. Kehadiran mereka cukup memberikan kebahagiaan tersendiri bagiku. Setidaknya, mereka tahu kalau “amanah” tugas belajarku sedang aku jalankan dengan baik.
Yang paling istimewa adalah kehadiran kedua orangtuaku. Kerinduaku kepada mereka memang luar biasa besarnya. Tapi, keadaan membuatku tidak bisa sering-sering pulang kampung. Terakhir aku pulang 2 tahun yang lalu. Itupun aku pulang sendiri, tanpa membawa cucu-cucu mereka. Sebetulnya aku sedikit kecewa, karena sesungguhnya yang mereka rindui itu cucu-cucunya bukan aku..! Oh nasib…
Read the rest of this entry »